Logo BeritaSatu

Bocah Kebon dari Deli Kupas Perjalanan Hidup Hakim Agung Supandi

Sabtu, 18 September 2021 | 23:25 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Bedah buku biografi Hakim Agung Prof Dr Supandi berjudul "Bocah Kebon dari Deli" yang dikemas dalam dialog webinar pada Jumat (17/9/2021) berlangsung meriah. Setidaknya bedah buku perjalanan hidup Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung (MA) tersebut diikuti sekitar 200 orang dari seluruh Indonesia, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

"Buku ini memberikan makna mendalam untuk memahami bagaimana Takdir Allah SWT bekerja," kata penulis buku, Irawan Santoso dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (18/9/2021).

"Bocah Kebon dari Deli" mengupas perjalanan hidup yang penuh liku Supandi. Mulai dari kisah kakek Supandi, Ki Ibrahim yang berasal dari Desa Tlutup, Juwana, Pati, Jawa Tengah, kemudian lari ke tanah Deli hingga bergabung dengan kisah ‘koeli kontrak’ di perkebunan Hindia Belanda. Di Deli itu, Ngadimun yang merupakan ayah Supandi lahir.

Namun siapa sangka, kakek buyut Supandi merupakan seorang Tumenggung di Keraton Surakarta bernama Raden Matkasan yang terlibat aktif membantu perjuangan Pangeran Diponegoro memerangi kolonial Hindia Belanda dan pengikutnya.

“Riwayat perjalanan hidup saya dan leluhur saya, dari kecil sampai saat ini. Masih banyak mosaik-mosaik di dalamnya, InsyaAllah nanti akan diterbitkan dalam tiga edisi, untuk yang saat ini adalah edisi pertama,” kata Supandi yang juga guru besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Dikisahkan juga dalam buku itu, Supandi yang dilahirkan di Deli, Sumatera Utara berupaya mencari jejak leluhurnya ke tanah Jawa.

Gubernur Sumatera Utara, Letjen (Purn) TNI Edy Rahmayadi mengatakan buku "Bocah Kebon dari Deli" menceritakan kisah yang benar-benar menyentuh hati. Hal ini mengingat buku ini ditulis dengan gaya novel dan kisah hidup yang terkandung di dalamnya penuh pesan dan makna kehidupan yang mendalam.

“Buku ini harus dibaca semua orang, terutama generasi muda, karena penuh pesan makna berharga,” katanya.

Edy mengatakan, kisah perjalanan hidup Supandi menginspirasi para generasi muda. Hal ini lantaran Supandi mampu meraih gelar profesor meski hidup di tengah kesulitan.

“Tidak banyak orang yang seperti mas Supandi. Yang luar biasa beliau bisa menjadi profesor, sementara yang hidupnya enak jarang jadi profesor. Buku inilah yang harus dibaca oleh orang banyak, agar lahir profesor-profesor seperti beliau. Kisah ini benar-benar menyentuh hati,” tuturnya.

Rektor Undip, Prof Yos Djohan Utama pun memberikan tanggapan terkait buku ini. Dikatakan, buku ini luar biasa karena menceritakan kisah perjalanan Prof. Supandi yang penuh lika liku.

Selain itu, sejumlah tokoh nasional juga mewarnai acara bedah buku itu. Mantan Menteri Perumahan Rakyat, H. Djan Faridz turut memberikan komentarnya.
“Kisah Pak Supandi ini sangat menginspirasi sekali,” paparnya.

Bedah buku ini juga dihadiri oleh sejumlah akademisi maupun mantan pejabat negara lainnya, di antaranya mantan Hakim Konstitusi Laica Marzuki, Guru Besar FH UI Prof Indriyanto Seno Adji, dan ratusan advokat serta kalangan hakim dari berbagai daerah di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kepala Sekolah Berperan Penting Gelorakan Indonesia Hebat

Kepemimpinan Indonesia diawali dan digelorakan dari sekolah-sekolah, dari anak-anak didik yang memiliki semangat untuk meraih cita-cita.

NEWS | 27 September 2022

Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe Dibatasi 6.000 Orang Undangan

Pemakaman kenegaraan Shizo Abe dibatasi maksimal untuk 6.000 orang undangan. Banyak politisi oposisi memilih untuk menghindar.

NEWS | 27 September 2022

OTT Hakim Agung, KPK Soroti Lemahnya Pengawasan di MA

Terkait OTT Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, KPK menyoroti lemahnya pengawasan di internal peradilan. 

NEWS | 27 September 2022

Disebut “Shadow Team” oleh Nadiem, Ini Peran GovTech Edu

GovTech Edu merupakan sebuah unit independen yang dibentuk Telkom untuk menghadapi tantangan besar yang ingin diselesaikan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 September 2022

Istima Ulama NTB Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Presiden

Ratusan tuan guru, ulama, kiai, hingga cendekiawan muslim di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo jadi presiden

NEWS | 27 September 2022

Seragam Baru Polisi Lalu Lintas Akan Dilengkapi Body Camera

Anggota polisi lalu lintas atau polantas akan memiliki seragam baru yang dilengkapi dengan body camera atau bodycam

NEWS | 27 September 2022

Rekam Medis Digital Hadapi Tantangan Perlindungan Data Pribadi

Tantangan implementasi rekam medis digital saat ini bukan hanya pengelolaan data medis tetapi juga termasuk perlindungan data pribadi pasien.

NEWS | 27 September 2022

Trem Kota Bogor Diusulkan Terkoneksi LRT Cibubur-Baranangsiang

Trem Kota Bogor diudulkan agar terkoneksi dengan dengan light rail transit (LRT) koridor Cibubur-Baranangsiang.

NEWS | 27 September 2022

IPW Jelaskan Posisi Anggota DPR Terkait Private Jet Brigjen Hendra

IPW menjelaskan posisi anggota DPR yang meminta kepolisian menyelidiki penggunaan private jet oleh Brigjen Hendra Kurniawan yang diduga milik bandar judi.

NEWS | 27 September 2022

Pemkot: Trem di Kota Bogor Butuh Anggaran Rp 1,2 Triliun

Pemkot Bogor membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk mewujudkan pembangunan trem

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tarif <em>Ojol</em> Lebih Mahal dari Ketentuan? Ternyata Ini Biaya Tambahannya

Tarif Ojol Lebih Mahal dari Ketentuan? Ternyata Ini Biaya Tambahannya

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings