Polda Sumsel Masih Dalami Motif Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polda Sumsel Masih Dalami Motif Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio

Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:15 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Sumatera Selatan, terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terkait rencana pemberian sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Supriadi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan klarifikasi dengan pihak Bank Mandiri, dana yang ada di rekening ternyata tidak cukup.

"Hasil klarifikasi dengan Bank Mandiri dana tidak cukup, tanggal 3 Agustus 2021," ujar Supriadi saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Rabu (4/8/2021).

Jika dananya kurang, lantas apa latar belakang atau motif keluarga almarhum Akidi Tio yang diwakili anaknya, Heriyanti, dan dokter kelurarga, Hardi Darmawan, datang ke Polda Sumsel dan menyerahkan bantuan secara simbolis? Supriadi menuturkan, belum diketahui motifnya dan penyidik masih melakukan pendalaman.

"Sementara kita belum ketahui dan masih didalami (motifnya)," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Polri menyampaikan pers rilis berisi pengusaha asal Aceh Timur almarhum Akidi Tio memberikan dana hibah dengan nilai yang sangat fantastis berjumlah Rp 2 triliun, tanggal 26 Juli 2021 lalu.

Bantuan yang ditujukan untuk penanganan pandemi Covid-19 itu, diserahkan secara simbolis oleh Heriyanti dan Hardi Darmawan kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, disaksikan Gubernur Sumsel H Herman Deru, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt Kes dan Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji.

"Menurut saya ini adalah amanah yang sangat luar biasa dan berat sekali karena uang yang diamanahkan ini besar dan pastinya harus dipertanggungjawabkan," kata Eko Indra ketika menerima bantuan itu secara simbolis.

Sepekan kemudian, dana bantuan itu belum juga bisa dicairkan. Kemudian, tiba-tiba penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan membawa dan memeriksa Heriyanti, di Mapolda Sumatera Selatan. Pemeriksaan itu, disebut terkait pemberian dana hibah tersebut.

Sempat terjadi kesimpang siuran terkait status Heriyanti ketika itu. Direktur Intelkam Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Ratno Kuncoro menyebutkan, kalau Heriyanti diperiksa terkait dana bantuan dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia pun dikenakan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, tentang Penyebaran Berita Bohong dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Tapi tak lama kemudian, Kabid Humas meralatnya. Heriyanti masih berstatus saksi, belum tersangka terkait dana bantuan Rp 2 triliun itu.

"Belum, yang menetapkan tersangka adalah pak Dirkrimum. Rekan-rekan tahu semua dalam proses penyidikan, pak Dirkrimum yang punya kewenangan dan beliau menyampaikan ini masih dalam proses pemeriksaan. Kita sampaikan masih dalam proses pemeriksaan. Informasi yang lain saya tidak bertanggung jawab," kata Supriyadi dalam keterangannya, Senin (2/8/2021) kemarin.

Supriyadi juga menegaskan, penyidik tidak melakukan penangkapan, melainkan mengundang Heriyanti untuk dimintai klarifikasi.

"Ibu Heriyanti kita undang ke Polda. Kita undang ya, bukan kita tangkap ya rekan-rekan sekalian. Perlu digaris bawahi, kita tidak menangkap ibu Heriyanti, tapi kita mengundang untuk datang ke Polda untuk memberikan klarifikasi terkait dengan rencana uang Rp 2 triliun melalui bilyet giro. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh pak Dirkrimum terkait rencana bantuan sebanyak Rp 2 triliun tersebut dan mudah-mudahan insyaallah dalam waktu dekat kalau tidak ada kendala bisa diselesaikan pemeriksaannya," tambahnya.Dana Tidak Cukup, Polda Sumsel Masih Dalami Motif Sumbangan Rp 2 Triliun



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Soal Kasus Pajak, Ini Pernyataan Bank Panin

Pemilik Bank Panin menegaskan tidak pernah memerintahkan anak buahnya guna melobi pejabat pajak.

NASIONAL | 23 September 2021

Peran Guru Semakin Besar Bentuk Karakter Bangsa di Era Digitalisasi

Di era digitalisasi dan keterbukaan informasi, peran guru semakin besar dalam menjaga dan membentuk karakter bangsa.

NASIONAL | 23 September 2021

Irjen Pol Napoleon Bonaparte Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencucian Uang

Bareskrim menetapkan Irjen Pol Napoleon Bonaparte sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra.

NASIONAL | 23 September 2021

Kemendikbudristek: Baru 42% Sekolah di PPKM Level 1-3 Gelar PTM Terbatas

SKB 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa Covid-19 menetapkan satuan pendidikan menyediakan pilihan layanan PTM terbatas dengan prokes.

NASIONAL | 23 September 2021

Presiden Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Jawab Kegelisahan Masyarakat Internasional

Jokowi ajak para pemimpin dunia melakukan langkah nyata untuk menjawab kegelisahan masyarakat internasional.

NASIONAL | 23 September 2021

Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 27 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 23 September 2021

Agar Nilai Pajak Jadi Rp 10 M, Jhonlin Baratama Janjikan Pejabat Ditjen Pajak Rp 50 M

Jhonlin Baratama melalui konsultan pajaknya menjanjikan sebesar Rp 50 miliar kepada pejabat Ditjen Pajak agar nilai pajaknya berkurang menjadi Rp 10 miliar.

NASIONAL | 22 September 2021

Presiden Jokowi Akan Buka Pesparani II pada 2 Oktober Mendatang

Pesparani II atau KVKI ditutup 28 Oktober 2021 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

NASIONAL | 22 September 2021

Helikopter TNI AD Bantu Evakuasi Guru dan Warga dari Kiwirok, Papua

Kedua guru itu sudah mengabdi puluhan tahun di Kiwirok, bahkan guru perempuan Purba mengaku sudah mengajar di Kiwirok sejak tahun 1999.

NASIONAL | 22 September 2021

Buang Sampah Sembarangan, 8 Warga Padang Didenda

Awalnya di sepanjang jalan by pass Padang, kerap ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings