Hak Asuh Anak Jatuh ke Mantan Terpidana KDRT, Aktivis Perempuan Imelda Purba Ajukan Banding
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hak Asuh Anak Jatuh ke Mantan Terpidana KDRT, Aktivis Perempuan Imelda Purba Ajukan Banding

Kamis, 23 September 2021 | 13:17 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Aktivis pemberdayaan perempuan dan anak, Imelda Berwanty Purba, mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang memberikan hak asuh dua anaknya kepada mantan suami.

“Saya mengajukan banding karena menilai putusan tersebut mencederai upaya pemenuhan hak-hak perempuan korban KDRT. Bagaimana mungkin majelis hakim memberikan hak asuh pada mantan terpidana KDRT yang sudah terbukti melakukan kekerasan?,” kata Imelda kepada Beritasatu.com, Kamis (23/9/2021).

Mantan suami Imelda, berinisial RTD, merupakan terpidana kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Imelda berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur No.354/Pid.Sus/2017/PN.Jkt.Tim tanggal 5 Oktober 2017 yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Selain menjadi terpidana kasus kekerasan dalam rumah tangga, kata Imelda, RTD juga telah meninggalkan, menelantarkan, dan tidak menafkahi Imelda dan kedua anak mereka selama hampir 7 tahun.

Imelda mengaku pernah pula dianiaya AB, kakak RTD, bidan di RS Gading Pluit. Imelda diusir dan dianiaya tidak boleh bertemu dengan bayinya yang masih membutuhkan ASI sehingga tangannya terluka.

AB pun telah menjadi terpidana penganiayaan yang tertuang dalam Putusan PN Jakarta Barat No.442/Pid.B/2018/PN.Jkt.Brt tanggal 26 Juli 2018.

Bahkan, setelah meninggalkan dan menelantarkan istri dan anak-anaknya selama 6 bulan, RTD tiba-tiba muncul untuk mengambil paksa anak pertama yang baru 13 bulan, yang kala itu masih menyusu ASI pada Imelda dan ibu anak ini dihalangi untuk bertemu selama 2 tahun.

“Saya yang saat itu masih dalam proses pemulihan pasca persalinan, shock dan trauma akibat kejadian ambil paksa tersebut dan harus dirawat di rumah sakit bersama bayi yang baru saya lahirkan,” kata Imelda.

Dalam permohonan bandingnya, Imelda meminta Pengadilan Tinggi Jakarta untuk membatalkan putusan PN Jakarta Timur demi masa depan kedua anaknya.

“Keputusan di PN Jakarta Timur jelas harus dilawan lantaran tak memenuhi asas keadilan. Putusan soal hak asuh tersebut sungguh berbahaya karena mempertaruhkan perkembangan kejiwaan dua anak saya,” kata Juru Bicara DPP PSI tersebut.

Terkait perkara ini, Imelda sudah melapor ke Komnas Perempuan, beberapa waktu lalu. Selanjutnya Komnas Perempuan mengeluarkan surat rekomendasi untuk PN Jakarta Timur.

Dikatakan, berdasarkan fakta hukum yang disampaikan Komnas Perempuan berpendapat bahwa Imelda telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga dalam bentuk psikis, penelantaran rumah tangga dan ekonomi yakni dengan meninggalkan istri saat sedang hamil, secara paksa memisahkan istri dari anak yang masih menyusui, serta menghalangi istri untuk bertemu dengan anaknya dan tidak memberikan nafkah dalam rentang waktu yang lama sejak 2014 hingga 2021. Dampak kekerasan ini telah menimbulkan penderitaan bagi Imelda dan anak-anaknya.

Oleh karena itu Komnas Perempuan merekomendasikan agar pengadilan mengabulkan permohonan hak pengasuhan anak kepada ibu kandung yakni Imelda dan hak ayah untuk bertemu langsung, berhubungan pribadi dengan anak-anaknya, berpartisipasi dalam pengasuhan, pemeliharaan, pendidikan dan perlindungan untuk proses tumbuh kembang anak, dan memberikan pembiayaan hidup untuk anak.

Sementara itu Koordinator Komite Solidaritas Pelindung Perempuan dan Anak (KSPPA), Karen Pooroe, menyatakan, akan ikut mengawal perkara ini.

“Kami sangat mempertanyakan putusan tersebut. Bagi kami itu putusan yang sangat tidak fair. Maka kami sangat mendukung upaya banding Sis Imelda dan akan mengawal proses hukumnya,“ kata Karen.

Karen mencemaskan jika hak asuh harus diserahkan ke RTD, terutama mempertimbangkan perkembangan psikologis dua anak tersebut jika dibesarkan seorang pelaku kekerasan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dokumentasikan Inovasi Daerah, Kemendagri Apresiasi Konsep Pembangunan Jabar

Kemendagri melakukan dokumentasi terhadap inovasi yang dilakukan setiap daerah ke dalam sebuah buku dan konsep pembangunan Jabar masuk di dalamnya.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

Rita Widyasari menganggap mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju seperti malaikat yang membantunya mengurus perkara, meski diminta fee Rp 10 miliar.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

Peparnas XVI Papua Siap Digelar untuk Menjaring Bibit Unggul

Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun mengatakan bahwa Peparnas XVI akan menjadi ajang meningkatkan prestasi para atlet.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

Mekeng Tolak Wacana Pembubaran Densus 88

Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menolak wacana pembubaran Densus 88 Antiteror Polri. Densus 88 lahir atas amanat UU Pemberantasan Terorisme.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

Kapolri Minta Anggota Langgar Aturan Ditindak Tegas

Kapolri menerbitkan surat telegram kepada jajaran Polda di Indonesia, merespon terjadinya tindakan kekerasan berlebihan yang dilakukan oknum anggota.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

2 Terdakwa Perkara Pembunuhan Anggota FPI Tidak Ajukan Nota Keberatan

Ipda M Yusmin dan Briptu Fikri Ramadhan, dua anggota Polri yang didakwa membunuh empat anggota Laskar FPI tak mengajukan nota keberatan atas dakwaan jaksa.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

Inovasi Stiker Hologram Pajak Kendaraan Kemendagri Diapresiasi

Inovasi digitalisasi pajak kendaraan dalam bentuk stiker hologram yang diluncurkan Kemendagri bersama Korlantas Polri dan Jasa Raharja diapresiasi.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

Sandiaga Memberdayakan Masyarakat Lewat Konservasi Penyu

Konservasi penyu selain menjadi daya tarik wisata juga menciptakan lapangan kerja di mana masyarakat bisa diberdayakan.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

Pemerintah Minta PTM Anak SD Dilaksanakan dengan Hati-hati

Pemerintah secara terbuka meminta agar sekolah tatap muka, khususnya untuk anak usia muda yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan hati-hati.

NASIONAL | 18 Oktober 2021

2 Oknum Polisi Didakwa Menganiaya dan Membunuh Anggota FPI di KM 50 Tol Japek

Jaksa penuntut umum mendakwa dua anggota polisi, Ipda M Yusmin dan Briptu Fikri Ramadhan telah menganiaya dan membunuh 4 anggota FPI di KM 50 Tol Japek.

NASIONAL | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Jembatan Gantung


# Merah Putih


# Piala Thomas


# Luhut Pandjaitan


# Kasus Covid-19



TERKINI
Fokus Pasar: Komoditas Meningkat, Neraca Perdagangan Surplus

Fokus Pasar: Komoditas Meningkat, Neraca Perdagangan Surplus

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings