Logo BeritaSatu

Basri Napiter Poso: Saat Serahkan Diri, Polisi Memperlakukan dengan Baik Melebihi Saudara Sendiri

Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:42 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Poso, Beritasatu.com - Di tengah upaya persuasif dan humanis yang dilakukan Satuan Tugas Operasi (Satgasop) Madago Raya terhadap enam daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso Ali Kalora cs, beredar video agar mereka segera menyerahkan diri.

Rekaman video yang berdurasi 1,53 menit itu beredar di beberapa grup media sosial whatsapp, dibuat seorang napi teroris (napiter) Poso, Basri alias Bagong alias Ayas alias Opa, anak buah Santoso alias Abu Wardah yang menyerahkan diri pada 14 September 2016 lalu.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Basri alias Ayas alias Bagong alias Opa. Alhamdullilah, saya dalam keadaan baik, baik dan sehat sehat. Saya turun untuk menyerahkan diri, untuk mempertanggung jawabkan perbuatan saya,” ucap Basri dalam rekaman video itu.

Adik-adikku, kakak-kakakku yang saya cintai dan saya sayangi. Marilah turun dari hutan, marilah persoalan ini kita duduk bersama, kita selesaikan bersama, ndak usah lagi begitu. Mari kita hidup tenang, kita bangun kota Poso bersama. Kalau adik-adikku, kakak-kakakku, saudara-saudaraku yang masih ada di hutan, kalau kalian takut untuk turun menyerahkan diri, saya yang akan bertanggung jawab, sayalah yang akan menjemput kalian,” pesan Basri kepada para DPO teroris Poso yang masih ada di hutan.

Saya akan jemput kalian. Bapak-bapak kita dari polisi memperlakukan saya baik-baik, melebihi saudara mereka sendiri. Sekali lagi marilah kita turun, marilah kita turun, sudah tinggalkan perbuatan kita yang melanggar hukum,” harapnya

Sekali lagi kita bangun, kita bangun Kota Poso seperti dulu lagi. Saya berdoa kepada Allah SWT, Insyaallah adik-adikku mendapatkan hidayah, kekuatan, bisa turun dari gunung untuk menyerahkan diri, apabila kalian takut, sayalah yang akan menjemput kalian. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” tutup Basri sebagaimana video yang beredar.

Seperti diketahui pemilik nama lengkap Mohammad Basri bin Baco Sampe alias Ayas alias Bagong alias Opa yang merupakan tangan kanan Santoso (pimpinan MIT Poso saat itu), telah terbukti melakukan serangkaian kekerasan, pembunuhan dan tindak terorisme di Poso sehingga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 19 tahun penjara.

Baru menjalani masa pidana 6 tahun, pada April 2013 Basri sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Ampana, tetapi kemudian tanggal 14 September 2016 menyerahkan diri kepada Satgas Operasi Tinombala.

Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiyono di Poso, saat dikonfirmasi, Selasa (24/8/2021) membenarkan beredarnya video napi teroris Basri alias Bagong alias Ayas alias Opa.

“Iya benar, telah beredar video dengan durasi 1,53 menit dari narapidana teroris Poso yaitu saudara Basri alias Bagong alias Ayas alias Opa. Isi video tersebut adalah ajakan kepada DPO teroris Poso yang masih ada di gunung untuk segera turun dan menyerahkan diri,” ujar Bronto.

Basri adalah salah satu contoh pelaku tindak pidana terorisme di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah yang menyerahkan diri dan diperlakukan sebaik-baiknya oleh kepolisian.

"Semoga ajakan Basri dapat didengar oleh Ali Kalora cs," pungkas Bronto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Lin Che Wei


# UAS


# Cabul


# Atribut Keagamaan


# Tes Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sponsor Formula E Jakarta Diumumkan Pekan Depan

Sponsor Formula E Jakarta Diumumkan Pekan Depan

NEWS | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings