Kemenangan Taliban Dinilai Tidak Akan Membuat Gerakan Radikal di Indonesia Lebih Kuat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemenangan Taliban Dinilai Tidak Akan Membuat Gerakan Radikal di Indonesia Lebih Kuat

Senin, 16 Agustus 2021 | 12:48 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat intelijen dan terorisme Ridlwan Habib mengatakan kemenangan Taliban di Afganistan, tidak akan secara langsung membuat gerakan radikal di Indonesia menjadi lebih kuat. Namun, aparat keamanan dan para pihak terkait tetap harus melakukan antisipasi.

“Secara langsung tidak,” ujar Ridlwan Habib saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (16/8/2021).

Kendati demikian, menurut Ridlwan, peristiwa ini bisa memotivasi kelompok radikal untuk membuat negara Islam. “Spirit atau semangat untuk menciptakan negara Islam tentu bisa termotivasi,” imbuhnya.

Diketahui, kelompok Taliban mengambil alih kepemimpinan nasional di Afganistan, dan segera memproklamasikan berdirinya Negara Islam Afghanistan. Taliban adalah kelompok fundamentalis Islam yang pernah memerintah Afghanistan pada 1996-2001. Pemerintahan Taliban terguling setelah Amerika Serikat (AS) bersama sekutu melakukan invasi.

Aksi militer itu digelar karena kelompok Taliban memberikan perlindungan kepada Al-Qaeda dan pemimpinnya, Osama bin Laden, dalang serangan teror dengan sasaran World Trade Center dan Pentagon, Amerika Serikat, 11 September 2001.

Beberapa bulan belakangan, Taliban meningkatkan agresi terhadap pemerintahan Afganistan, menguasai perlintasan perbatasan sekaligus memperluas kedudukannya di seluruh negeri. Kemudian, Taliban berhasil menguasai Ibu Kota Kabul, pada 15 Agustus 2021.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jakpro dan Pemprov DKI Kembali Datangi KPK Soal Formula E

PT Jakpro dan Pemprov DKI kembali mendatangi Gedung KPK, Senin (29/11/2021) untuk menyerahkan tambahan dokumen kepada KPK terkait Formula E

NASIONAL | 29 November 2021

SiCepat Dukung Gernas Pemulihan Daerah Aliran Sungai

Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, SiCepat Ekspres turut mendukung terselenggaranya kegiatan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS).

NASIONAL | 29 November 2021

Konvensi IOG 2021 Ajang Menjaring Investor Sektor Hulu Migas

Konvensi IOG 2021 menjadi ajang untuk menjaring investor di sektor hulu minyak dan gas (migas).

NASIONAL | 29 November 2021


PLN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Gili Petagan

Sebanyak 10.000 bibit mangrove akan ditanam oleh PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UP3B) Mataram di kawasan Gili Petagan, Sambelia, Lombok Timur.

NASIONAL | 29 November 2021

HUT Korpri, Ketua KPK Ajak ASN Bersih Korupsi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), insan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk bersih korupsi.

NASIONAL | 29 November 2021

Pentolan KKB Dijerat Pasal Berlapis

Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo membekuk pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Demius Magayang alias Temius Magayang, di Jalan Gunung.

NASIONAL | 29 November 2021

UU Ciptaker, Presiden: Follow Up Putusan MK Secepatnya

Presiden Jokowi telah memerintahkan menteri terkait untuk segera menindaklanjuti putusan MK mengenai UU Ciptaker.

NASIONAL | 29 November 2021

Baleg Rencanakan Bahas Putusan MK Soal Ciptaker 6 Desember

Baleg DPR berencana rapat dengan pemerintah membahas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Cipta Kerja (Ciptaker) pada 6 Desember 2021.

NASIONAL | 29 November 2021

UU Ciptaker Inkonstitusional, Presiden Tegas Jamin Investasi

Tak ada satu pasal pun dalam UU Ciptaker yang dinyatakan tidak berlaku oleh MK. Pemerintah menjamin keamanan dan kepastian investasi.

NASIONAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Razia Vaksinasi Covid-19


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Ameer Azzikra


# Omicron


# Indonesia Terbuka



TERKINI
Jakpro dan Pemprov DKI Kembali Datangi KPK Soal Formula E

Jakpro dan Pemprov DKI Kembali Datangi KPK Soal Formula E

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings