Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan, Siang Terik Muncul Awan Bentuk Bunga Kol
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan, Siang Terik Muncul Awan Bentuk Bunga Kol

Rabu, 22 September 2021 | 14:49 WIB
Oleh : Vento Saudale / LES

Bogor, Beritasatu.com - Selama satu pekan ke depan perlu diwaspadai cuaca ekstrem hujan deras disertai angin puting beliung. Fenomena cuaca ekstrem secara kasat mata bisa dilihat tandanya siang terik dan muncul awal Cumulus berbentuk bunga kol.

Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko, Fathuri, cuaca ekstrem berupa hujan disertai puting beliung merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi.

Cuaca ekstrem, kata Fathuri, biasanya terjadi pada masa pancaroba dari musim kemarau ke hujan. Berdasarkan pengamatan BMKG, kecil kemungkinan agin puting beliung kembali terjadi di tempat atau daerah yang sama.

“Karakter cuaca ekstrem di Indonesia berdurasi singkat hanya sekira 10 menit. Adapun, luasan angin puting beliung hanya berkisar 5 sampai 10 kilometer,” ujarnya, Rabu (22/9/2021)

Dia lantas membeberkan tanda-tanda suatu daerah bakal diterpa angin puting beliung. Pertanda itu di antaranya, kata Fathuri, suhu atau udara di suatu daerah akan terasa panas satu hari sebelum diterpa angin puting beliung.

"Tanda-tanda akan terjadinya cuaca ekstrem, satu hari sebelumnya udara pada malam hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Siang sangat terik dan hembusan angin cukup kencang," katanya.

Padahal, umumnya udara atau suhu mulai terasa panas mulai pukul 10.00 pagi. Saat itu, terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

"Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus (CB). Pepohonan di sekitar tempat kita berdiri, ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat karena embusan angin," katanya.

Fathuri menambahkan, udara akan mulai terasa dingin setelah terjadi fenomena tersebut. Biasanya, cuaca ekstrem diawali dengan hujan yang sangat lebat dibarengi angin puting beliung. Namun, jika hujan diawali hanya gerimis, kecil kemungkinan akan terjadi angin kencang.

"Jika 1 sampai 3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada masa pancaroba, ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun akan diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori cuaca ekstrem," jelasnya.

Untuk pekan awal September ini memang ada gangguan atmosfer di wilayah Indonesia sehingga Curah Hujan meningkat di beberapa wilayah termasuk Bogor.

Fathuri menyampaikan, bahwa jika uap air yang terkandung cukup banyak, maka curah hujan yang lebat dapat disertai angin kencang dan petir di wilayah Bogor dan sekitarnya.

“Jadi berpotensi pada daerah-daerah yang dikelilingi oleh pegunungan seperti daerah Bogor dan sekitarnya,” ujarnya.

Seperti di wilayah puncak dan sekitarnya kata Fathuri, kondisi curah hujan diperkuat oleh faktor lokal (pegunungan).

Sehingga cuaca pun dapat cepat berubah karena uap air jika menapaki daerah yang lebih tinggi akan cepat berkondensasi menjadi awan dan hujan.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat ketika terjadi hujan lebat yang disertai angin hingga petir. Diimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan berteduh di tempat yang aman.

Lebih lanjut, hindari berteduh di bawah pohon yang menjulang seperti pohon kelapa dan pohon palem, karena bentuk kedua daun pohon tersebut dapat menjadi perantara sambaran petir dan hindari pula menggunakan ponsel dan peralatan elektronik lainnya untuk mencegah lompatan listrik.

Kemudian selain itu, untuk lebih aman jangan berkendara di jalan raya yang terdapat pohon-pohon peneduh jalan, karena angin kencang dapat kapan saja menumbangkan pohon tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK mengingatkan mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mengenai adanya ancaman pidana bagi pihak yang memberikan keterangan palsu di persidangan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

PGI: Energi Pemuda Sangat Besar Cegah Radikalisme dan Terorisme

Indonesia sebagai rumah milik seluruh rakyat Indonesia harus dirawat bersama segenap lapisan.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

KPK Tegaskan Bantahan Azis Syamsuddin Tak Pengaruhi Dugaan Suap Penanganan Perkara

KPK menegaskan bantahan yang disampaikan mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin tak mempengaruhi dugaan suap penanganan perkara yang menjeratnya.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Perpusnas Raih Predikat "Informatif" dalam Keterbukaan Informasi Publik

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi yang dilakukan Komisi Informasi Pusat (KIP) pada tahun 2021, Perpusnas meraih nilai 93,73.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

KPK Didesak Hadirkan Mu'min Ali Gunawan di Sidang Perkara Suap Pajak

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mendesak KPK menghadirkan bos Bank Panin, Mu'min Ali Gunawan dalam sidang perkara suap pejabat Ditjen Pajak.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Aktivis 98 Nilai Kapolda Banten sebagai Sosok Humanis, Wajar Raih Apresiasi

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho banyak mendapat apresiasi masyarakat.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

PII Ingin Peminat Pendidikan Vokasi Makin Meningkat

PII menginginkan peminat pendidikan vokasi makin meningkat. PII dan Kemendikbud membantu 50 mahasiswa dan lulusan program vokasi bekerja di Hungaria.

NASIONAL | 26 Oktober 2021


Setkab Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021

Setkab meraih penghargaan sebagai lembaga negara dan lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) kategori “Informatif” pada Penganugerahan KIP 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings