Logo BeritaSatu

Jusuf Kalla Sanjung Bima Arya dalam Penyelesaian GKI Yasmin Kota Bogor

Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:47 WIB
Oleh : Vento Saudale / EHD

Bogor, Beritasatu.com - Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), berbagi pengalaman ketika menjadi mediator sejumlah konflik di dalam dan luar negeri. Ia pun mengapresiasi kepada Pemkot Bogor atas penyelesaian polemik GKI Yasmin.

“Saya ingin menyampaikan dulu penghargaan kepada Mas Bima Arya bahwa sudah lebih dari 10 tahun perkara ini bisa diselesaikan dengan formal,” ungkap JK, webinar bertajuk ‘Memperkokoh Jembatan Kebangsaan: Belajar Mediasi Konflik dari Pengalaman Jusuf Kalla’ yang digelar Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina dalam rangka peringatan Hari Proklamasi ke-76, Kamis (19/8/2021).

Polemik GKI Yasmin, kata JK, bukan isu yang baru ia dengar. JK mengaku pernah berbicara dalam pertemuan para pendeta se-Indonesia di Makassar sekitar tahun 2010/2011.

“Salah satu pertanyaannya ada mengenai GKI Yasmin ini. Dia mengatakan ini tidak adil. Saya katakan dengan sederhana. Benar bahwa beribadah itu hak asasi semua orang. Tapi saya bilang, beribadah itu oleh Tuhan tidak ditentukan tempatnya. Anda boleh berdoa, beribadah di rumah, boleh di pantai, boleh di gunung, boleh di gereja di mana,” terang JK.

“Soal Gereja Yasmin itu soal bangunan. Jadi soal bangunan itu (urusan) wali kota, bukan Tuhan. Tidak Tuhan mengatakan, doa anda diterima kalau (beribadah) hanya di jalan itu. Tuhan itu adil, di manapun doa kita diterima. Jadi, yang kita hadapi ini bukan soal hak asasi manusia,” tegasnya.

JK mencontohkan, di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin, Jakarta, walaupun ada hak asasi antara lain orang bebas berusaha atau semua orang berhak mendapat pendidikan, tapi bukan berarti di jalan tersebut bebas dibangun pasar atau gedung sekolah.

“Itu tempatnya para bisnis. Tidak untuk bikin sekolahan atau pasar walaupun hak asasi ada di situ,” katanya.

JK melanjutkan, dalam pertemuan dengan para pendeta itu dirinya juga bilang bahwa toleransi jangan hanya mayoritas bertoleransi kepada minoritas.

“Minoritas juga harus itu bertoleransi kepada yang besar. Yang besar menghormati yang kecil, yang kecil juga menghormati yang besar. Bukan hanya satu pihak. Karena itu, soal Yasmin ini bukan urusan Tuhan, tapi urusan wali kota. Dan Anda harus taat kepada wali kota,” imbuh JK.

“Sekali lagi apresiasi kepada Mas Bima walaupun dalam penyelesaiannya tidak mungkin 100 persen setuju. Kalau sudah setuju 70 persen ya tidak apa-apa yang 30 persen harus ikut yang besar. Jangan harap semua orang setuju. Toleransi itu kedua belah pihak, bukan hanya satu pihak,” pungkasnya.

JK pun berbagi pengalaman ketika menjadi mediator sejumlah konflik di dalam dan luar negeri. Menurut JK, dalam setiap penyelesaian konflik harus menggunakan jalan tengah dan membutuhkan mediator.

JK mengatakan, 76 tahun Indonesia merdeka tercatat telah terjadi 15 kali konflik besar, empat konflik di antaranya diselesaikan dengan damai. Sementara sisanya dilakukan dengan operasi militer.

“Syarat pertama kalau Anda ingin menjadi mediator adalah mengetahui permasalahannya dengan detail. Yang kedua, seorang mediator harus independen. Jika mediator berpihak, maka akan kehilangan kepercayaan dan bisa memperkeruh konflik,” tambahnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

Rumor kudeta Tiongkok dan Xi Jinping sebagai tahanan rumah menjjadi salah satu topik trending teratas di Twitter

NEWS | 25 September 2022

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan rumor kudeta Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Beijing. Xi Jinping telah dimasukkan ke dalam tahanan rumah

NEWS | 25 September 2022

DPR: Shadow Team Nadiem Rendahkan SDM Kemendikbudristek

Shadow team yang diungkapkan Mendikbudristek Nadiem Makarim di forum PBB adalah merendahkan SDM Kemendikbudristek.

NEWS | 24 September 2022

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Makassar

Polrestabes Makassar mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial LA (14). Keempat terduga merupakan rekan kelas korban.

NEWS | 24 September 2022

Masih Banyak Warga di Bantaran yang Buang Sampah ke Sungai

Salah satu penyebab masyarakat di Bekasi membuang sampah ke sungai karena masih rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan.

NEWS | 24 September 2022

Puan Maharani Ungkap Tujuannya Bertemu Sejumlah Elite Parpol

Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengungkapkan tujuannya melakukan safari politik dan bertemu sejumlah elite parpol. 

NEWS | 24 September 2022

Career Day Mudahkan Masyarakat Cari Kerja di Tengah Pemulihan Ekonomi

Career Day tidak hanya memberikan kemudahan bagi alumni Universitas Bakrie yang hendak mencari kerja, tetapi juga untuk masyarakat umum.

NEWS | 24 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 24 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 Jakarta sampai tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022

Kenang Prof Samekto Wibowo, Rektor UGM: Beliau Guru Saya

Rektor UGM Yogyakarta Prof dr Ova Emilia mengenang sosok Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul.

NEWS | 24 September 2022

Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Seorang Dokter Spesialis Neurologi

Guru besar UGM yang meninggal karena terseret ombak, Samekto Wibowo, merupakan dokter spesialis neurologi.

NEWS | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rio Waida Merebut PerakISA World Surfing Games 2022

Rio Waida Merebut PerakISA World Surfing Games 2022

SPORT | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings