Logo BeritaSatu

BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Pekan Ini

Selasa, 14 September 2021 | 08:57 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini agar selalu waspada terjadinya hujan lebat dan gelombang tinggi di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan yakni 13-20 September 2021 mendatang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan dari total 342 zona musim (Zom) di Indonesia, sesuai dengan prediksi sebelumnya di bulan Agustus yang lalu, sebanyak 14,6% akan mengawali musim hujan maju di bulan September 2021 ini, meliputi Sumatera bagian tengah dan sebagian Kalimantan. Kemudian 39,1% wilayah pada Oktober 2021, meliputi Sumaetra bagian selatan, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Bali.

Sementara itu, sebanyak 28,7% wilayah lainnya pada November 2021, meliputi sebagian Lampung, Jawa, Bali - Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

"Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologis awal musim hujan pada periode 1981-2010, maka awal musim hujan 2021/2022 di Indonesia diprakirakan maju pada 157 Zom (45,9%), sama dengan rerata klimatologisnya pada 132 Zom (38,6%), dan mundur pada 53 Zom (15,5%). Sifat hujan selama musim hujan 2021/2022 diprakirakan normal atau sama dengan rerata klimatologisnya pada 244 Zom (71,4%), sejumlah 88 Zom (25,7%) akan mengalami kondisi musim hujan atas normal (lebih basah dari biasanya) dan 10 Zom (2,9%) akan mengalami musim hujan bawah normal," kata dia dalam keterangan resminya kepada Beritasatu.com, Selasa (14/9/2021).

Selain itu terdapat fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Indonesia hingga seminggu ke depan. MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya. Fenomena MJO dan gelombang Kelvin bergerak dari arah Samudra Hindia ke arah Samudra Pasifik melewati wilayah Indonesia dengan siklus 30-40 hari pada MJO, sedangkan pada Kelvin skala harian.

Sebaliknya, fenomena Gelombang Rossby bergerak dari arah Samudera Pasifik ke arah Samudra Hindia dengan melewati wilayah Indonesia. Sama halnya seperti MJO maupun Kelvin, ketika Gelombang Rossby aktif di wilayah Indonesia maka dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah indonesia. Selain itu, terbentuknya belokan maupun pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dapat mengakibatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

"Suhu muka laut dan anomali suhu muka laut juga terpantau masih hangat di sebagian besar perairan di Indonesia, yang mendukung peningkatan suplai uap air sebagai sumber pembentukan awan-awan hujan. Kondisi tersebut juga didukung oleh masih tingginya kelembaban udara di sebagian besar wilayah di Indonesia hingga seminggu ke depan," ungkap Guswanto.

Sementara itu berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF-Impact Based Forecast) BMKG, potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang dan atau tanah longsor dari cuaca ekstrem hingga 3 (tiga) hari ke depan yakni besok tanggal 15 September 2021 untuk level siaga berada di wilayah provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Prakiraan Tinggi Gelombang
Area perairan dengan gelombang tinggi (2,5-4 meter) berpotensi di Perairan utara Pulau Sabang, Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Selat Bali - Lombok - Alas - Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Perairan Pulau Sumba, Laut Sawu, Perairan Kupang - Pulau Rotte, Samudra Hindia selatan NTT, Perairan selatan Kepulauan Tanimbar, Perairan selatan Kep.Kei - Aru, Laut Arafuru.

Area perairan dengan gelombang sangat tinggi (4-6 meter) potensi di Perairan barat Mentawai, Perairan Enggano - Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumbawa, Samudra Hindia barat Mentawai hingga selatan NTB.

"BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode sepekan ke depan (hujan secara sporadis, lebat, dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es), yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," tutup Guswanto.

BMKG memprakirakan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir/angin kencang dalam periode 13 - 20 September 2021 terdapat di wilayah provinsi:
1. Aceh
2. Sumatera Utara
3. Sumatera Barat
4. Bengkulu
5. Riau
6. Kep. Riau
7. Jambi
8. Sumatera Selatan
9. Kep. Bangka Belitung
10. Lampung
11. Banten
12. Jawa Barat
13. DKI Jakarta
14. Jawa Tengah
15. Yogyakarta
16. Jawa Timur
17. Kalimantan Barat
18. Kalimantan Tengah
19. Kalimantan Timur
20. Kalimantan Utara
21. Sulawesi Tengah
22. Sulawesi Barat
23. Sulawesi Utara
24. Maluku Utara
25. Maluku
26. Papua Barat
27. Papua



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jadi Sopir Angkot Jaklingko, Anies Antar Ibu-ibu ke Pasar

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi sopir Mikrotrans atau angkot Jaklingko dan mengantar ibu-ibu ke Pasar Klender, Jakarta Timur, Senin (26/9/2022). 

NEWS | 26 September 2022

ICW Desak KPK Beri Ultimatum Jemput Paksa ke Lukas Enembe

ICW mendesak KPK segera mengirimkan ultimatum penjemputan paksa ke Gubernur Papua Lukas Enembe

NEWS | 26 September 2022

Anies Hormati Kebijakan Partai Usung Calon Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghormati kebijakan partai untuk mengusung calon yang akan maju pada Pilpres 2024

NEWS | 26 September 2022

5 Penyelamat Tewas Saat Topan Kuat Noru Melanda Filipina

Lima orang penyelamat tewas di Filipina setelah mereka dikirim ke wilayah yang terendam banjir selama topan kuat Noru melanda Filipina.

NEWS | 26 September 2022

Satgas PMK: 3 Juta Ekor Hewan Ternak Telah Divaksin

Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) menyatakan 3.038.262 ekor hewan telah menjalani vaksinasi PMK.

NEWS | 26 September 2022

KPK Bakal Telusuri Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Terkait Judi

KPK membuka peluang untuk menelusuri dugaan pencucian uang oleh Gubernur Papua Lukas Enembe yang terkait dengan perjudian.

NEWS | 26 September 2022

PM Malaysia Ismail Sabri Minta Sekjen PBB Hilangkan Hak Veto

PM Malaysia Ismail Sabri bertemu dengan Sekjen PBB António Guterres kembali meminta pimpinan organisasi dunia itu menghilangkan hak veto.

NEWS | 26 September 2022

BUMN Startup Day, Jokowi: Tangkap Peluang dengan Teknologi

Pada BUMN Startup Day, Presiden Jokowi mengatakan krisis pangan adalah suatu masalah besar yang bisa dipecahkan dengan teknologi.

NEWS | 26 September 2022

Jokowi Optimistis Teknologi Digital Jadi Solusi Krisis Pangan

Presiden Jokowi optimistis teknologi digital akan menjadi solusi untuk menyelesaikan krisis pangan di berbagai negara di dunia

NEWS | 26 September 2022

Sultan Ground Bisa Dimanfaatkan Bukan untuk Tambang

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan Sultan Ground bisa dimanfaatkan tetapi bukan untuk pertambangan

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Jadwalkan Periksa Anggota DPR Fraksi PKB Sofyan Ali

KPK Jadwalkan Periksa Anggota DPR Fraksi PKB Sofyan Ali

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings