Logo BeritaSatu

Mensos Siap Tindak Tegas Penyalur Bansos yang "Nakal"

Jumat, 30 Juli 2021 | 18:07 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bakal menindak tegas oknum pelaku penyalur bantuan sosial (bansos) yang "nakal" atau tidak transparan dan tidak akuntabel.

Risma memastikan hak-hak penerima bantuan terpenuhi terlebih dimasa kedaruratan seperti saat ini. Dalam kunjungannya ke berbagai daerah, Risma menemukan beberapa kasus dimana harga komoditas yang terlalu tinggi, pemaketan komoditas, dan sebagainya.

"Pelakunya sedang kami proses. Kalau di Kemensos kami lakukan sidang etik. Di kepolisian juga sedang ditangani," kata Mensos kepada awak media, Jumat (30/7/2021).

Sikap tegas tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat miskin penerima bantuan mendapatkan bantuan sesuai dengan haknya. Mensos ingin memastikan tidak ada satu pihak pun yang memanfaatkan penyaluran bantuan untuk kepentingan di luar kepentingan penerima manfaat.

"Kan kasihan mereka kan lagi membutuhkan bantuan. Sudah begitu harga mereka bayar lebih mahal atau barang yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan kebutuhan misalnya dengan memaketkan bantuan," kata Mensos.

Tampak dalam beberapa kunjungan lapangan Mensos menunjukkan sikap tegas. Di titik di mana Mensos bertemu dengan penerima manfaat, Mensos tidak segan bertanya dengan detail semua hal yang terkait penyediaan komoditas untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako.

Dalam kesempatan itu Risma memanggil pendamping, kepala daerah, dinas sosial, perwakilan Himbara, pemasok, dan pihak terkait. Mensos melakukan kroscek bila dirasakan ada ketidaksesuaian dalam penyaluran bantuan. Hal ini dilakukan Mensos, misalnya, saat berkunjung ke Kota Pekalongan.

Dalam kesempatan itu, Mensos berdialog cukup panjang dengan Rudiyanto (48). Mensos menggali memastikan harga komoditas pangan yang dibeli di E-Warong harus dengan harga wajar.

"KPM juga tidak boleh diberikan barang secara paket. Karena kan belum tentu sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Mensos didampingi Wali Kota Pekalongan A. Afzan Arslan Djunaidi.

Mensos tampak tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya karena mendapati harga barang yang mahal dan juga barang diberikan secara paket kepada KPM BPNT/Kartu Sembako.

"Saya sudah siapkan sistem yang membuat KPM bisa memilih barang sesuai dengan yang dibutuhkan. Nanti biar E-warong bersaing dengan toko lain. Kan kasian kalau orang miskin dapat harga lebih mahal," kata Mensos.

Mensos Risma meminta semua pihak untuk mengawal penyaluran bansos dengan mematuhi prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi anggaran. Mensos juga mengajak jajaran Forkopimda Kota Pekalongan dan masyarakat setempat untuk bersama-sama memutuskan rantai pandemi.

"Saya meminta kepala daerah juga ikut mengawasi dan memastikan penerima bantuan mendapatkan bantuan sesuai dengan ketentuan. Jangan dikurang-kurangi. Kasihan," kata Mensos.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sesepuh Aremania Anto Baret: Kita Kawal Pengusutan Tragedi Kanjuruhan

Tokoh sekaligus sesepuh Aremania , Anto Baret mendesak tim investigasi maupun pihak penegak hukum agar bersikap transparan dalam kasus tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 5 Oktober 2022

HUT Ke-77 TNI, Jokowi Saksikan Defile Alutsista di Depan Istana Merdeka

Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta istri, Wury Ma'ruf Amin, menyaksikan defile pasukan dan pawai alutsista.

NEWS | 5 Oktober 2022

Ferdy Sambo Pasrah dan Sebut Putri Candrawathi Tak Terlibat

Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo mengaku pasrah dan menyerahkan nasibnya kepada majelis hakim

NEWS | 5 Oktober 2022

Jokowi Minta TNI Waspada Perubahan Geopolitik Global

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para prajurit TNI selalu siap dalam menghadapi tantangan dan perubahan geopolitik global.

NEWS | 5 Oktober 2022

Pertama Kalinya, Ferdy Sambo Memohon Maaf kepada Keluarga Brigadir J

Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo pertama kalinya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 5 Oktober 2022

Lukas Enembe Didorong Buka Diri Terima Panggilan KPK

Gasper May mendorong Gubernur Papua, Lukas Enembe membuka diri untuk menerima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Jenderal Andika: 4 Prajurit TNI Akui Bertindak Berlebihan

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan sudah ada 4 prajurit TNI yang mengaku telah melakukan tindakan berlebihan

NEWS | 5 Oktober 2022

Ferdy Sambo: Semua yang Saya Lakukan Bentuk Cinta ke Istri

Pesannya kepada masyarakat, Ferdy Sambo mengaku semua tindakannya terkait kasus Brigadir J merupakan bentuk kecintaannya pada sang istri Putri Candrawathi.

NEWS | 5 Oktober 2022

Jokowi Telepon Presiden FIFA Bahas Tragedi Kanjuruhan

Terkait tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi telah mengontak langsung Presiden FIFA Gianni Infantino, apa saja yang dibahas?

NEWS | 5 Oktober 2022

Ledakan Bom di Riau, Polri: Belum Ada Kaitan Terorisme

Sebuah bom rakitan meledak di Indragiri Hulu (Inhu), Riau pada Senin (3/10/2022) lalu. Polri menyebut belum ada indikasi kaitan bom tersebut dengan terorisme.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menjamu FC Copenhagen, Man City Bakal Sulit Dibendung

Menjamu FC Copenhagen, Man City Bakal Sulit Dibendung

BOLA | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings