Logo BeritaSatu

Program Pemberdayaan SAD dari Unja Harus Diserap Forum Multipihak

Rabu, 22 September 2021 | 10:36 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jambi, Beritasatu.com - Camat Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Bustra Desman, menyambut gembira kehadiran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ke wilayahnya.

Bustra sepakat bahwa dalam penguatan dan pemberdayaan suku anak dalam (SAD) yang diusung Universitas Jambi (Unja) perlu melibatkan forum lintas pihak atau banyak pihak untuk penanganannya. “Harapan kami sangat besar kunjungan Pak Menteri ini bisa memberikan penguatan buat upaya pemberdayaan pendidikan kepada warga SAD,” ujar Bustra, Rabu (22/9/2021).

Namun Bustra juga berharap kehadiran Menteri Nadiem ini jangan dijadikan agenda terselubung oleh kelompok lain untuk mengklaim pemberdayaan yang selama ini sudah dilakukan pemerintah setempat terhadap warga SAD. “Kami lebih percaya kepada forum lintas pihak maupun Universitas Jambi,” tegasnya.

Sebelumnya, kehadiran Mendikbudristek Nadiem Makarim telah memunculkan apresiasi kepada program pengembangan suku anak dalam (SAD) yang dikembangkan oleh Universitas Jambi (Unja) melalui program Matching Fund.

Program Matching Fund ini merupakan bentuk nyata dukungan dari Kemdikbudristek dalam upaya penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara lembaga perguruan tinggi dan pihak industri.

Dalam dialog tersebut, Rektor Unja Sutrisno memaparkan juga sejumlah program dan inovasi yang telah dikembangkan oleh Unja. Pada program Matching Fund, kata rektor, salah satunya meloloskan pemberdayaan SAD di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Lebih lanjut rektor menyampaikan, dalam rangka mendukung program Matching Fund ini pihak Unja sudah memiliki Laboratorium Sosial SAD, melalui gagasan DLT, PUI Etnomedical dan Nurisetikal (eMedical), dan PUI Pendidikan Komunitas (Pentas).

Program ini kata Sutrisno, akan melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai prodi di Unja. “Aktivitas mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan diakui sebagai kegiatan akademik hingga 20 sks sebagai bagian dari implementasi merdeka belajar kampus merdeka (MBKM),” tuturnya.

Ketua Tim Matching Fund Unja, Fuad Muchlis mengatakan hadirnya program ini merupakan wujud nyata terhadap pentingnya sinergi lintas pihak dan aktor dalam memberdayakan masyarakat, dalam hal ini adalah suku anak dalam (SAD).

“Salah satunya adalah pemberdayaan sosial, meliputi pengintegrasian sistem sosial SAD dengan pemerintahan desa setempat, fasilitasi registrasi kependudukan bagi SAD, dan FGD (focus group discussion) membangun kesadaran hukum bagi SAD,” kata Fuad.

Fuad juga menjelaskan sejumlah kegiatan yang masuk ke dalam program Matching Fund ini. Mulai dari pemberdayaan ekonomi yang meliputi inventarisasi dan pengolahan tanaman obat di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD).

Selanjutnya ada juga pengembangan budidaya atau pembuatan demplot tanaman endemik dan kehutanan. Kemudian pemberdayaan pendidikan, di dalamnya terkait renovasi dan penyusunan modul pembelajaran SAD hingga penyusunan draft kebijakan model pendidikan SAD.

Dalam program Matching Fund ini, Fuad juga menyebut kolaborasi positif yang dilakukannya dengan pihak PT Sari Aditya Loka (SAL).

“Melalui program Matching Fund ini hadir juga program beasiswa, tercatat sudah ada dua orang SAD yang menempuh pendidikan di Unja melalui support beasiswa dari PT SAL,” ujar Fuad.

Apa yang dipaparkan oleh Fuad ini sesungguhnya berkaitan dengan eksistensi dari Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (SAD).

Beberapa waktu sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris sempat pula mengatakan bahwa masalah SAD itu cukup kompleks sehingga seluruh pihak harus dapat bersatu untuk menyelesaikan masalah secara bersama.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kepala Sekolah Berperan Penting Gelorakan Indonesia Hebat

Kepemimpinan Indonesia diawali dan digelorakan dari sekolah-sekolah, dari anak-anak didik yang memiliki semangat untuk meraih cita-cita.

NEWS | 27 September 2022

Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe Dibatasi 6.000 Orang Undangan

Pemakaman kenegaraan Shizo Abe dibatasi maksimal untuk 6.000 orang undangan. Banyak politisi oposisi memilih untuk menghindar.

NEWS | 27 September 2022

OTT Hakim Agung, KPK Soroti Lemahnya Pengawasan di MA

Terkait OTT Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, KPK menyoroti lemahnya pengawasan di internal peradilan. 

NEWS | 27 September 2022

Disebut “Shadow Team” oleh Nadiem, Ini Peran GovTech Edu

GovTech Edu merupakan sebuah unit independen yang dibentuk Telkom untuk menghadapi tantangan besar yang ingin diselesaikan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 September 2022

Istima Ulama NTB Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Presiden

Ratusan tuan guru, ulama, kiai, hingga cendekiawan muslim di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo jadi presiden

NEWS | 27 September 2022

Seragam Baru Polisi Lalu Lintas Akan Dilengkapi Body Camera

Anggota polisi lalu lintas atau polantas akan memiliki seragam baru yang dilengkapi dengan body camera atau bodycam

NEWS | 27 September 2022

Rekam Medis Digital Hadapi Tantangan Perlindungan Data Pribadi

Tantangan implementasi rekam medis digital saat ini bukan hanya pengelolaan data medis tetapi juga termasuk perlindungan data pribadi pasien.

NEWS | 27 September 2022

Trem Kota Bogor Diusulkan Terkoneksi LRT Cibubur-Baranangsiang

Trem Kota Bogor diudulkan agar terkoneksi dengan dengan light rail transit (LRT) koridor Cibubur-Baranangsiang.

NEWS | 27 September 2022

IPW Jelaskan Posisi Anggota DPR Terkait Private Jet Brigjen Hendra

IPW menjelaskan posisi anggota DPR yang meminta kepolisian menyelidiki penggunaan private jet oleh Brigjen Hendra Kurniawan yang diduga milik bandar judi.

NEWS | 27 September 2022

Pemkot: Trem di Kota Bogor Butuh Anggaran Rp 1,2 Triliun

Pemkot Bogor membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk mewujudkan pembangunan trem

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan <em>Bikin </em>Malu

6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan Bikin Malu

NEWS | 57 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings