DPR Desak Menteri Nadiem Ubah Aturan Soal Dana BOS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPR Desak Menteri Nadiem Ubah Aturan Soal Dana BOS

Senin, 6 September 2021 | 17:45 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi mendesak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengubah aturan Permendikbud 6/2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan bantuan operasional sekolah (BOS) Reguler.

Dede Yusuf menegaskan, dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mengatakan bahwa pendidikan menjadi tanggungjawab negara terutama untuk pendidikan dasar dan menengah. Dalam hal ini melalui dana BOS. Selain itu, dana APBN harus digunakan untuk mensejahterakan sebanyak-banyaknya masyarakat dan tidak diskriminatif.

“Dengan dikeluarkannya peraturan minimal 60 siswa, itu sangat diskriminatif karena sebagaimana kita ketahui, banyak sekolah dibeberapa daerah 3T (terluar, terbatas dan tertinggal, red) di daerah pinggiran yang tidak sampai 100 siswanya. Jadi beda kalau kita berbicara di kota-kota besar,” kata Kang Dede sapaan akrab Dede Yusuf saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (6/9/2021).

Kang Dede menyebutkan, kehadiran negara untuk membiayai anak bangsa tidak melihat siswa dari asal sekolah siswa, namun hitungannya siswa yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik). Pasalnya, anggaran BOS per siswa yakni semua siswa.

Menurutnya, apabila Kemdikbudristek menghilangkan kesempatan sekolah dengan jumlah siswa tidak mencapai 60 orang, tentu sangat sulit bagi sekolah tersebut menyelenggarakan pendidikan. Apalagi di daerah terpencil.

“Saya pernah ketemu satu desa yang enggak sekolah sama sekali, lalu dibikin sekolah ramai-ramai dari urunan warga sehingga jadi sekolah swasta dengan jumlah siswa ala kadarnya. Bayaran pun kadang-kadang pakai sayur atau beras, tentu mereka sangat membutuhkan kehadiran negara melalui dana BOS,” ujar Kang Dede.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, jika sampai pemerintah menerapkan aturan 60 peserta didik ini sama saja meniadakan pendidikan di level terbawah.

Oleh karena itu, Kang Dede mengatakan, pihaknya sangat menghargai yang disampaikan oleh Aliansi Organisasi Pengelola Pendidikan yang terdiri dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Taman Siswa, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dan LP Ma'arif PBNU sepakat menolak Permendikbud 6/2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan bantuan operasional sekolah reguler.

“Saya menghargai kawan-kawan organisasi memberikan protes, tetapi yang jelas kawan-kawan di Komisi X juga sudah protes, tapi kita kita belum ketemu dalam raker,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Kang Dede, seusai rapat rencana kerja dan anggaran kementerian/lembaga (RKA-KL) 2022. Komisi X akan mengadakan rapat kerja (raker) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk membahas 2 isu besar yaitu Pembubaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Dana BOS Reguler.

“Sebenarnya mau dibubarin atau diapain terserah enggak ada masalah, tapi masalahnya di dalam Undang-Undang (Sisdiknas) disebutkan BSNP ini badannya independen,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Moratorium Izin Pinjol Dapat Dukungan Netizen

Langkah pemerintah ini mendapatkan dukungan penuh dari netizen atau warganet.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Santunan dan Khitanan Massal Gratis

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang, Banten, menggelar santunan dan khitanan massal gratis terkait Hari Santri Nasional 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pengamat: Guru Sekolah Swasta Jadi ASN Timbulkan Masalah Baru

Komnas Pendidikan meenyatakan, jika pemerintah butuh guru di sekolah negeri, sebaiknya melalui seleksi ketat untuk menghasilkan guru yang berkualitas

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Guru Jadi ASN P3K, Komnas Pendidikan: Sekolah Swasta Kelimpungan

Adanya skema seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) guru membuat sekolah swasta kelimpungan kekurangan guru yang andal dan profesional

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Mahfud MD: Kesuksesan PON Bukti Rakyat Papua Dukung NKRI

Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan kesuksesan PON XX Papua 2021 membuktikan rakyat dan pemda Papua mendukung NKRI.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

P2G Soroti Nasib Guru Honorer Lulus Seleksi P3K Tahap I, tetapi Tak Ada Formasi

Para guru honorer yang telah lulus seleksi P3K tahap I, namun tidak ada formasi dan tidak dapat formasi karena tidak berasal dari sekolah induk

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pemerintah Diminta Buat Aturan Khusus Rekrutmen Guru Honorer dari Sekolah Swasta

Pemerintah diminta untuk membuat aturan khusus untuk dalam rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dari sekolah swasta

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Sekolah Negeri Butuh 1,1 Juta Guru Tahun Ini

Berdasarkan data Kemendikbudristek dan Kemenpan RB tahun 2021, kebutuhan guru ASN di sekolah negeri secara nasional sampai 2021 saja berjumlah 1.090.678

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Binus University Gelar PTM Sesuai Arahan Mendikbudristek

Siap memulai pembelajaran tatap muka sesuai arahan Mendikbudristek, Binus University bekerja sama dengan rumah sakit hingga meluncurkan aplikasi mobile khusus.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Anggota Komisi III DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Kinerja Kalapas Cipinang

Anggota Komisi III DPR Supriansa meminta Kemenkumham mengevaluasi kinerja Kalapas Cipinang atas dugaan peredaran narkoba yang tersebar melalui media sosial.

NASIONAL | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

DUNIA | 23 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings