Diduga Aniaya M Kece, Ini Jejak Irjen Napoleon Bonaparte di Skandal Djoko Tjandra
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Diduga Aniaya M Kece, Ini Jejak Irjen Napoleon Bonaparte di Skandal Djoko Tjandra

Sabtu, 18 September 2021 | 21:45 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Nama Irjen Napoleon Bonaparte kembali mencuat. Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri itu diduga menganiaya Muhammad Kosman alias Muhammad Kece atau Muhammad Kace di Rutan Bareskrim Polri.

Penganiayaan ini terungkap dari laporan Kece yang merupakan tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama ke Bareskrim pada tanggal 26 Agustus 2021 dengan nomor laporan 0510/VIII/2021/Bareskrim.Polri. Sementara terlapor merupakan sesama tahanan di Rutan Bareskrim Polri, Napoleon Bonaparte.

Napoleon dapat dikatakan sebagai "penghuni" lama Rutan Bareskrim Polri. Napoleon mulai menghuni Rutan Bareskrim sejak ditahan pada 14 Oktober 2020 atau setelah tim penyidik kepolisian merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan suap penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice Interpol yang menjeratnya sebagai tersangka.

Setelah sekitar sebulan menghuni Rutan Bareskrim, perkara suap yang menjerat Napoleon bersama-sama mantan Kabiro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Polri, Brigjen Prasetijo Utomo, Djoko Tjandra dan pengusaha Tommy Sumardi pun bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam proses persidangan itu, Rutan Bareskrim Polri kembali disebut. Dalam persidangan pada Senin (8/2/2021) terungkap Napoleon pernah bertemu dengan Prasetijo Utomo dan Tommy Sumardi membahas perkara suap yang menjerat mereka di Rutan Bareskrim Polri pada 14 Oktober 2020.

Bahkan, Napoleon Bonaparte mengaku menyimpan rekaman percakapan antara dirinya dengan Prasetijo Utomo dan Tommy Sumardi saat bertemu di dalam penjara. Napoleon pun meminta agar rekaman percakapan yang dibawanya ke ruang persidangan itu diperdengarkan. Namun, jaksa penuntut umum menolak permintaan itu karena rekaman tersebut belum menjadi alat bukti. Ketua Majelis Hakim, Muhammad Damish kemudian meminta rekaman percakapan tersebut untuk diserahkan ke majelis hakim untuk diperdengarkan dan dianalisis oleh para hakim.

Setelah proses persidangan yang panjang, Napoleon dihukum 4 tahun pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Majelis hakim menyatakan Napoleon terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah menerima suap sebesar US$ 370.000 dan 200.000 dolar Singapura dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali, Djoko Tjandra melalui pengusaha Tommy Sumardi. Suap itu terkait penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen imigrasi).

Majelis hakim menyatakan uang US$ 370.000 dan 200.000 dolar Singapura itu diberikan agar Napoleon memberi informasi terkait status red notice Djoko Tjandra di Interpol.

Selain itu, atas suap tersebut, Napoleon memerintahkan bawahannya untuk menyurati Direktorat Jenderal Imigrasi agar nama Djoko Tjandra dihapus dari DPO pada sistem milik Imigrasi. Perbuatan yang dilakukan Napoleon membuat Djoko Tjandra dapat melenggang masuk ke Indonesia dan mengajukan peninjauan kembali (PK) atas perkara korupsi cessie Bank Bali yang membuatnya menjadi buronan.

Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI kemudian menolak banding yang diajukan Napoleon pada 21 Juli 2021. Dalam putusannya, PT DKI menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta.

Setelah proses banding tersebut, belum diketahui apakah Napoleon mengajukan kasasi atau tidak. Jika tidak mengajukan kasasi dalam rentang 14 hari setelah putusan banding diterima, perkara Napoleon seharusnya telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht sebagaimana Pasal 245 ayat (1) juncto Pasal 246 ayat (1) KUHAP.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono yang dikonfirmasi Beritasatu.com, Sabtu (18/9/2021) belum menjawab secara tegas saat dikonfirmasi mengenai status penahanan Napoleon di Rutan Bareskrim. Rusdi hanya menyebut, pihaknya telah meningkatkan penanganan dugaaan penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece ke tahap penyidikan. Meski demikian, hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka kasus penganiayaan terhadap tersangka kasus dugaan penistaan agama tersebut.

"Sampai saat ini proses sudah pada tahap penyidikan, namun penyidik belum menentukan tersangka dalam kasus tersebut," kata Rusdi.

Rusdi mengatakan, proses penyidikan saat ini masih berjalan. Rusdi berjanji akan menyampaikan perkembangan penyidikan kasus tersebut.

"Nanti jika ada informasi perkembangannya, akan disampaikan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pelantikan Anggota BPK Dinilai Wajib Tunggu Putusan PTUN

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah menilai pelantikan anggota BPK terpilih Nyoman Adhi Suryadnyana wajib menunggu putusan PTUN.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selatan

Satgas Waspada Investasi membekukan 3.600 pinjaman online (pinjol) ilegal yang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ahmad Sahroni: Polwan Punya Peran Penting di Polri

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menegaskan polwan memiliki peranan penting di tubuh Polri.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

BMKG Tegaskan Komitmen Dukung Kedaulatan Pangan

BMKG menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Indonesia mencapai kedaulatan pangan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Gempa Tektonik yang Guncang Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa Dipicu Sesar Aktif

Gempa tektonik yang mengguncang wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Jawa Tengah Sabtu, (23/10) pagi dini hari pukul dipicu sesar aktif.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ashefa Griya Pusaka Dukung Program Rehabilitasi Pengguna

Ashefa Griya Pusaka memberikan layanan program rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial secara lengkap.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Indonesia Harapkan Kontribusi ASEAN Atasi Tantangan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Perlu upaya adaptasi pola pikir dan aksi nyata dengan menerapkan reimagine, recreate, dan restore dalam pengelolaan lingkungan.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Jembrana Targetkan Jadi Sentra Produksi Udang Vaname di Indonesia

Kami akan menjadikan Jembrana sebagai salah satu sentra produksi udang vaname di Indonesia, hal ini juga sesuai arahan Gubernur Bali.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Mendagri Terima Penghargaan Alumni Terhormat dari NTU Singapura

Mendagri, Tito Karnavian menerima penghargaan alumni terhormat dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Resmi Dibuka, Ipeka Balikpapan Usung Pembelajaran Berbasis Teknologi

Peresmian gedung SMP dan SMA Kristen Ipeka Balikpapan bertujuan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan di jenjang menengah.

NASIONAL | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

Lawan Juventus, Inzaghi Minta Pemain Inter Tingkatkan Level Penampilan

BOLA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings