Logo BeritaSatu

CIPS: PTM Terbatas Harus Atasi Learning Loss Siswa

Sabtu, 18 September 2021 | 16:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas perlu memprioritaskan learning loss yang dialami para siswa.

Learning Loss adalah istilah yang mengacu pada hilangnya pengetahuan dan ketrampilan baik secara umum atau spesifik, atau terjadinya kemunduran proses akademik karena suatu kondisi tertentu.

Nadia menuturkan, hal ini mendesak dilakukan untuk memastikan para siswa masih mampu mengikuti pembelajaran dan memahami materi yang disampaikan.

“Langkah pertama yang dapat dilakukan guru ketika PTM sudah dimulai adalah melakukan tes diagnostik kepada peserta didik untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kompetensi mereka. Dari hasil tes ini, guru dapat merencanakan pembelajaran apabila terdapat indikasi learning loss,” kata Nadia dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Sabtu (18/9/2021).

Nadia menyebutkan, pembelajaran tersebut tidak dengan mengejar ketertinggalan kurikulum, tetapi berupa pengulangan materi pembelajaran sebelumnya. Pengulangan materi dan memastikan peserta didik memahami materi pelajaran sebelumnya akan membantu mereka untuk memahami materi pelajaran di tingkat yang lebih tinggi.

Nadia menambahkan, para guru dapat merancang metode pembelajaran yang interaktif dan dua arah sehingga para siswa dapat terlibat lebih aktif di dalam kelas. Misalnya, dalam bentuk diskusi atau kerja berkelompok.

Selain itu, tugas diberikan juga sebaiknya merupakan tugas-tugas yang mengharuskan siswa menggali lebih banyak informasi dari berbagai sumber dan melibatkan interaksi dengan pihak lain secara lebih luas.

Menurut Nadia, kegiatan-kegiatan yang bersifat interaktif juga dapat dimanfaatkan secara efisien dalam waktu pembelajaran selama PTM terbatas yang terbilang singkat.

“Singkatnya waktu pelaksanaan PTM terbatas idealnya dapat mendorong para guru dan para siswa menjadi lebih siap dan terencana dalam proses belajar mengajar,” paparnya.

Nadia juga mengatakan, PTM terbatas ini dapat juga membangkitkan minat siswa untuk kembali mengikuti pembelajaran di kelas. Sebab, kecemasan kembali ke sekolah sangat mungkin dialami para siswa setelah satu tahun lebih lamanya belajar di rumah.

“Komunikasi antara guru dan siswa juga perlu dilakukan untuk merujuk pada kebutuhan untuk menjaga kesehatan mental keduanya. Membangun komunikasi dapat menimbulkan kenyamanan sehingga interaksi di kelas menjadi semakin baik,” ucapnya.

Selanjutnya, Nadia mengatakan, hasil asesmen nasional, sebagaimana juga diungkapkan Menteri Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dapat digunakan untuk memetakan learning loss pada level nasional.

“Untuk itu, para guru mesti mengantisipasi berbagai bentuk learning loss yang mungkin saja terjadi dan menyesuaikan dengan materi pembelajaran yang disampaikan,” ucapnya.

Nadia mengakui, memang tidak mudah untuk para guru dalam mengadaptasi perubahan kegiatan belajar akibat pandemi Covid-19. Setelah dipaksa berpindah pada pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang mengharuskan mereka memanfaatkan perangkat digital. Kini siswa dipaksa kembali melakukan PTM dengan waktu yang terbatas.

Menurutnya, para guru membutuhkan dukungan sekolah dan Dinas Pendidikan mensukseskan pelaksanaan PTM terbatas, misalnya saja asistensi dalam memanfaatkan waktu belajar secara maksimal dan keleluasaan dalam menentukan kegiatan selama tatap muka.

Untuk itu, Nadia mengatakan, paya terstruktur untuk meningkatkan kapasitas guru perlu terus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang muncul selama pandemi Covid-19.

Pemerintah perlu melakukan pembaharuan pada materi pelatihan guru agar materi pelatihan ini dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman dan responsif terhadap berbagai kemungkinan.

“Pandemi Covid-19 tidak pernah terpikir akan terjadi. Tetapi bentuk pembelajaran seperti blended learning, campuran antara pembelajaran jarak jauh dan tatap muka, sangat mungkin diterapkan di masa-masa mendatang dengan menyelesaikan berbagai permasalahan,seperti pemerataan akses pada koneksi internet,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hadiah Kursi Roda dari Puan Bahagiakan Ibu dari Anak Penderita Polio

Petani bunga di Badung, Bali, Ni Ketut Ratko sangat gembira menerima bantuan kursi roda untuk anaknya yang menderita polio.

NEWS | 30 September 2022

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

Pemprov DKI Jakarta mengatakan, pembangunan rusun (rumah susun) di Pulau G kemungkinan akan dilakukan oleh pihak swasta.

NEWS | 30 September 2022

Ali Ibrahim Undang Presiden Jokowi Buka Sail Tidore 2022

Ali Ibrahim mengundang dan meminta secara khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir dan membuka acara Puncak Sail Tidore pada November 2022.

NEWS | 29 September 2022

DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi

DPR siap menjadi tuan rumah perhelatan The 8th G-20 Parliamentary Speaker Summit (P-20) yang akan diselenggarakan pekan depan.

NEWS | 29 September 2022

UBK Kerja Sama dengan Persatuan Alumni GMNI

UBK melakukan kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

NEWS | 29 September 2022

Moeldoko Dorong Swasta Terlibat Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong keterlibatan pihak swasta dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Harap Jaksa Maksimal Dakwa Ferdy Sambo Cs

Komnas HAM berharap jaksa bisa menyusun dakwaan terhadap para tersangka secara maksimal.

NEWS | 29 September 2022

Peraturan Menkumham, Masa Berlaku Paspor Menjadi 10 Tahun

Masa berlaku paspor dari semula lima tahun diubah menjadi 10 tahun. Hal ini diatur dalam Peraturan Menkumham Nomor 18 Tahun 2022.

NEWS | 29 September 2022

Polri Kirim Surat Pemecatan Ferdy Sambo ke Sekmil Presiden

Polri telah mengirim berkas putusan pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden.

NEWS | 29 September 2022

Soal Mobil Dinas Listrik, Pemprov DKI Punya 2 Pilihan

Pemprov DKI akan melakukan 2 pilihan terkait mobil dinas listrik. Dua pilihan itu, adalah memodifikasi kendaraan dinas lama dan membeli mobil listrik.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings