Terima Suap Rp 5 M, Eks Pejabat Pajak Sunat Pajak Bank Panin Rp 600 M
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terima Suap Rp 5 M, Eks Pejabat Pajak Sunat Pajak Bank Panin Rp 600 M

Rabu, 22 September 2021 | 20:18 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak, Angin Prasetyo Aji dan Dadan Ramdani selaku Kepala Sub Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak didakwa telah menerima suap sebesar Rp 15 miliar dan 4 juta dolar Singapura atau total Rp 57 miliar dari tiga perusahaan wajib pajak, termasuk PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin.

Dalam surat dakwaan yang disusun jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terungkap, Angin dan Dadan bersama tim pemeriksa pajak menerima suap sebesar Rp 5 miliar dari commitment fee sebesar Rp 25 miliar dari Veronika Lindawati selaku orang kepercayaan pemilik Bank Panin, Mu'min Ali Gunawan. Suap itu diberikan agar Angin, Dadan dan tim pemeriksa pajak menurunkan nilai pajak Bank Panin dari semula Rp 926,26 miliar menjadi Rp 300 miliar atau berkurang lebih dari Rp 600 miliar.

Jaksa memaparkan, berdasarkan nota dinas yang ditandatangani Angin Prayitno, kelompok IV tim pemeriksa melakukan analisis risiko dan mendapatkan adanya potensi pajak atas wajib pajak Bank Panin untuk tahun pajak 2016 sebesar Rp 81,65 miliar. Atas analisis risiko itu, Angin menerbitkan surat perintah pemeriksaan pajak Bank Panin.Dari proses pemeriksaan yang dilakukan, tim pemeriksa pajak menemukan kurang bayar pajak sebesar Rp 926,26 miliar.

Bank Panin beberapa kali memberikan tanggapan atas hasil pemeriksaan pajak tersebut, namun tim pemeriksa tidak menyetujui tanggapan tersebut. Atas kondisi itu, Bank Panin kemudian menugaskan Veronika Lindawati yang merupakan orang kepercayaan Mu'min Ali Gunawan untuk menegosiasikan agar nilai pajak tersebut.

"Bahwa untuk menegosiasikan penurunan kewajiban pajak Bank Panin, pihak Bank Panin menugaskan Veronika Lindawati sebagai orang kepercayaan dari Mu'min Ali Gunawan selaku pemilik PT Bank Pan Indonesia, Tbk," kata Jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Pada 24 Juli 2018, bertempat di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 40-42 Jakarta Selatan, Veronika Lindawati datang menemui tim pemeriksa pajak dan meminta agar nilai pajak Bank Panin diturunkan hingga menjadi Rp 300 miliar atau berkurang lebih dari Rp 626 miliar. Atas penurunan nilai pajak Bank Panin itu, Veronika menjanjikan untuk memberikan fee sebesar Rp 25 miliar kepada Angin Prayitno dan tim pemeriksa pajak.

"Dalam pertemuan tersebut, Veronika Lindawati meminta agar kewajiban pajak Bank Panin di angka sekitar Rp300 miliar serta menyampaikan bahwa Bank Panin akan memberikan commitment fee sebesar Rp25 miliar," kata jaksa.

Menindaklanjuti permintaan dari pihak Bank Panin melalui Veronika Lindawati, pemeriksa pajak, Wawan Ridwan memerintahkan Yulmanizar dan Febrian untuk membuat perhitungan pajak yang nilainya menyesuaikan permintaan dari Veronika. Atas permintaan tersebut, kemudian dilakukan perhitungan oleh Febrian dan diperoleh angka sekitar Rp 300 miliar.

Kemudian Wawan Ridwan melaporkannya kepada Dadan Ramadan yang menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan tahun 2016-2019. Selanjutnya, Dadan menyampaikannya kepada Angin Prayitno Aji yang saat itu menjabat Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2016-2019 adanya fee sebesar Rp 25 miliar.

"Terdakwa I Angin Prayitno Aji menyetujuinya. Setelah mendapat persetujuan dari para terdakwa (Angin dan Dadan), tim pemeriksa menindaklanjutinya dengan cara menyesuaikan fiskal positif pada sub pembentukan atau pemupukan dana cadangan sub biaya cadangan kredit (PPAP) Bank Panin. Sehingga didapatkan hasil pemeriksaan sebesar Rp 303,6 miliar," papar Jaksa.

Setelah memperoleh hitungan tersebut, Yulmanizar melaporkan kepada Wawan Ridwan untuk diteruskan kepada Angin Prayitno Aji melalui Dadan Ramdani. Mendengar hasil wajib pajak tersebut, Angin Prayitno Aji menyetujuinya.

Setelah draf hasil pemeriksaan disetujui oleh Bank Panin yang diwakili oleh Ahmad Hidayat dan Hadidarna, Dadan bersama dengan tim pemeriksa pajak menandatangani Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor: LAP-77/PJ.0401/2018 dengan nama wajib pajak PT Bank Pan Indonesia, Tbk tahun pajak 2016. Sehingga atas ketetapan pajak masa pajak tahun 2016 tersebut, PT Bank Pan Indonesia, Tbk berkewajiban membayar sebesar Rp303,6 miliar untuk tahun pajak 2016.

Namun, setelah LHP tersebut terbit, pihak Bank Panin belum merealisasikan commitmen fee sebesar Rp 25 miliar. Angin Prayitno melalui Dadan menanyakan hal tersebut kepada Wawan Ridwan.

"Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kemudian Wawan Ridwan menyuruh Yulmanizar menghubungi Veronika Lindawati, namun Veronika belum bisa merealisasikannya, karena Mu'min Ali Gunawan belum mengeluarkan uang untuk pembayaran komitmen fee tersebut," ungkap Jaksa Wawan.

Kemudian pada 15 Oktober 2018 bertempat di Kantor Direktorat Jenderal, Veronika Lindawati menemui Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, dan Yulmanizar. Veronika saat itu menyerahkan 500.000 dolar Singapura atau setara Rp 5 miliar dari commitmen fee sebesar Rp 25 miliar kepada Angin melalui Wawan Ridwan.

"Terdakwa I (Angin Prayitno Aji) tidak mempermasalahkannya. Sehingga Wawan Ridwan menyerahkan uang sebesar Rp 5 miliar kepada Terdakwa I melalui Terdakwa II (Dadan Ramdani)," kata Jaksa.

Selain dari Bank Panin, Angin Prayitno dan Dadan juga didakwa menerima suap dari PT Jhonlin Baratama (JB) dan PT Gunung Madu Plantations (GMP). Seperti halnya suap yang diberikan Bank Panin, PT Jhonlin Baratama dan PT Gunung Madu Plantations melalui konsultan pajak mereka diduga menyuap Angin Prayitno, Dadan dan tim pemeriksa pajak agar mengurangi nilai pajak kedua perusahaan tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Benahi Pendidikan Vokasi, LP3I Hadirkan TOLS 2021

LP3I akan menggelar Temple of Learning Summit (TOLS) 2021, didukung oleh Vokraf yakni platform edukasi online yang fokus meningkatkan kemampuan

NASIONAL | 19 Oktober 2021

KPK Gelar OTT di Riau

KPK sedang lakukan OTT di wilayah Riau.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Kemenag: Geser Hari Libur Tak Kurangi Kekhidmatan Maulid Nabi

Kemenag menyatakan, menggeser hari libur tidak akan mengurangi makna dan kekhidmatan perayaan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Pemilihan Panglima Diharapkan Tak Ganggu Soliditas TNI

Pergantian Panglima TNI diharapkan tidak menganggu bahkan mengancam soliditas internal TNI.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Kunjungi Kaltara, Presiden Tanam Mangrove hingga Tinjau Vaksinasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Surabaya dan 4 Wilayah di Jatim Masuk PPKM Level 1

Selain Surabaya, empat wilayah di Jatim yang juga ditetapkan masuk PPKM level 1, yakni Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar, dan Kota Pasuruan.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Mendagri Terbitkan 2 Instruksi Mengenai Lanjutan PPKM

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan dua instruksi mendagri (inmendagri) tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Cuaca Ekstrem, 26 Wilayah di Indonesia Perlu Waspada

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 20 derajat hingga 34 derajat Celsius dengan kelembaban udara 50-100%.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Dokumentasikan Inovasi Daerah, Kemendagri Apresiasi Konsep Pembangunan Jabar

Kemendagri melakukan dokumentasi terhadap inovasi yang dilakukan setiap daerah ke dalam sebuah buku dan konsep pembangunan Jabar masuk di dalamnya.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

Rita Widyasari menganggap mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju seperti malaikat yang membantunya mengurus perkara, meski diminta fee Rp 10 miliar.

NASIONAL | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
Prediksi Pertandingan: Tandang ke Markas Bruges, Manchester City Waspada

Prediksi Pertandingan: Tandang ke Markas Bruges, Manchester City Waspada

BOLA | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings