Presidensi G20 Indonesia akan Perhatikan Kepentingan Negara Berkembang dan Kelompok Rentan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presidensi G20 Indonesia akan Perhatikan Kepentingan Negara Berkembang dan Kelompok Rentan

Rabu, 15 September 2021 | 00:06 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.comMenteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan prinsip inklusivitas akan menjadi salah satu kata kunci dalam Presidensi G20 Indonesia 2022. Hal ini karena Indonesia tidak hanya akan memperhatikan kepentingan anggota G20 saja, namun juga kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan.

“Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia. Jika kita melihat beberapa tahun ke belakang saat kita menjadi anggota Dewan Keamanan PBB misalnya, Indonesia secara konsisten menjadi bagian dari solusi, menjembatani perbedaan dan selalu menyuarakan kepentingan negara berkembang. Dan peran ini akan kita lanjutkan pada saat Indonesia memegang Presidensi G20,” kata Retno Marsudi dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Selasa (14/9/2021) malam.

Indonesia, lanjut Menlu, akan memberikan perhatian besar kepada negara berkembang di Asia, Afrika dan Amerika Latin, juga termasuk negara-negara kepulauan kecil di Pasifik dan Karibia.

“Kita juga akan merangkul keterlibatan berbagai kalangan, perempuan, pemuda, akademisi, dunia usaha dan parlemen,” ujar Retno Marsudi.

Selain isu kesehatan dan pandemi serta pembangunan berkelanjutan, dijelaskan Retno, perhatian besar akan diberikan kepada UMKM dan ekonomi digital yang telah sukses menjadi penggerak ekonomi di masa pandemi.

“Kita juga ingin mendorong pengakuan atas peran penting dan pemberdayaan tenaga kerja difabilitas dalam dunia kerja. Ada juga forum bisnis dan kemitraan sektor sustainable infrastructure dan investasi kesehatan. kita perlu memperkuat sektor-sektor tersebut untuk mencapai pemulihan, pertumbuhan dan ketahanan bersama,” terang Retno Marsudi.

Lebih lanjut, Retmo menerangkan mengenai sistem kerja di G20. Dipaparkan, dalam G20 terdapat dua pilar, yaitu pilar finance track dan sherpa track. Finance track atau Pilar keuangan akan betul-betul fokus pada isu keuangan dan moneter. Sedangkan pilar Sherpa Track, selama Presidensi ini, Indonesia akan melakukan 12 pertemuan tingkat menteri, seperti menteri luar negeri, development, digital economy, health, environment and climate, energy, employment, trade, industry and investment, tourism, agriculture, education dan special ministerial meeting on women empowerment.

Selain itu, papar Retno, akan ada pertemuan tingkat G to G atau government to government yang akan mengerucut kepada penyelenggara KTT yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang di Indonesia.

“Akan ada juga pertemuan yang sifatnya di luar government, dinamakan engagement group. Terdapat 10 engagement group yaitu bisnis, masyarakat sipil, serikat buruh, ilmuwan, lembaga think tank, perkotaan, wanita, pemuda, dan parlemen,” ungkap Retno Marsudi.

Dijelaskannya, engagement group parlemen ini diaktifkan kembali dalam keketuaan Indonesia. Kemudian ada engagement group baru dalam Presidensi G20 Indonesia 2022, yaitu lembaga adit tertinggi.

“Ini inisiatif baru Presidensi Indonesia. Semua penyelenggaraan pertemuan akan menggunakan standar protokol kesehatan yang ketat dan akan terus mempertimbangkan situasi Covid-19 pada saat tersebut,” tutur Retno Marsudi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM Dalami Dugaan Bupati Langkat Siksa dan Kerangkeng 40 Pekerja Sawit

Komnas HAM mendalami dugaan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menyiksa 40 pekerja sawit dengan memenjarakan mereka di kerangkeng miliknya.

NASIONAL | 25 Januari 2022

TB Hasanuddin: Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad karena Rekam Jejak

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai Mayjen Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad karena rekam jejaknya dan bukan karena faktor Luhut Binsar Pandjaitan.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Yessy Melania Desak Edy Mulyadi Cabut Pernyataan

Yessy Melania mendesak Edy Mulyadi dan kawan-kawannya untuk mencabut pernyataan.

NASIONAL | 24 Januari 2022


Siemens Indonesia Serahkan Hibah Teknologi ke ITPLN

Hibah peralatan switchgear tegangan menengah dan sistem distribusi dari Siemens bakal dipergunakan di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Polri Rekrut Santri dan Orang Asli Papua, Sahroni: Mengayomi dan Merangkul

Polri merekrut berbagai kelompok masyarakat, seperti santri maupun orang asli Papua sebagai anggota.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Kapolri Ungkap 370 Tersangka Terorisme Berhasil Ditangkap Sebelum Beraksi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap 370 tersangka terorisme berhasil ditangkap sebelum beraksi.

NASIONAL | 24 Januari 2022


Polisi Berencana Pasang Cip Pelat Nomor pada 2023

Polisi menyebutkan wacana pemasangan cip pada pelat nomor kendaraan bermotor oleh Korlantas Polri dimulai pada 2023.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Perangi Narkoba, Polri Berhasil Amankan Barang Bukti Rp 88 T

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri berhasil mengamankan barang bukti dari kasus narkoba senilai Rp 88,423 triliun.

NASIONAL | 24 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Bikin Koruptor Gentar, Indonesia-Singapura Siap Teken Perjanjian Ekstradisi

Bikin Koruptor Gentar, Indonesia-Singapura Siap Teken Perjanjian Ekstradisi

NASIONAL | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings