KLHK Siapkan Tiga Strategi untuk Solusi Permanen Kendalikan Karhutla
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KLHK Siapkan Tiga Strategi untuk Solusi Permanen Kendalikan Karhutla

Senin, 30 Agustus 2021 | 20:57 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyiapkan tiga klaster utama strategi menuju solusi permanen pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Klaster pertama berupa pengendalian operasional dalam sistem Satgas Patroli Terpadu di tingkat wilayah diperkuat dengan Masyarakat Peduli Api-Paralegal (MPA-P). Klaster kedua, berupa upaya penanggulangan karhutla berdasar analisis iklim dan rekayasa hari hujan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Klaster ketiga, dengan pembinaan tata kelola lanskap, khususnya dalam ketaatan pelaku/konsesi, praktik pertanian, dan penanganan lahan gambut, menjadi upaya pengendalian karhutla yang terus diperkuat oleh KLHK bekerja sama dengan para pihak terkait.

“Indonesia sudah belajar banyak terkait penanggulangan karhutla, khususnya sejak masa sulit enam tahun lalu dan terus memperbaiki tata kelola penanggulangan karhutla dengan pencegahan yang bersinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, POLRI, masyarakat dan sektor swasta. Pengalaman Indonesia menangani karhutla ini bisa diduplikasi atau dijadikan bahan pembelajaran bagi negara-negara lain yang mengalami masalah karhutla,” ujar Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim, Laksmi Dhewanthi, dalam media briefing secara daring, Senin (30/8/2021).

Saat ini, lanjut Laksmi, berbagai inovasi, terobosan, langkah-langkah kebijakan yang mempercepat atau mempermudah upaya pencegahan karhutla terus dilakukan agar terbentuk solusi permanen pengendalian karhutla, seperti yang diminta Presiden Joko Widodo dalam setiap arahannya pada rapat koordinasi nasional pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Istana Negara.

KLHK, katanya, terus menegakkan langkah-langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan berpegang pada strategi menuju solusi permanen pengendalian karhutla dan pengalaman-pengalaman penanggulangan karhutla sejak tahun 2015. Terutama dalam menghadapi puncak musim kemarau tahun 2021 yang diperkirakan terjadi pada Agustus-Oktober 2021.

Disebutkan, prediksi dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan jika berdasarkan analisis ZOM Dasarian II Agustus 2021, ada 85,38% wilayah Indonesia telah masuk musim kemarau. Analisis hotspot (titik panas) juga menunjukkan kategori menengah hingga tinggi, sehingga potensi karhutla dalam bulan Agustus-Oktober diprediksi semakin menguat, terutama di Sumatera bagian tengah, dan NTB-NTT.

Kondisi cuaca panas ini diketahui juga telah menimbulkan bencana karhutla di negara-negara Eropa dan Amerika sepanjang tahun 2021, seperti di Amerika Serikat dengan luas karhutla mencapai 3,5 juta hektare (ha), Rusia 1,5 juta ha, Kanada 580.000 ha, Bolivia 150.000 ha, Turki 95.000 ha, Yunani 56.600 ha, dan Italia 20.000 ha. Indonesia sendiri sampai Juli 2021, luas karhutla baru mencapai 105.700 ha jauh di bawah tahun 2015 ketika karhutla di Indonesia mencakup luas areal 2,61 juta ha.

Laksmi menjelaskan, ampai 27 Agustus 2021, patroli terpadu yang melibatkan Manggala Agni bersama personel Polri, TNI dan anggota MPA (Masyarakat Peduli Api) telah dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia sebanyak 219 posko desa dengan menjangkau 621 desa di sekitar posko. Wilayah patroli ini meliputi 17 lokasi di Sumatera Utara, 55 lokasi di Riau, 2 lokasi di Kepulauan Riau, 25 lokasi di Jambi, 34 lokasi di Sumatera Selatan, 29 lokasi di Kalimantan Barat, 26 lokasi di Kalimantan Tengah, 18 lokasi di Kalimantan Selatan, dan 13 lokasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sementara itu, patroli mandiri oleh Manggala Agni sampai dengan 31 Juli 2021 telah dilaksanakan pada 704 posko desa di provinsi rawan, yaitu Sumatera298 desa, Kalimantan 320 desa, Sulawesi 40 desa, Maluku Papua 36 desa, Jawa-Bali-Nusa Tenggara 10 desa.

Tujuan pengendalian karhutla yang melibatkan partisipasi masyarakat MPA dan MPA-P adalah agar terbangun sistem pengendalian karhutla di tingkat tapak yang melibatkan para pihak (masyarakat berkesadaran hukum, pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, masyarakat paralegal), menurunnya intensitas kebakaran hutan dan lahan, dan sebagai langkah penguatan pola pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan MPA-P di Tahun 2020 di 12 desa lokasi MPA-Paralegal, berdasarkan pantauan karhutla di www.sipongi.menlhk.go.id bulan Agustus-Nopember 2020, ke-12 lokasi tersebut tidak terdeteksi adanya hotspot,” jelas Laksmi.

Laksmi melanjutkan jika kegiatan MPA-P ini dapat dikatakan efektif sebagai salah satu strategi menuju solusi permanen pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Oleh karenanya pada tahun 2021 Kegiatan MPA-Paralegal dilanjutkan dengan penambahan 28 desa, menjadi 40 desa di 7 provinsi.

Selanjutnya analisis iklim dan rekayasa hari hujan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai upaya pencegahan karhutla dengan tujuan membasahi kawasan gambut yang rawan karhutla, mencegah bencana asap, mengisi kanal-kanal gambut, kolam retensi, dan embung untuk menekan potensi karhutla, juga secara paralel dikerjakan KLHK dan pihak-pihak terkait.

Pada tahun 2021, operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang telah dilakukan di Provinsi Riau dan Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Jambi, secara umum prosentase menambah curah hujan periode TMC Maret-Juli 2021 berkisar 2%-69 % terhadap curah hujan alamnya.

Upaya pengendalian karhula juga diperkuat dengan perbaikan dan penataan ekosistem gambut yang dilakukan KLHK bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), salah satunya dengan meningkatkan sistem pengumpulan data real time pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) di 10.331 titik pengamatan seluruh Indonesia dengan sistem Simatag-0,4m (mobile application based) dan Sistem Pemantauan Air Lahan Gambut (Sipagala) BRGM, dan data curah hujan di lokasi-lokasi rawan karhutla. Analisis terhadap data-data tersebut akan memberikan alarm kesiapsiagaan bagi pelaksana patroli di lapangan untuk mengantisipasi secara dini terjadinya karhutla sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.

"Karhutla menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia, juga masyarakat dunia. Karhutla mengancam kelestarian lingkungan dan masyarakat. Dampak asap karhutla sangat merugikan kesehatan dan sosial ekonomi masyarakat, serta hubungan internasional. Dan yang pasti secara nyata meningkatkan emisi karbon penyebab perubahan iklim," jelas Laksmi.

Ia melanjutkan jika pada prinsipnya karhutla dapat dicegah, upaya pencegahan karhutla merupakan langkah yang jauh lebih baik dibandingkan upaya memadamkannya disaat sudah memasuki masa krisis karhutla.

"Pencegahan karhutla sangat penting untuk dapat diupayakan bersama. Sinergi para pihak mulai dari pusat, daerah hingga ke tingkat tapak perlu di kedepankan. Partisipasi dan kesadaran masyarakat pun perlu terus dibangun," pungkas Laksmi

134 Surat Peringatan

Sementara itu dari aspek penegakan hukum terkait karhutla, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rasio Ridho Sani menjelaskan jika jajarannya saat ini terus melakukan upaya-upaya pemantauan setiap hari, utamanya dari hotspot yang terdeteksi dari satelit. Dirinya dan jajaran akan merespon setiap potensi karhutla dengan memberikan peringatan pada lokasi-lokasi dimana adanya potensi karhutla.

"Ada 134 surat peringatan yang sudah kami sampaikan kepada perusahaan-perusahaan yang lokasi-lokasinya terjadi karhutla pada tahun ini," ujarnya.

Untuk memperkuat upaya penegakan hukum terhadap karhutla telah dibuat kesepakatan bersama antara KLHK, Kepolisian dan Kejaksaan Agung. Penegakan hukum terpadu Karhutla merupakan terobosan untuk meningkatkan efektifitas penegakan hukum dan efek jera. Aparat hukum sejak awal melakukan kerja bersama menangani kasus karhutla.

Rasio Ridho Sani menyampaikan bahwa Penegakan hukum secara tegas baik terkait administrasi, perdata maupun pidana, akan terus kami tingkatan. Sudah ada 20 perusahaan kami gugat secara perdata terkait karhutla, hampir semua gugatan yang kami dikabulkan oleh pengadilan, 833 korporasi diberikan sanksi administrasi, serta belasan lainnya dipidana karena karhutla.

"Kami yakin penegakan hukum tegas akan merubah perilaku dari pembakar hutan dan lahan. Kami sedang menyiapkan penegakan hukum karhutla multidoor, yaitu tidak hanya menerapkan pasal berlapis akan tetapi juga akan menerapkan undang-undang berlapis bersama kepolisian dan kejaksaan, agar hukumannya semakin berat," tegas Rasio Sani

Upaya penegakan hukum menjadi salah satu langkah penaggulangan karhutla guna menjamin kepatuhan para stakeholder pemanfaatan lahan dan hutan agar dapat ikut aktif menjaga agar tidak terjadi karhutla di wilayahnya masing-masing.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pelantikan Anggota BPK Dinilai Wajib Tunggu Putusan PTUN

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah menilai pelantikan anggota BPK terpilih Nyoman Adhi Suryadnyana wajib menunggu putusan PTUN.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selatan

Satgas Waspada Investasi membekukan 3.600 pinjaman online (pinjol) ilegal yang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ahmad Sahroni: Polwan Punya Peran Penting di Polri

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menegaskan polwan memiliki peranan penting di tubuh Polri.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

BMKG Tegaskan Komitmen Dukung Kedaulatan Pangan

BMKG menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Indonesia mencapai kedaulatan pangan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Gempa Tektonik yang Guncang Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa Dipicu Sesar Aktif

Gempa tektonik yang mengguncang wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Jawa Tengah Sabtu, (23/10) pagi dini hari pukul dipicu sesar aktif.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ashefa Griya Pusaka Dukung Program Rehabilitasi Pengguna

Ashefa Griya Pusaka memberikan layanan program rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial secara lengkap.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Indonesia Harapkan Kontribusi ASEAN Atasi Tantangan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Perlu upaya adaptasi pola pikir dan aksi nyata dengan menerapkan reimagine, recreate, dan restore dalam pengelolaan lingkungan.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Jembrana Targetkan Jadi Sentra Produksi Udang Vaname di Indonesia

Kami akan menjadikan Jembrana sebagai salah satu sentra produksi udang vaname di Indonesia, hal ini juga sesuai arahan Gubernur Bali.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Mendagri Terima Penghargaan Alumni Terhormat dari NTU Singapura

Mendagri, Tito Karnavian menerima penghargaan alumni terhormat dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Resmi Dibuka, Ipeka Balikpapan Usung Pembelajaran Berbasis Teknologi

Peresmian gedung SMP dan SMA Kristen Ipeka Balikpapan bertujuan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan di jenjang menengah.

NASIONAL | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

BOLA | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings