LPSK: Sistem Perlindungan Data Pribadi di Indonesia Lemah, Milik Presiden Saja Bocor
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

LPSK: Sistem Perlindungan Data Pribadi di Indonesia Lemah, Milik Presiden Saja Bocor

Minggu, 5 September 2021 | 17:47 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku heran dengan bocornya data pribadi, dan data vaksinasi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bocornya data pribadi Presiden Jokowi hingga tersebar di dunia maya itu menunjukkan lemahnya sistem perlindungan data pribadi di Indonesia.

"Terkait dengan kebocoran data pribadi Presiden, pemerintah dinilai teledor. Publik heran bagaimana bisa data pribadi seorang presiden bisa bocor. Sistem perlindungan data pribadi warga negara memang sangat lemah. Milik Presiden saja bobol. Peristiwa ini sebagai syiar ketakutan publik. Kedaulatan data pribadi warga negara terancam," kata Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution dalam keterangannya, Minggu (5/9/2021).

Maneger menyatakan, cyberspace atau dunia maya merupakan tempat virtual atau media yang menyediakan penggunanya untuk melakukan hal-hal seperti berbagi informasi, bermain game, berkomunikasi, melaksanakan transaksi jual beli dan banyak aktivitas lainnya. Dalam dunia maya, pengguna dapat melaksakan apapun selama hal tersebut masih terkait dengan dunia virtual. Meski bebas, dalam dunia maya, masyarakat memiliki "kartu identifikasi" masing-masing mirip seperti bagaimana dalam dunia nyata terdapatnya KTP.

“Kartu identifikasi yang disebut tadi adalah IP atau internet protokol, dan IP berfungsi sebagai pembedaan pengguna internet satu sama pengguna lainnya," katanya.

Namun, kata Maneger, tidak jarang jika ingin mengakses sebuah website, pengguna harus mengisi atau mendaftarkan diri dengan data pribadi seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, dan nomor telepon, meski situsnya sudah mengetahui IP pengguna. Dengan banyaknya situs yang harus mendaftarkan data pribadi pengguna, tidak jarang data-data tersebut tersebar kepada umum karena keamanan situsnya kurang bagus sehingga terbobol ataupun karena dijual oleh situs tersebut kepada pihak lain.

"Seperti jika kita sedang mencari sebuah produk di website olshop (online shopping) dan setelah itu pindah ke website lain yang memiliki iklan. Iklan tersebut akan merekomendasikan produk tersebut untuk dijual dan bisa terlihat bagaimana itu bisa menjadi masalah bagi seseorang yang ingin menjaga privasinya," katanya.

Maneger mengingatkan dengan banyaknya website yang meminta daftar pribadi meski sekedar e-mail, hal tersebut menjadi umum. Sehingga mayoritas pengguna internet tidak akan berpikir dua kali mengisi data pribadinya dalam website. Padahal, hal itu justru berbahaya karena jika data pribadi terbuka untuk umum, seseorang dapat mengetahui nama, alamat, nomor telpon, e-mail dan lain-lainnya. Sehingga seorang hacker dapat mengakseskan misal akun Instagram atau bahkan kartu ATM sehingga terjadinya cybercrime.

"Dengan demikian sangat jelas terlihat mengapa data pribadi warga negara sangat penting untuk dilindungi dan hak atas privasi setiap warga negara harus dipertegaskan," katanya.

Untuk itu, Maneger menyatakan, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) menjadi sebuah keniscayaan dan mendesak untuk segera disahkan. RUU itu, katanya dapat memastikan data pribadi warga negara Indonesia terhadap privasi dan perlindungannya.

"Meskipun publik dikabari bahwa ada dua masalah yang masih harus diselesaikan soal RUU PDP tersebut, yaitu soal harmonisasi dengan Dukcapil Kemdagri, karena masalah sinkronisasi beberapa hal mengenai data pribadi yang ada di UU Aminduk dan RUU PDP, masih terus diusahakan penyelesaiannya serta soal hukuman bila ada yang melanggar peraturan tersebut," katanya.

Ditekankan, bila UU ITE disahkan atas dasar kesadaran maraknya kejahatan pada dunia siber, maka UU PDP harus disahkan sesegera mungkin atas kesadaran yang sama atau bahkan lebih mendesak lagi. Hal ini karena pada dasarnya data pribadi adalah identitas diri, yang keberadaanya merupakan hak konstitusional warga negara.

"Ketidakteraturan mengenai hal tersebut menyebabkan kerugian bagi warga negara yang hak terhadap privasinya dilangkahi oleh pihak yang menyimpan data pribadinya. Untuk itu negara harus hadir melindungi demi kedaulatan data pribadi warga negara," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kecanduan Game Online, Kakak Beradik Bobol Toko Ponsel

Dua orang kakak beradik berinisial GPS (18) dan HSA (16) ditahan polisi karena diduga membobol sebuah toko ponsel gara-gara kecanduan game online.

NASIONAL | 29 November 2021

Polda Papua Usut Dugaan Dana Desa Digunakan KKB di Yahukimo

Polda Papua mendalami dugaan penggunaan dana desa untuk operasional kelompok kriminal bersenjata (KKB), khususnya kelompok Temianus Magayang di Yahukimo.

NASIONAL | 29 November 2021

Kantara Group Hibahkan Alat Ukur GNSS RTK untuk 4 Kampus

PT Kantara Group Indonesia menyerahkan bantuan alat ukur GNSS/RTK kepada 4 fakultas teknik di bidang Geodesi/Geomatika.

NASIONAL | 29 November 2021

Pemerintah Targetkan Revisi UU Ciptaker Kurang dari 2 Tahun

Menko Polhukam, Mahfud MD menyatakan, pemerintah menargetkan revisi UU Cipta Kerja akan rampung kurang dari 2 tahun sebagaimana putusan MK.

NASIONAL | 29 November 2021

ASN di Bandung Wajib Nyanyi Indonesia Raya sebelum Bekerja

Bupati Bandung Dadang Supriatna mewajibkan para ASN di Kabupaten Bandung untuk menyanyikan Indonesia raya sebelum memulai pekerjaannya setiap hari

NASIONAL | 29 November 2021

Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal UU Cipta Kerja

Menko Polhukam Mahfud MD meminta masyarakat tak perlu khawatir atas putusan MK yang menyatakan Undang-Undang Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat.

NASIONAL | 29 November 2021

PSI Gelar Aksi Tanam Pohon

Kader PSI melakukan aksi menanam pohon pada Hari Menanam Pohon Sedunia 28 November 2021.

NASIONAL | 29 November 2021

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dihukum 5 Tahun Penjara

Gubernur nonaktif Sulsel, Nurdin Abdullah dihukum 5 tahun pidana penjara atas perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di Sulsel.

NASIONAL | 29 November 2021

4 Tokoh Nasional Tolak Publikasi Adu Domba oleh LSM AS

Empat tokoh nasional secara tegas menolak dikaitkan dengan publikasi bernada tuduhan dan berpotensi mengarah kepada adu domba oleh LSM Amerika Serikat

NASIONAL | 29 November 2021

Komnas HAM: MS Stres Berat Akibat Pelecehan Seksual di KPI

Komnas HAM menyebut, pegawai KPI berinisial MS mengalami stres berat akibat perundungan yang dialaminya.

NASIONAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

DIGITAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings