GUS AMI Sebut Pemanfaatan Teknologi Digital dengan Bijak Dapat Bendung Gerakan Radikalisme
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

GUS AMI Sebut Pemanfaatan Teknologi Digital dengan Bijak Dapat Bendung Gerakan Radikalisme

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 22:32 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) menjelaskan di tengah wabah pandemi yang masih belum diketahui kapan akan berakhir masyarakat Indonesia masih tetap perlu mewaspadai gerakan penguatan politik identitas agama yang ada di dalam media sosial.

"Agama menjadi rujukan yang banyak diminati, agama menjadi kekuatan etis dan moral yang mendorong perubahan masyarakat, agama juga berperan menjadi solusi," ungkap Gus AMI dalam webinar yang bertajuk "Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Menangkal Radikalisme, Jumat, (20/8/2021)

Gus AMI mengatakan kehidupan beragama yang tumbuh subur, kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang melihat agama sebagai sarana untuk mencapai tujuan politik, tujuan ideologis, tujuan semangat negatif. "Salah satunya melalui jaringan media sosial," lanjut GUS AMI dalam keterangannya, Sabtu (21/8/2021).

Gus AMI menyarakan kepada seluruh stakeholder untuk menjembatani semangat keagamaan dengan kebinekaan yang dimiliki Indonesia, agar ideologi radikalisme tidak berkembang dengan pesat

"Dalam posisi seperti ini, kita harus memiliki kemampuan semangat dan sekaligus intensitas untuk menjembatani semangat keagamaan ini dengan kesadaran untuk tidak mudah dimanfaatkan. Nah suburnya radikalisme, fundamentalisme, agama di jadikan jalan untuk kemanfaatan ekonomi, politik dan lainnya ini yang harus di antisipasi," katanya.

Gus AMI menyebutkan hasil analisis pakar dan tokoh mengungkapkan bahwa di media sosial dalam lima tahun terakhir kecenderungannya pasar radikalisme dan fundamentalisme subur bukan hanya di Indonesia, akan tetapi di berbagai negara. Bukan hanya fundamentalisme dan radikalisme Islam, tapi semua agama.

Menurut Muhaimin, radikalisasi ini ada beberapa sebab. Salah satunya keterasingan dengan perkembangan dan perubahan yang cepat, kaget terhadap ancaman dan kemudian lari pada solusi cepat yang berbentuk radikal.

Ketua Umum PKB itu mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia untuk bijak dalam penggunaan media sosial dalam rangka membendung gerakan radikalisme di Indonesia.

"Kita harus memanfaatkan media sosial dengan sadar bahwa Indonesia adalah negara yang subur terhadap pertarungan ideologi dari ideologi-ideologi yang ada di seluruh dunia. Dalam konteks ini kita harus mampu membendung paham intoleransi, paham pro perpecahan, paham yang bersifat disintegratif terhadap Indonesia," paparnya.

Sementara itu, pengajar Universitas Esa Unggul Gun Gun Siswadi mengatakan ada lima hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran paham rasialisme

"Pertama keluarga, kedua lingkungan sekolah dan pers/media, ketiga organisasi strategis, keagamaan, keempat teknologi, dan kelima penegakan hukum," katanya

Selain itu Gun Gun menambahkan di tengah perjalanan masyarakat menuju ke era masyarakat digital ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan bela negara di era digital

"Katakan say no to hoax, cari informasi dan referensi yang kredibel dari sumber terpercaya, kreatif dan inovatif dalam berkarya, aktif dalam kegiatan positif, dan pemikiran yang inklusif," tambahnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PTM 100% Tingkat SMA/SMK di DIY Bakal Dihentikan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% tingkat SMA/SMK di DIY akan dihentikan.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Budayawan: Nusantara Punya Makna Spiritual dan Historis

Budayawan Ngatawi Al Zastrouw mengatakan, terdapat makna spiritual dan historis di balik pemilihan nama Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara.

NASIONAL | 27 Januari 2022

PT Merial Esa Didakwa Suap Fayakhun Andriadi dan 5 Pejabat Bakamla

PT Merial Esa didakwa memberikan suap ke eks anggota DPR Fayakhun Andriadi dan 5 pejabat Bakamla terkait pengadaan monitoring satellite dan drone tahun 2016.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Kopi Desa Sumber Agung Ramaikan Festival Pesona Kopi Agroforestri KLHK

Kopi Desa Sumber Agung Kalbar yang sempat terpuruk akibat kebakaran hutan dan lahan ikut memeriahkan Fesitval Pesona Kopi Agroforestri KLHK.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Pakar Hukum Soroti Tujuan Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Pakar hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar menyoroti maksud dan tujuan perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia dengan Singapura.

NASIONAL | 27 Januari 2022

PDIP Akan Bagikan Ribuan Sepeda dan Sepatu untuk Guru dan Siswa

PDIP akan membagikan ribuan sepeda dan sepatu untuk guru dan siswa di daerah terbelakang dalam gelaran Banteng Ride and Night Run.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Perjanjian Ekstradisi Permudah Jampidsus Buru 247 Buronan

Perjanjian ekstradisi Indonesia dan Singapura memudahkan Jampidsus Kejagung memburu 247 buronan korupsi dan tindak pidana lainnya.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Mahfud MD: Pemerintah Berkomitmen Lindungi Pembela HAM

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah berkomitmen melindungi dan mendorong para pembela hak asasi manusia (HAM) untuk berjuang menegakkan HAM.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Universitas Harus Cetak SDM Cerdas di Era Transformasi Digital

Rektor Binus University Harjanto Prabowo mengatakan sebagai Perguruan Tinggi Indonesia, pihaknya menyadari pentingnya mencetak SDM cerdas.

NASIONAL | 27 Januari 2022

DPR: Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Berlaku Setelah Diratifikasi

Perjanjian antara Indonesia dan Singapura terkait perjanjian ekstradisi, perjanjian FIR dan perjanjian pertahanan akan berlaku setelah diratifikasi DPR.

NASIONAL | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings