Saatnya Guru Beradaptasi dengan Teknologi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

HUT Ke-76 RI

Saatnya Guru Beradaptasi dengan Teknologi

Selasa, 17 Agustus 2021 | 19:55 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 memaksa pembelajaran harus dilakukan dari rumah. Dalam hal ini, perlu upaya ekstra untuk membantu guru dan siswa belajar dari rumah (BDR) agar tidak sekadar memindahkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kemdikbudristek pun sudah siap membantu para pendidik untuk mampu beradaptasi dengan teknologi pembelajaran. Tujuannya, mengakselerasi sekaligus meningkatkan kualitas pendidik dalam menerapkan teknologi. Dengan demikian, muaranya adalah pemajuan pendidikan nasional yang makin bemutu.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbudristek, Iwan Syahril mengatakan, walaupun berbagai kendala, para guru dapat adaptasi masa pandemi. Mereka tetap menunjukkan resiliensi yang luar biasa selama masa pandemi.

Iwan menyebutkan, dari beberapa survei nasional BDR yang dilakukan Pusat Penelitian dan Kebijakan, Kemdikbudristek di tahun 2020 terlihat guru-guru Indonesia mulai melakukan eksperimentasi dalam pengajarannya.

Adopsi penggunaan teknologi terlihat semakin tinggi, baik dalam menggunakan sumber-sumber dan materi-materi yang tersedia secara daring, maupun penggunaan teknologi dan media sosial untuk pembelajaran yang lebih interaktif.

Selain itu, hal yang menggembirakan adalah terjadinya peningkatan penggunaan materi-materi ajar di luar buku teks untuk pengayaan pembelajaran siswa dan bentuk-bentuk penugasan siswa yang berbentuk kreatifitas dan proyek atau project-based.

“Secara tidak langsung, pandemi Covid-19 telah mendorong terjadinya transformasi pada para pendidik di Indonesia dengan peningkatan gairah belajar dan berbagi, keberanian berkolaborasi dan bereksperimentasi, termasuk dalam adopsi penggunaan teknologi untuk pembelajaran,” kata Iwan saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (17/8/2021).

Iwan menyebutkan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) memberikan dukungan penuh untuk peningkatan kompetensi guru selama masa pandemi ini. Dalam hal ini, Ditjen GTK telah melakukan berbagai program di antaranya, Guru Belajar dan Berbagi pada laman https://gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id, yang terdiri dari dua platform utama: Ayo Guru Belajar dan Ayo Guru Berbagi.

Ayo Guru Belajar merupakan gerakan dimana setiap guru bisa mengikuti program pembelajaran GTK secara daring. Ayo Guru Belajar diluncurkan di Oktober 2020 dan saat ini sudah terdapat 8 seri pembelajaran dalam Ayo Guru Belajar, di antaranya,

Pertama, Seri Masa Pandemi Covid-19, untuk membantu sebanyak mungkin GTK dalam melakukan PJJ yang sesuai dengan kondisi khusus, seperti masa pandemi Covid-19, dengan tetap memberikan pembekalan dasar yang bermakna bagi siswa untuk melakukan merdeka belajar.

Kedua, Seri Pendidikan Inklusif, untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang konsep keberagaman peserta didik, konsep dasar pendidikan inklusif dan sistem layanan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Ketiga, Seri Pendidikan Keterampilan Hidup, untuk membantu guru SMP dan SMA/SMK dalam merancang program pembelajaran dengan tujuan untuk membantu dan membekali para peserta didik dengan keterampilan abad ke-21 yang bermanfaat untuk masa depan mereka termasuk mengembangkan kemampuan belajar dan menggali potensi diri. Seri ini adalah hasil kerja sama Kemdikbud dan UNICEF.

Keempat, Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), untuk membantu para pendidik memahami tujuan, konsep dan bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional, serta dapat menganalisis contoh asesmen literasi membaca dan numerasi pada AKM.

Kelima, Seri Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), untuk mendukung peningkatan kompetensi profesional dan berbagai macam kemampuan teknis guru dan tenaga kependidikan PAUD seputar cara mengajar dan menstimulasi perkembangan anak usia dini secara Holistik dan Integratif.

Keenam, Seri Belajar Mandiri Calon Guru aparatur sipil negara (ASN) formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), yang dirancang sebagai fasilitasi kepada calon pendaftar guru ASN P3K agar lebih siap dalam menghadapi seleksi guru ASN P3K nantinya.

Ketujuh, Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi, yang dirancang untuk memberikan solusi peningkatan kemampuan nonteknis atau soft skills bagi para GTK pendukung akselerasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar saat ini.

Kedelapan, Seri Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022, yang dirancang untuk menjawab tantangan dan kompleksitas yang dihadapi guru serta satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran yang implementatif, adaptif, dan fleksibel dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga sekolah pada tahun ajaran 2021/2022.

Sementara itu, untuk Ayo Belajar, saat ini tercatat total 1.952.424 guru telah berpartisipasi di pelatihan dalam platform tersebut. Semua pelatihan ini dapat diakses oleh semua guru secara gratis dari mana saja, kapan saja. Belajar untuk para guru saat ini bukan lagi masalah kesempatan, namun lebih kepada kemauan.

“Siapa yang mau, ia bisa memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia. Bahkan untuk daerah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) tercatat 20% guru-guru dari daerah 3T telah berpartisipasi pada platform Guru Belajar dan Berbagi. Ketika saya menemani Mendikbudristek dalam kunjungan kerja di Papua Barat, kami mengunjungi sebuah pulau kecil yang termasuk daerah 3T. Ternyata di sana kami menemukan dua orang guru sekolah dasar yang telah menyelesaikan modul-modul pelatihan pada Guru Belajar dan Berbagi,” ucapnya.

Seri Webinar Pembelajaran Masa Pandemi
Ditjen GTK telah 3 kali melakukan seri webinar sebelum awal semester dimulai pada masa pandemi ini, yaitu sebulan penuh di bulan Juni 2020, sebulan penuh di bulan Desember 2020, dan terakhir sebulan penuh di bulan Juni 2021.

Khusus seri webinar di bulan Juni 2021 dilakukan untuk membantu guru mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di masa pandemi Covid-19, dan berbagai teknik serta metode yang dapat menjadi referensi guru dalam melakukan proses pembelajaran.

Seri webinar ini mencakup 85 topik webinar dan 22 sesi podcast. Seri webinar ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh semua direktorat pada Ditjen GTK dan UPT (Unit Pelaksana Teknis) Ditjen GTK, seperti P4TK Bahasa, P4TK Matematika, P4TK IPA, P4TK PKn IPS, P4TK Pendidikan Jasmani, Bimbingan dan Konseling, PSTK TK dan PLB, dan LPPKSPS.

Pelatihan Google Master Trainer (GMT)
Ditjen GTK juga melakukan kerja sama dengan Google dan REFO dalam melakukan pelatihan untuk peningkatan kompetensi guru dalam bidang penguasaan teknologi untuk pembelajaran.

Saat ini telah dilakukan pelatihan GMT kepada 6.587 pendidik, dan masing-masing dari mereka melakukan pengimbasan. Total pendidik yang mendapat pengimbasan sebesar 243.272 orang. Selain itu lulusan GMT juga ada yang mendapat sertifikasi Google Certified Educator (GCE) Level 1 sebanyak 1.018 orang, dan GCE Level 2 sebanyak 161 orang. Pelatihan GMT ini akan terus diintensifkan selama tahun 2021 ini.

Selain itu, Kemdikbudristek bersama Kementerian Agama (Kemag) telah menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pauddikdasmen di Masa Pandemi Covid-19 yang dapat membantu kelancaran penyelenggaraan PTM Terbatas di tahun ajaran 2021/2022. Panduan dapat diunduh di laman bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id atau spab.kemdikbud.go.id.

Akun belajar.id
Iwan mengatakan, akun ini diberikan secara gratis kepada guru dan murid. Akun belajar.id menyediakan ruang penyimpanan tanpa batas baik untuk email maupun drive penyimpanannya, serta fitur-fitur menarik sebagai media pembelajaran digital. Kemdikbudristek sudah mempersiapkan 3.379.734 akun untuk GTK dan sudah diaktivasi sebanyak 1.235.438 (36,55%).

“Kami juga menyiapkan 27.008.330 akun untuk siswa dan sudah diaktivasi 4.624.365 (17,12%) Selain itu bentuk-bentuk dukungan lainnya untuk pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan melalui sejumlah program lainnya seperti: Pembelajaran Kompetensi TIK (pembaTIK), Program Tayangan BDR di TVRI, kemudian di TV Edukasi- TVRI, dan program vaksinasi guru dan tenaga kependidikan.

Selanjutnya, Iwan juga mengatakan, Kemdikbudristek juga menetapkan kebijakan penyesuaian dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk pembelajaran masa pandemi dan kebijakan BOS majemuk yang disesuaikan dengan indeks kemahalan konstruksi di setiap daerah. Selain itu, bantuan subsidi upah untuk guru dan bantuan kuota data internet untuk pendidik dan peserta didik.



Dukungan untuk Guru Daerah Khusus
Sementara itu, daerah terpencil cenderung memiliki mobilitas penduduk antar-daerah yang rendah sehingga besar kemungkinan masuk kedalam asesmen situasi Covid-19 pada level yang rendah. Dengan demikian, daerah-daerah terpencil akan didorong melakukan PTM terbatas dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, kebijakan berupa dukungan BOS Majemuk di tahun 2021, maka nilai satuan biaya BOS bervariasi sesuai perbedaan karakteristik dan kebutuhan antar-daerah. Pada tahun 2021, Pemerintah menyediakan BOS kepada 216.662 satuan pendidikan dengan alokasi sebesar Rp 52,5 triliun. Nilai satuan biaya BOS bervariasi sesuai karakteristik daerah.

Penggunaan dana BOS ditransfer langsung ke rekening sekolah dan dapat digunakan secara fleksibel dengan kewenangan kepala sekolah, termasuk untuk keperluan pembelajaran tatap muka.

Program Guru Belajar dan Berbagi dapat diakses oleh semua guru di seluruh Indonesia, baik di kota besar, remote area, maupun pedalaman non-remote area.

Dukungan untuk wilayah remote area ini melalui Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan 1 sudah dilaksanakan pada 111 kabupaten/kota. Terdapat 7 kabupaten/kota yang termasuk daerah 3T yang masuk menjadi daerah sasaran.

Sekolah yang ditetapkan menjadi pelaksana program sekolah penggerak akan mendapatkan intervensi secara holistik, mulai dari SDM sekolah, pembelajaran, perencanaan, digitalisasi, dan pendampingan pemerintah daerah.

Pada PSP angkatan 2 terdapat 21 kabupaten/kota dari daerah 3T yang akan menjadi daerah sasaran PSP.

Ke depannya, strategi GTK Kemdikbudristek agar semua guru semakin andal dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi, di antaranya, pertama adalah dengan meningkatkan pengguna dan pemanfaatan portal Guru Belajar dan Berbagi sehingga semakin banyak opsi bagi guru untuk belajar dan berbagi.

Kedua, memperluas penggunaan akun belajar.id untuk guru dan tenaga kependidikan sehingga dapat memanfaatkan berbagai fitur untuk mendukung pembelajaran.

Ketiga, Kemdikbudristek rencananya akan membuat platform khusus untuk membantu pendidik untuk mengajar, mengembangkan diri, dan berkarir lebih baik lagi. Hal ini akan mendukung pendidik dapat lebih berfokus untuk meningkatkan capaian pembelajaran murid, dan memiliki kesempatan yang lebih kaya dalam meningkatkan kompetensi dan kariernya.

Keempat, melaksanakan Program Guru Penggerak dengan proses seleksi, proses pendidikan, dan aksi nyata banyak memanfaatkan teknologi. Hal ini bukan hanya mengajarkan guru dalam menerapkan dan terbiasa dengan teknologi, namun menggunakan dan mengimplementasikan langsung pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembelajaran.

Kelima, melaksanakan Program Sekolah Penggerak di mana salah satu unsur intervensi yang diberikan adalah digitalisasi sekolah sehingga para guru dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan dan terbiasa memanfaatkan teknologi dalam mendukung pembelajaran.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keterangan Azis Syamsuddin Berbeda dengan Saksi Lain, Hakim Curiga Ada yang Berbohong

Keterangan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berbeda dengan saksi lainnya. Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mencurigai ada yang berbohong.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Penganiaya Anjing di Aceh Singkil Sepatutnya Diproses Hukum

Haris Azhar meminta penganiaya anjing di Aceh Singkil, Aceh diproses hukum. Apapun alasannya, penyiksaan terhadap hewan tidak dapat dibenarkan.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Anggota Polres Lombok Timur Tewas Ditembak Oknum Polisi

Briptu Khairul Tamimi alias Momon, anggota Polres Lombok Timur, Senin (25/10/2021), ditemukan tewas di rumahnya akibat ditembak rekan seprofesinya

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Pacu Ekspansi Bisnis

Peluang ekspansi bisnis tidak hanya terbuka untuk Kota Bandung dan Jakarta saja, tetapi juga kawasan di sekitar stasiun pemberhentian, terutama di Karawang.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kompolnas: Praktik Militeristik Tak Layak Diterapkan di Polri

Kompolnas menyayangkan adanya tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Pukul Anggota, Kapolres Nunukan Dinonaktifkan

Polda Kaltara akan menerbitkan SKEP Penonaktifan Kapolres Nunukan setelah beredar video pemukulan kepada anggota polisi yang diduga dilakukan Kapolres Nunukan

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Ratusan Rumah Warga di Mamuju Terendam Banjir

Menurut warga setempat, bencana banjir tersebut sudah menjadi langganan ketika musim hujan.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kemenag Gandeng Pesantren Sosialisasikan Ketahanan Keluarga Berbasis Agama dan Budaya

Seminar itu mengusung tema Membangun Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai-Nilai Agama dan Budaya Sebagai Tindakan Pencegahan Perceraian dan Perkawinan Anak.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Wakil Ketua MPR Sebut Mahasiswa Harus Dibekali Jiwa Kewirausahaan

Universitas Esa Unggul bekerja sama dengan Academy of Entrepreneurs Australia telah menyelenggarakan Idea to Business International Competition 2021.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Tahap Wawancara Anugerah Tangguh Adhiwirasana Akan Diikuti 30 Nominasi

Hanya akan ada 30 nominasi dari provinsi dan kabupaten/kota yang akan lanjut ke tahapan penjurian sesi wawancara di Anugerah Tangguh Adhiwirasana.

NASIONAL | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Fahri Hamzah


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Aktris Gong Li Menolak Kewarganegaraan Singapura

Aktris Gong Li Menolak Kewarganegaraan Singapura

HIBURAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings