KPK Berhentikan Novel Baswedan Cs Bulan Depan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Berhentikan Novel Baswedan Cs Bulan Depan

Rabu, 15 September 2021 | 17:12 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN), akan diberhentikan dengan hormat pada 1 Oktober mendatang. Salah seorang dari 56 pegawai itu, yakni penyidik Novel Baswedan.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menjelaskan 56 pegawai KPK itu terdiri dari 50 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam TWK. Sementara enam pegawai lainnya merupakan pegawai yang tidak memenuhi syarat TWK dan diberi kesempatan mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan, namun tidak mengikutinya.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Alex, sapaan Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Sejatinya terdapat 57 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK, namun seorang di antaranya telah memasuki usia purna tugas. Dalam kesempatan ini, Alex mengatakan seluruh pegawai KPK telah diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses alih status pegawai KPK menjadi ASN melalui TWK, meski telah melewati usia 35 tahun dan pernah berhenti sebagai ASN sebelumnya. Namun, 57 pegawai tersebut dinyatakan tidak lulus TWK. Alex mewakili pimpinan KPK lainnya menyampaikan penghargaan yang tinggi atas jasa dan dedikasi para pegawai yang diberhentikan.

"Semoga dedikasi dan amal perbuatannya selama di KPK menjadi bagian dari amal soleh dan jasa bagi bangsa dan negara," ungkap Alex.

Alex yakin mereka semua akan mempunyai tempat di instansi lain. Mereka diyakini tidak akan berhenti memberantas korupsi, meski bukan bekerja di KPK.

"Kami percaya pegawai KPK yang sudah diberhentikan tidak akan meninggalkan nilai-nilai integritas selama yang bersangkutan bekerja di KPK yang akan berkontribusi," katanya.

Pada hari ini, KPK mengangkat dan melantik 18 orang pegawai lainnya menjadi ASN. Para pegawai itu dilantik menjadi ASN setelah dinyatakan lulus dalam diklat bela negara.

"KPK mengangkat dan melantik 18 pegawai KPK yang telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan," ujarnya.

Di samping itu, Alexander mengungkapkan KPK memberi kesempatan kepada tiga orang pegawai KPK yang baru menyelesaikan tugas luar negeri untuk mengikuti TWK. Ketiga orang tersebut akan mengikuti TWK pada 20 September 2021.

"Memberi kesempatan kepada tiga orang pegawai KPK yang baru menyelesaikan tugas dari luar negeri untuk mengikuti asesmen tes wawasan kebangsaan yang akan dimulai 20 September 2021," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Terima Suap Rp 5 M, Eks Pejabat Pajak Sunat Pajak Bank Panin Rp 600 M

Eks pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno dan Dadan Ramdani didakwa menerima Rp 5 miliar untuk menurunkan nilai pajak Bank Panin senilai Rp 600 miliar.

NASIONAL | 22 September 2021

Cakupan Vaksinasi di Banten Rendah karena Pasokan Vaksin dari Pusat Kurang

Menurut Andika, dari target sekitar 18 juta dosis vaksinasi Covid-19 di Provinsi Banten, pemerintah pusat baru mengalokasikan sekitar 8,5 juta dosis.

NASIONAL | 22 September 2021

Satgas Nemangkawi Bekuk ASN Pemasok Amunisi KKB

Satgas Nemangkawi berhasil menangkap oknum aparatur negeri sipil (ASN) Kabupaten Yahukimo berinisial ES.

NASIONAL | 22 September 2021

Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Apresiasi Penanganan Covid-19 di Banten

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi Provinsi Banten.

NASIONAL | 22 September 2021

Kapal Penjaga Pantai AS Ikuti Latihan Bersama Bakamla di Selat Singapura

Kapal Penjaga Pantai AS dan Bakamla melakukan serangkaian operasi dan latihan bersama di Selat Singapura.

NASIONAL | 22 September 2021


KPK Segel Sejumlah Ruangan Pemkab Kolaka Timur

Salah satu ruangan yang disegel KPK, yakni ruangan Bupati Kolaka Timur termasuk rumah jabatan.

NASIONAL | 22 September 2021

Tiba di Gedung KPK, Bupati Kolaka Timur Bungkam

Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur memilih bungkam saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/9/2021). Andi Merya diketahui ditangkap KPK dalam OTT kemarin.

NASIONAL | 22 September 2021

Jika Muncul Klaster Covid-19, Gibran Akan Tutup Sekolah

Gibran Rakabuming Raka memastikan akan langsung menutup sekolah jika muncul klaster Covid-19 akibat kegiatan pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 22 September 2021

Nadiem Belajar dan Dengar Curhat Orang Rimba

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mendengarkan curhat dari anak-anak Orang Rimba Suku Anak Dalam, Selasa (21/9/2021).

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
DPR Dorong KPU dan Pemerintah Sepakati Jadwal Pemilu 2024

DPR Dorong KPU dan Pemerintah Sepakati Jadwal Pemilu 2024

POLITIK | 23 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings