Nadiem Harap Pemda Percepat Vaksinasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Nadiem Harap Pemda Percepat Vaksinasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Rabu, 15 September 2021 | 23:26 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menekankan urgensi penuntasan vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penuntasan Vaksinasi Covid-19 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dengan pemerintah daerah (pemda), Rabu (15/9/2021).

Dalam rakor tersebut, Nadiem mengatakan penuntasan vaksinasi Covid-19 untuk PTK bisa mendorong penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Pemerintah pusat, dalam hal ini Kemdikbudristek dan Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengimbau pemerintah daerah (pemda) untuk melakukan penuntasan vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan serta mendukung pelaksanaan PTM terbatas," kata Nadiem dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Rabu.

Nadiem menyebutkan, vaksinasi PTK bukan syarat PTM terbatas. Jika sekolah berada di wilayah PPKM level 1 sampai 3, PTM terbatas dapat dilaksanakan.

Apalagi, jika PTK di suatu sekolah sudah divaksinasi, sekolah wajib memberikan opsi PTM terbatas dan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, orang tua tetap berhak menjadi penentu metode pembelajaran terbaik bagi anaknya.

Selanjutnya, ia mengatakan, sampai saat ini, baru 40% satuan pendidikan di daerah dengan PPKM level 1, 2, dan 3, yang telah menyelenggarakan PTM terbatas

"Angka tersebut menjadi sebuah perbedaan yang besar, di mana ada 95% satuan pendidikan yang sebenarnya bisa menjalankan PTM terbatas. Terlepas adanya advokasi dari empat kementerian dan Satgas Covid-19 nasional, kendala terbesar pelaksanaan PTM terbatas adalah belum diberikannya izin oleh pemda," ucapnya.

Nadiem menyebutkan, PTM terbatas kembali dilakukan karena PJJ berkepanjangan bisa berdampak besar dan permanen, sehingga bisa menyebabkan anak-anak Indonesia tidak bisa mengejar ketertinggalan.

Dampak tersebut antara lain dilihat dari aspek putus sekolah, penurunan capaian pembelajaran, dan kesehatan mental serta psikis anak-anak, di mana semuanya bisa menjadi risiko yang lebih besar dibandingkan risiko kesehatan.

“Kami mohon sekali kepada daerah untuk menyelamatkan anak-anak kita yang mengalami learning loss. Generasi ini akan sangat sulit untuk mengejar ketertinggalan ke depannya. Kami harap percepatan penuntasan vaksinasi PTK bisa menjadi dorongan untuk mengembalikan anak ke sekolah secara terbatas,” ucap Nadiem.

Ia menyebutkan, berdasarkan riset yang dilakukan oleh Inovasi dan Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak) Kemdikbudristek, pendidikan di Indonesia sudah kehilangan 5-6 bulan pembelajaran per tahun.

Selaras dengan itu, Bank Dunia juga merilis bahwa dalam kurun waktu 0,8 -1,3 tahun, compounded learning loss dengan kesenjangan antara siswa kaya dengan siswa miskin meningkat 10%. Selain itu, riset juga menyatakan tingkat putus sekolah di Indonesia meningkat sebesar 1,12%.

Di mana angka tersebut 10 kali lipat dari angka putus sekolah dasar (SD) tahun 2019. Bank Dunia memperkirakan, saat ini di Indonesia ada 118.000 anak usia SD yang tidak bersekolah. Angka tersebut 5 kali lipat lebih banyak daripada jumlah anak putus SD tahun 2019.

Selanjutnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo telah memerintahkan percepatan vaksinasi untuk PTK agar PTM terbatas segera dimulai.

Ia menyebutkan, dari target sekitar 5,5 juta jiwa guru dan tenaga kependidikan, baru DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang angka ketuntasan vaksinasinya mencapai lebih dari 90%. Sedangkan provinsi lain jauh berada di bawah.

“Saya minta tolong kepada dinas kesehatan, saya juga sudah bicara dengan TNI dan Polri, agar guru dan lansia menjadi prioritas vaksinasi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan bisa juga mengejar Kepala Dinas Kesehatan agar bisa mengakselerasi suntikan untuk 3,5 juta tenaga pendidik,” katanya.

Budi mengatakan, Kemkes melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit telah mengeluarkan surat edaran percepatan penyelesaian vaksinasi Covid-19 bagi pendidik dan tenaga kependidikan tersebut yang ditujukan kepada kepala Dinas Kesehatan provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

MPR: Tumpas KKB di Papua, Saatnya Turunkan Pasukan Terbaik

Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan bahwa sudah waktunya negara menindak tegas KKB di Papua dengan menurunkan pasukan terbaik

NASIONAL | 19 September 2021

Gerindra Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kalimantan Tengah

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang dibagikan ke lima wilayah terdampak banjir di provinsi Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 19 September 2021

Waspada, 19 Provinsi Ini Berpotensi Terdampak Banjir Bandang

BMKG mengeluarkan peringatan kewaspadaan kepada 19 provinsi yang berpotensi terdampak banjir bandang.

NASIONAL | 19 September 2021

Irjen Napoleon Bonaparte Diduga Aniaya Muhammad Kece, Polri Dalami Motif

Polri masih dalami motifdugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, yang diduga dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte.

NASIONAL | 19 September 2021


Mobil Tenggelam Bersama 8 Penumpang di Sungai Konaweha Kendari

Tiga orang penumpang dalam pencarian sedangkan lima orang lainnya dievakuasi selamat.

NASIONAL | 19 September 2021

Pengelola Pantai Legian Bali Luncurkan Sistem QR Code PeduliLindungi bagi Wisatawan

Pengelola kawasan wisata Pantai Legian, Kabupaten Badung, Bali, mengembangkan dan meluncurkan sistem Quick Response (QR) Code bagi wisatawan.

NASIONAL | 19 September 2021

Ali Kalora Tewas, Pengamat: Berantas Kelompok MIT hingga ke Akarnya

Satgas Madago Raya harus terus memberantas jaringan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) sampai ke akarnya, setelah pimpinannya Ali Kalora tewas.

NASIONAL | 19 September 2021

Jenazah Ali Kalora dan Ikrima Dibawa ke RS Polri

Rudy memastikan, dua orang yang tewas dalam kontak tembak di Desa Astina, Kecamatan Torue, itu merupakan Ali Kalora dan Ikrima.

NASIONAL | 19 September 2021



TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Keren, Ada Teknologi AI Pemindai Wajah untuk Berolahraga

Keren, Ada Teknologi AI Pemindai Wajah untuk Berolahraga

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings