KPK Bakal Buktikan Bank Panin Milik Mu'min Ali Suap Eks Pejabat Pajak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Bakal Buktikan Bank Panin Milik Mu'min Ali Suap Eks Pejabat Pajak

Kamis, 23 September 2021 | 13:31 WIB
Oleh : Fana F Suparman / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan membuktikan surat dakwaan terhadap dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani yang menjadi terdakwa perkara dugaan suap pemeriksaan pajak. Termasuk mengenai suap Rp 5 miliar dari janji Rp 25 miliar yang diberikan Veronika Lindawati selaku orang kepercayaan pemilik PT Pan Indonesia atau Bank Panin, Mu'min Ali Gunawan kepada Angin Prayitno dan Dadan Ramdani.

Suap itu diberikan agar Angin, Dadan dan tim pemeriksa pajak menurunkan nilai pajak Bank Panin dari yang seharusnya Rp 926,26 miliar menjadi Rp 303 miliar atau berkurang lebih dari Rp 600 miliar.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, surat dakwaan terhadap Angin Prayitno dan Dadan Ramdani disusun tim jaksa penuntut berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan tim penyidik. Untuk itu, KPK akan membuktikan surat dakwaan tersebut dalam proses persidangan perkara ini, termasuk membeberkan rangkaian perbuatan Angin dan Dadan menerima suap dari Veronika untuk menyunat kewajiban pajak Bank Panin.

"Jaksa akan membuktikan rangkaian fakta perbuatan para tersangka sebagaimana yang telah diuraikan dalam dakwaan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (23/9/2021).

Pernyataan ini disampaikan Ali menanggapi bantahan pihak Bank Panin. Samsul Huda selaku kuasa hukum Veronika dan Bank Panin membantah memberikan janji dan suap kepada Angin dan Dadan untuk menurunkan nilai pajak Bank Panin. Samsul Huda juga membantah isi dakwaan yang menyebut peran Mu'min Ali selaku pemilik Bank Panin.

Ali Fikri mengajak seluruh pihak untuk mengikuti dan mengawal proses persidangan perkara suap pajak ini. Dikatakan, jaksa penuntut akan menghadirkan saksi dan alat bukti lain untuk membuktikan surat dakwaan yang telah dibacakan tim jaksa penuntut dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (22/9/2021) kemarin.

"Saksi-saksi dan alat bukti lain akan dihadirkan di depan majelis hakim," katanya.

Tak hanya membuktikan surat dakwaan, KPK juga memastikan akan mencermati setiap fakta baru yang muncul dalam proses persidangan perkara dugaan suap pemeriksaan pajak ini. Termasuk soal dugaan keterlibatan Mu'min Ali Gunawan.

"Pada prinsipnya, ketika sebuah perkara sudah bergulir di persidangan, nanti kita akan lihat apa ada fakta-fakta baru atau tidak. Dan tentunya kalau ada fakta-fakta baru itu, jaksa juga akan membuat laporan kepada kita untuk didiskusikan kembali terhadap hal-hal yang sudah dikembangkan atau bagaimana," kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung KPK, Rabu (22/9/2021) malam.

Dalam surat dakwaan terhadap Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani yang dibacakan jaksa penuntut KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (22/9/2021) terungkap, kedua penyelenggara negara itu menerima suap dari konsultan pajak tiga perusahaan, salah satunya kuasa wajib pajak Bank Panin bernama Veronika Lindawati.

Veronika disebut jaksa sebagai orang kepercayaan Mu'min Ali Gunawan. Bank Panin menugaskan Veronika untuk menegosiasikan nilai kekurangan kewajiban pajak PT Bank Panin. Alhasil, kewajiban pajak Bank Panin disunat sekitar Rp 623 miliar, dari semula Rp 926 miliar menjadi Rp 303 miliar. Untuk menurunkan nilai pajak itu, Veronika menjanjikan untuk memberikan Rp 25 miliar kepada Angin, Dadan dan tim pemeriksa pajak.

Setelah nilai pajak berkurang sesuai yang diinginkannya, Veronika belum memberikan fee seperti yang dijanjikan. Yulmanizar selaku anggota tim pemeriksa pajak pun mempertanyakan hal itu atas perintah Angin dan Dadan. Kepada Yulmanizar, Veronika mengaku belum dapat merealisasikan janjinya karena Mu'min Ali Gunawan belum mengeluarkan uang untuk pembayaran commitmen fee tersebut. Veronika kemudian memberikan Rp 5 miliar kepada Angin dan Dadan melalui tim pemeriksa pajak.

Meski dalam dakwaan dijelaskan adanya permintaan langsung dari Bank Panin untuk menurunkan nilai pajak, KPK belum bersikap mengenai kemungkinan menjerat Mu'min Ali atau Bank Panin sebagai tersangka. Hal ini lantaran dakwaan tersebut menitikberatkan terhadap perbuatan Angin dan Dadan selaku penerima suap.

"Jadi, ini kan juga belum atau baru penerima dulu yang sudah disidangkan. Nanti, biar geser ke sini, bagaimana perkembangannya akan kita beritahukan lebih lanjut," kata Karyoto.

Diberitakan, jaksa KPK mendakwa dua mantan pejabat pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani menerima suap sebesar Rp 15 miliar dan 4 juta dolar Singapura atau setara dengan Rp 42 miliar. Suap dengan total Rp 57 miliar itu diterima Angin, Dadan bersama tim pemeriksa pajak agar merekayasa nilai pajak Bank Panin, Jhonlin Baratama dan Gunung Madu Plantations.

Uang suap sebesar Rp57 miliar tersebut diterima pejabat pajak dari tiga konsultan dan satu kuasa pajak, yakni, Veronika Lindawati selaku kuasa dari PT Bank Panin; Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama; serta Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi selaku konsultan pajak dari PT Gunung Madu Plantations.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keterangan Azis Syamsuddin Berbeda dengan Saksi Lain, Hakim Curiga Ada yang Berbohong

Keterangan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berbeda dengan saksi lainnya. Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mencurigai ada yang berbohong.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Penganiaya Anjing di Aceh Singkil Sepatutnya Diproses Hukum

Haris Azhar meminta penganiaya anjing di Aceh Singkil, Aceh diproses hukum. Apapun alasannya, penyiksaan terhadap hewan tidak dapat dibenarkan.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Anggota Polres Lombok Timur Tewas Ditembak Oknum Polisi

Briptu Khairul Tamimi alias Momon, anggota Polres Lombok Timur, Senin (25/10/2021), ditemukan tewas di rumahnya akibat ditembak rekan seprofesinya

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Pacu Ekspansi Bisnis

Peluang ekspansi bisnis tidak hanya terbuka untuk Kota Bandung dan Jakarta saja, tetapi juga kawasan di sekitar stasiun pemberhentian, terutama di Karawang.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kompolnas: Praktik Militeristik Tak Layak Diterapkan di Polri

Kompolnas menyayangkan adanya tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Pukul Anggota, Kapolres Nunukan Dinonaktifkan

Polda Kaltara akan menerbitkan SKEP Penonaktifan Kapolres Nunukan setelah beredar video pemukulan kepada anggota polisi yang diduga dilakukan Kapolres Nunukan

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Ratusan Rumah Warga di Mamuju Terendam Banjir

Menurut warga setempat, bencana banjir tersebut sudah menjadi langganan ketika musim hujan.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kemenag Gandeng Pesantren Sosialisasikan Ketahanan Keluarga Berbasis Agama dan Budaya

Seminar itu mengusung tema Membangun Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai-Nilai Agama dan Budaya Sebagai Tindakan Pencegahan Perceraian dan Perkawinan Anak.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Wakil Ketua MPR Sebut Mahasiswa Harus Dibekali Jiwa Kewirausahaan

Universitas Esa Unggul bekerja sama dengan Academy of Entrepreneurs Australia telah menyelenggarakan Idea to Business International Competition 2021.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Tahap Wawancara Anugerah Tangguh Adhiwirasana Akan Diikuti 30 Nominasi

Hanya akan ada 30 nominasi dari provinsi dan kabupaten/kota yang akan lanjut ke tahapan penjurian sesi wawancara di Anugerah Tangguh Adhiwirasana.

NASIONAL | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Dow dan S&P 500 Menguat Tembus Rekor Jelang Pendapatan Big Tech

Dow dan S&P 500 Menguat Tembus Rekor Jelang Pendapatan Big Tech

EKONOMI | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings