Presiden Jokowi: Masih Semi-Lockdown Saja, Semua Menjerit Minta Dibuka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presiden Jokowi: Masih Semi-Lockdown Saja, Semua Menjerit Minta Dibuka

Jumat, 30 Juli 2021 | 11:44 WIB
Oleh : Lennny Tristia Tambun / LES

Jakarta, Beritasatu.com – Saat memberikan bantuan presiden (banpres) produktif, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sama dengan semi-lockdown. Dan, baru sebulan dilaksanakan kebijakan tersebut, banyak masyarakat yang menjerit untuk dibuka kembali karena usaha kecil mereka terganggu.

“Kemarin, yang namanya PPKM Darurat tu kan namanya semi-lockdown. Itu masih semi saja, saya sudah masuk ke kampung, ke daerah, semuanya menjerit untuk dibuka. Saya kira bapak ibu juga mengalami hal yang sama kan,” kata Jokowi dalam acara pembagian Banpres Produktif di halaman Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Jokowi mengungkapkan, belum ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 akan berakhir atau selesai. Bahkan WHO saja belum dapat memprediksikannya. Karena itu, pemerintah harus terus melakukan upaya dalam menekan dan mengendalikan laju penularan virus ini di Tanah Air.

“Keadaan ini, saya ngomong apa adanya, bukan menakut-nakuti tetapi kasus virus corona ini akan selesai kapan? WHO pun belum bisa memprediksinya,” ujar Jokowi.

Dengan kondisi seperti ini, sisi kesehatan masyarakat harus dapat ditangani, tanpa melupakan untuk menjaga perekonomian nasional tetap berjalan dengan baik, meskipun perlahan-lahan.

“Sehingga sekali lagi, selalu yang kita jalankan adalah sisi kesehatannya bis akita tangani, tapi sisi ekonominya pelan-pelan juga harus dijalankan, tidak bisa tutup,” ungkap Jokowi.

Karena itu, pemerintah tidak mau mengambil keputusan lockdown, yang artinya harus menutup total semua kegiatan masyarakat termasuk kegiatan ekonomi. “Seperti negara lain, lockdown. Itu artinya tutup total,” tukas Jokowi.

Dalam ekonomi yang sedang perlahan bangkit, Jokowi meminta para pelaku usaha mikro dan kecil harus dapat bekerja lebih keras lagi dan tahan banting. Meski omzet turun dari 50 hingga 75%.

“Sekali lagi, bapak ibu harus bekerja lebih keras lagi, dalam situasi seperti ini, bertahan dengan sekuat tenaga, meski omzetnya turun sampai 75%, turun separuh, ya, tetap harus kita jalani,” tutur Jokowi.

Sebab Presiden optimistis, sisi kesehatan dan ekonomi akan pulih kembali ketika sudah terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

“Karena kita masih berproses menuju pada vaksinasi 70% yang harapkan akhir tahun ini bisa kita selesaikan. Insyaallah, kalau sudah 70%, paling tidak daya tular dari virus ini agak terhambat. Kalau sudah tercapai yang namanya kekebalan komunal atau herd immunity,” papar Jokowi.

Jokowi sendiri mengharapkan pandemi Covid-19 bisa segera selesai. Sehingga semua kembali dalam kondisi normal dan lebih baik lagi.

“Selamat bekerja keras. Kita berharap pandemi ini bisa segera selesai. Jangan lupa terus memakai masker, mencuci tangan, jangan berkerumun dan jaga jarak. Ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan agar tidak meningkat lagi,” tegas Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fadli Zon: Pemerintah Harus Memperkuat Alutsista

Fadli Zon mengatakan pemerintah harus lebih keras lagi dalam mempertahankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Natuna Utara.

NASIONAL | 21 September 2021

Sandiaga Uno, Menteri Pertama yang Kunjungi Kampung Yoboi di Papua

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menyebut Sandiaga Uno menjadi menteri pertama yang mengunjungi Kampung Yoboi, Kawasan Danau Sentani, Papua.

NASIONAL | 21 September 2021

SBY dan AHY Kenang Almarhumah Ibu Ageng

SBY dan AHY mengenang Almarhumah Hj. Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto atau Ibu Ageng Sarwo Edhie Wibowo.

NASIONAL | 21 September 2021

Dukung Transformasi Perusahaan Reasuransi Nasional, Indonesia Re dan Kejagung Teken MoU

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re menandatangani perjanjian kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara

NASIONAL | 21 September 2021

Matindas Rumambi: Akurasi Data Bansos Harus Sesuai Kondisi Lapangan

Matindas J Rumambi menegaskan akurasi data bansos harus sesuai dengan kondisi riil di masyarakat.

NASIONAL | 21 September 2021

Pengesahan Perjanjian MLA RI-Rusia Dukung Kerja Sama Hukum Bilateral

Pemerintah dan DPR telah selesai membahas RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan Rusia tentang Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

NASIONAL | 21 September 2021

Begini Ceritanya Napoleon Bisa Masuk dalam Sel dan Diduga Aniaya Muhammad Kece

Penjaga rutan berpangkat bintara, diduga tidak bisa menolak permintaan Napoleon yang merupakan pejabat tinggi dan masih berstatus anggota.

NASIONAL | 21 September 2021

Rektor Uhamka: Mahasiswa Harus Punya Integritas dan Peduli Sesama

Semua mahasiswa Uhamka, lanjut Gunawan, juga harus mampu menghadapi realitas global dan memiliki bekal yang cukup menghadapi masa depan.

NASIONAL | 21 September 2021

Atasi Lapas Overcrowded , PP 99/2012 Diusulkan untuk Dicabut

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 diusulkan untuk dicabut.

NASIONAL | 21 September 2021

Amnesti atau Grasi Massal, Solusi Jangka Pendek Atasi Lapas Overcrowded

Amnesti atau grasi massal merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi lapas overcrowded.

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
DPR Sahkan Nyoman Adhi Suryadnyana Sebagai Anggota BPK

DPR Sahkan Nyoman Adhi Suryadnyana Sebagai Anggota BPK

POLITIK | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings