Logo BeritaSatu

Jadi Tersangka Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin Miliki Harta Rp 28 Miliar

Kamis, 16 September 2021 | 19:59 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Pembelian Gas Bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019. Kasus ini ditaksir merugikan keuangan negara lebih dari Rp 430 miliar.

Lantas berapa harta kekayaan Alex Noerdin?

Mantan saingan Presiden Jokowi dalam Pilkada DKI 2012 lalu itu terakhir kali menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK pada 29 Maret 2021 dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR. Berdasarkan elhkpn.kpk.go.id yang diakses pada Kamis (16/9/2021), dalam LHKPN terakhirnya, Alex Noerdin mengaku memiliki harta sebanyak Rp 28 miliar.

Harta kekayaan Alex terdiri dari harta tidak bergerak berupa 22 bidang tanah dan bangunan yang berada di Kota Musi Banyuasin, Palembang, dan Tangerang. Luasnya pun bervariasi, mulai dari 240 meter persegi sampai 14.000 meter persegi. Alex mengaku puluhan bidang tanah dan bangunan diperkirakan bernilai total Rp 20,5 miliar.

Selain itu, Alex pun mengaku hanya memiliki dua unit kendaraan, yakni, mobil VW Caravelle model minibus senilai Rp 135 juta dan Toyota Kijang tahun 1994 seharga Rp30 juta. Kemudian Alex juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp6.723.500.000.

Tak hanya itu, Alex mengaku memiliki harta lainnya berupa kas dan setara kas senilai Rp 575 juta. Dengan demikian, total harta yang dimiliki Alex sebanyak Rp 28 miliar.

Diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan Alex Noerdin dan mantan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Muddai Madang sebagai tersangka dugaan korupsi Pembelian Gas Bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019.

Kedua tersangka pun langsung menjalani penahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama 20 hari ke depan.

Dalam kasus ini, penyidik Jampidsus Kejagung lebih dulu menetapkan Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak 2008 berinisial CISS dan AYH selaku Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa (PT DKLN) sejak tahun 2009 yang juga merangkap sebagai Direktur PT. PDPDE Gas sejak tahun 2009 dan juga Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak tahun 2014.

Kerugian keuangan negara yang dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akibat kasus ini mencapai US$ 30.194.452.79. Di mana, angka itu berasal dari hasil penerimaan penjualan gas dikurangi biaya operasional selama kurun waktu 2010 sampai dengan 2019 yang seharusnya diterima oleh PDPDE Sumsel.

Tak hanya itu, kerugian lainnya ditemukan oleh BPK sebesar US$ 63.750,00 serta Rp 2.131.250.000,00 yang merupakan setoran modal. Di mana seharusnya uang tersebut tidak dibayarkan oleh PDPDE Sumsel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jika Gunakan Senjata Nuklir, Rusia Ditinggalkan Iran dan Tiongkok

Rusia akan ditinggalkan Iran dan Tiongkok jika Presiden Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir.

NEWS | 27 September 2022

4.400 Personel Amankan Aksi Demo di Depan Gedung DPR/MPR

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI, Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak yang bakal menggelar aksi demo di depan Gedung DPR/MPR.

NEWS | 27 September 2022

Seleksi Guru ASN P3K Dibuka, Pemda Diminta Optimalkan Usulan Formasi

Kemendikbudristek mendorong pemda mengajukan formasi guru ASN P3K secara optimal dalam seleksi guru ASN P3K 2022. 

NEWS | 27 September 2022

Volodymyr Zelensky Dapat Gelar Tokoh Yahudi Paling Berpengaruh 2022

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendapat gelar sebagai Tokoh Yahudi Paling Berpengaruh Tahun 2022.

NEWS | 27 September 2022

Swiss Musnahkan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna

Swiss terpaksa memusnahkan 10,3 juta dosis vaksin Moderna untuk melawan Covid-19, setelah habis masa berlakunya minggu ini.

NEWS | 27 September 2022

5 Warga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kota Baru Kalsel

Sebanyak lima warga meninggal dunia dalam bencana tanah longsor yang melanda Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sei Durian, Kabupaten Kota Baru, Kalsel.

NEWS | 27 September 2022

Global Forum AMM G-20 Akan Bahas Pertanian Digital

AMM G-20 akan dibuka dengan sesi Global Forum yang secara khusus akan membahas pertanian digital.

NEWS | 26 September 2022

BNPP Susun Rencana Aksi Eks OBP Sungai Simantipal

Menurut BNPP, OBP untuk wilayah/segmen batas negara RI-Malaysia di Sungai Simantipal dan C500-C600 dinyatakan berakhir.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Brigadir J, AKBP Raindra Ramadhan Syah Jalani Sidang Etik Hari Ini

Eks Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan Syah menjalani sidang etik terkait kasus Brigadir J pada hari ini, Selasa (27/9/2022).

NEWS | 27 September 2022

Lukas Enembe Klaim Hanya Kelola 20% Dana Otsus Papua

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyatakan, pihak Pemprov Papua hanya mengelola 20% dari total dana otsus yang diberikan.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Merosot 0,21%, Sektor Energi Berhasil <em>Rebound</em>

IHSG Merosot 0,21%, Sektor Energi Berhasil Rebound

EKONOMI | 27 detik yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings