HUT Ke-76 RI, Pagebluk Covid-19 Jadi Katalis Hebat Pemajuan Pendidikan Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

HUT Ke-76 RI, Pagebluk Covid-19 Jadi Katalis Hebat Pemajuan Pendidikan Nasional

Selasa, 17 Agustus 2021 | 19:24 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Pagebluk Covid-19 berdampak luas ke semua sektor termasuk dunia pendidikan. Tidak hanya di kota-kota bahkan sampai ke pelosok daerah pun mengalami hal serupa. Adanya wabah Covid-19 ini pasti disadari akan menghambat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kondisi yang sebelumnya berlangsung secara konvensional atau tatap muka kini harus dilaksanakan di rumah secara jarak jauh. Meskipun demikian, pandemi ini sebenarnya mampu mengakselerasi pendidikan. Sistem pembelajaran dilakukan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pagebluk Covid-19 ini justru menjadi katalis hebat yang memacu dunia pendidikan kian maju. Seperti mendorong lebih banyak pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas pembelajaran jarak jauh. Sementara, kompetensi guru belajar dari rumah (BDR) sudah berjalan 1,5 tahun lebih. Selama itu pula, para murid dari berbagai tingkat pendidikan menjalani belajar dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring), yang diatur di surat edaran (SE) Mendikbud 4/2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menerbitkan SE 15/2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Dalam surat edaran ini disebutkan tujuan dari pelaksanaan BDR adalah memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19. Profesionalisme guru sangat diperlukan dalam bidang pendidikan di masa pandemi karena di tangan merekalah pembelajaran dan hasil belajar siswa dipertaruhkan demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk menjadi guru profesional pada era pandemi ini, mau tidak mau harus mampu bisa menggunakan perangkat elektronik yang terhubung dengan internet. Sehingga bisa tetap melakukan kegiatan belajar mengajar kapanpun dan di manapun.

Kondisi seperti ini menjadikan guru dan siswa dalam sebuah dilema yang harus dihadapi. Era baru dalam kenormalan yang mengharuskan para guru dan siswa tetap belajar, meski harus tetap di rumah saja. Home schooling atau belajar dari rumah dan menggunakan fasilitas elektronik yang terhubung dengan sambungan internet, menjadi jalan untuk dapat mewujudkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini.

Berbagai masalah awal yang dihadapi dalam kenormalan baru ini. Antara lain adalah tidak semua guru memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugasnya untuk melaksanakan PJJ. Terutama bagi mereka yang terbiasa mengajar konvensional dan yang belum terbiasa berhubungan dengan internet. Selain itu, kesiapan para siswa dalam menerima pembelajaran dengan menggunakan perangkat canggih juga menjadi hambatan, seperti di remote area.

Di HUT Ke-76 RI tentunya tantangan dunia pendidikan semakin beragam apalagi di tengah pandemi yang tak bisa diprediksi kapan berakhir. Guru harus mampu melakukan alih fungsi pembelajaran konvensional ke tataran teknologi. Merdeka dari pandemi tentu menuntut kreativitas guru dalam mengisi ruang-ruang belajar dengan penerapan teknologi.

Momentum Akselerasi Pendidikan Masuk Era Digital
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), yang juga rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Asep Saefuddin mengatakan, Covid-19 memaksa pendidikan berubah. Kebiasaan lama akan menjadi usang digantikan dengan kebiasaan baru berbasis digital.
“Awalnya memang akan terjadi kekagetan dan kaku, lama lama menjadi biasa, walaupun terpaksa. Tidak ada pilihan teknologi digital menjadi alat paling dibutuhkan,” kata Asep saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (17/8/2021).

Dalam normal baru akan terjadi setidaknya 3 pola dalam proses pembelajaran. Pertama, suatu pembelajaran campuran yang sering disebut hybrid atau blended learning. Yakni suatu pola campuran tatap muka luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring).

“Pola daring biasanya disiapkan teknologi digital Learning Management System (LMS). Semuanya terjadwal dengan sistematis untuk tatap muka luring dan daring,” ucapnya.

Kedua, pola penuh digital yang dikenal pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pendekatan ini ada tatap muka maya secara terjadwal. PJJ lebih digital daripada blended/hybrid learning. Semuanya dilakukan dengan teknologi digital, tapi unsur sistematis masih terasa dan LMS masih menjadi andalan.

Ketiga, pendidikan berbasis budaya digital. Pendidikan ini betul-betul menuntut kebiasaan digital secara individu tanpa arahan-arahan secara sistematis. Pendidikan digital ini dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Tidak ada waktu yang secara spesifik ditentukan.

Siswa dan mahasiswa bukan peserta didik yang dicatat kehadirannya, bahkan ada bobot persentasenya. Tetapi mereka adalah pembelajar yang mencari ilmu, teknologi, dan keterampilan tanpa ada yang mengawasi

Asep menyebutkan, para pembelajar itu bisa saja terdaftar di sebuah lembaga pendidikan, utamanya universitas, tetapi mereka meracik sendiri mata kuliahnya. Mereka juga bisa mengambil mata kuliah di kampus-kampus besar dunia secara resmi atau tidak. Atau mereka ambil kelas-kelas tertentu dari coursera atau MOOCs yang saat ini bertepatan di dunia maya cloud.

Ketika peserta didik atau mahasiswa memerlukan lembar sertifikat mata kuliah tertentu, mereka baru mendaftar ujian secara daring. Sudah barang tentu sertifikat itu ada nama mata kuliah dan nilai yang ditandatangani resmi oleh dosen pengampu. Para pembelajar yang sungguh-sungguh tidak akan membuang-buang kesempatan ini dengan ujian asal lulus. Mereka berusaha sekuat tenaga agar nilai yang tertera di sertifikat itu memuaskan

Karena itu, para dosen sebagai pengampu mata kuliah harus mau mengubah pikirannya. “Jangan terlalu kaku, adaptif terhadap perubahan, terbuka dan mengakui mata kuliah yang diambil pembelajar di kampus lain, baik di dalam atau pun di luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, dosen tersebut bisa saja mengajar pembelajar dari kampus lain. “Di sinilah dosen dituntut untuk menyiapkan bahan dan menyampaikannya dengan baik. Tidak tertutup dosen itu mempunyai mahasiswa dari berbagai penjuru dunia. Bisa ribuan atau bahkan jutaan,” ucapnya.

Dosen pola lama atau petahana akan digantikan oleh dosen pendatang baru yang lebih menarik, menyenangkan, kreatif, dan bekerja penuh passion. Bukan sekadar dosen pemburu honor berbasis jumlah satuan kredit semester (SKS).

Menurut Asep, harus dipahami bahwa pembelajaran dan kuliah tatap muka dengan tatap layar itu berbeda. Dalam hal ini, perlu ada upaya dosen agar pemahaman mahasiswa terhadap suatu bidang ilmu itu bisa diperoleh. “Perlu ada beberapa strategi pemanfaatan sumber daya belajar dari berbagai media,” kata Asep

Dengan menggunakan skema daring ini dosen harus berkreasi dalam penyampaiannya tidak monoton. Ada jeda-jeda diskusi dengan mahasiswa. Selain itu, ada tugas kerja kelompok dengan 3-4 orang/kelompok untuk membahas kasus nyata di lapangan, analisis data, dan presentasi hasil analisis.

Kampus dapat menggundang praktisi-praktisi untuk menerangkan situasi dan kondisi sesuai dengan bidang kerjanya. Kemudian, menerapkan problem base learning (PBL) yang diberi bobot penilaian.

“Ada tugas webinar yang dikelola mahasiswa dengan nara sumber di luar universitasnya, bisa dosen atau praktisi. Bahkan wajibkan satu dari nara sumber harus dari luar negeri, misalnya, para diaspora,” ucapnya.

Menurut Asep, upaya percepatan penguasaan teknologi itu dilakukan melalui lokakarya dari internal dosen yang menguasai dan dari dosen kampus lain, seperti penggunaan LMS yakni upaya melakukan administrasi dan proses pembelajaran, pengajaran jarak jauh, pembelajaran mandiri dan lain yang umumnya dilakukan secara digital.

“Para dosen juga banyak kreasi agar mahasiswa tetap antusias belajar dengan pendekatan studi kasus dan PBL," kata Asep.

Saat ini juga untuk membantu guru SD dan SMP, ada program Kampus Mengajar dengan menurunkan para mahasiswa yang terpilih ke SD/SMP. Mahasiswa tersebut sebelum turun ke SD/SMP dilatih dulu tentang seluk beluk pembelajaran tingkat dasar. Program ini dikordinasikan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek.

Diharapkan, dengan adanya perubahan paradigma konvensional menuju kreativitas pembelajaran berbasis teknologi akan mengakselerasi pemajuan pendidikan nasional. Pagebluk ini bisa menjadi katalis hebat di pendidikan nasional.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2 Anggota KKB Diserahkan ke Kejari Jayawijaya

Polres Yahukimo menyerahkan dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya, di Wamena, Papua.

NASIONAL | 27 November 2021

Sakti Dukung Visi Maritim Presiden Jokowi

Serikat Awak Kapal dan Transportasi Indonesia (Sakti) berkomitmen mendukung visi maritim nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NASIONAL | 27 November 2021

KLHK Libatkan Kaum Muda dalam Pengelolaan Lingkungan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengajak kaum muda dalam pengelolaan lingkungan melalui program “Kaum Muda Bergerak Pulihkan Lingkungan”.

NASIONAL | 27 November 2021

Jokowi Apresiasi Dedikasi Guru di Masa Pandemi

Jokowi menyampaikan apresiasi kepada guru atas dedikasinya menghadapi tantangan yang sangat berat di masa pandemi

NASIONAL | 27 November 2021

Kebijakan P3K Bentuk Perhatian Pemerintah pada Guru Honorer

Pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru honorer melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)

NASIONAL | 27 November 2021

Jokowi Minta Guru Rancang Pembelajaran Efektif

Jokowi berharap para guru dan sekolah merancang sistem pembelajaran efektif

NASIONAL | 27 November 2021

Polisi Usut Dugaan Tabrak Lari Saksi Pengaturan Skor Liga 3

Polres Malang mendalami dugaan tabrak lari di Jalan Tirto Mulyo, Kabupaten Malang, yang menimpa saksi kasus dugaan pengaturan skor Liga 3, Zha Eka Wulandari.

NASIONAL | 27 November 2021

Muzani Minta Pemerintah dan DPR Hormati Putusan MK

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut seluruh pihak harus mematuhi putusan MK terkait UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 27 November 2021

Alami Insiden Saat Reli di Meikarta, Bamsoet Baik-baik Saja

Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Sean Gelael baik-baik saja dan bahkan tertawa usai mobil mereka terguling saat mengikuti Meikarta Sprint Rally.

NASIONAL | 27 November 2021

Waspada, BMKG: 13 Kota di Jabar Rawan Banjir Akhir Bulan Ini

BMKG menyatakan, sebanyak 13 wilayah kabupaten dan kota di Jawa Barat rawan banjir akhir bulan ini

NASIONAL | 27 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 27/11

Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 27/11

BERITA GRAFIK | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings