Pengamat: Ada 4 Hal dalam Penanganan KKB di Papua
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengamat: Ada 4 Hal dalam Penanganan KKB di Papua

Kamis, 23 September 2021 | 21:40 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Pengamat Intelijen dari UI Ridlwan Habib mengatakan, ada 4 hal yang perlu disoroti dalam penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

“Yang pertama, tentang permasalahan gelar pasukan kita. Mekanisme pergerakan pasukan TNI di Papua itu terkendala dengan beberapa peraturan,” kata Ridlwan Habib dalam diskusi bertajuk "Jalan Terjal Pemberantasan KKB di Papua", di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, dalam menggerakkan aparat TNI harus ada payung hukumnya. Saat ini, peraturan presiden yang mengatur TNI untuk mengatasi terorisme belum ditandatangani Presiden Jokowi. Sehingga mekanisme pergerakan pasukan TNI tidak bisa leluasa dalam memberantas KKB Papua.

“Nanti kalau salah salah bertindak , komisi I bisa manggil, bisa memanggil panglima TNI bahkan bisa manggil presiden karena pergerakan pasukan militer. Itu adalah keputusan politik pemerintah, keputusan politik presiden, inilah yang saya kira untuk menghadapi kelompok-kelompok (teroris),” ujar Ridlwan Habib.

Ridlwan mengungkapkan, kelompok teroris atau KKB ini sebenarnya memiliki jumlah yang kecil, diperkirakan antara 100 hingga 150 orang saja. Tetapi mereka punya kemampuan bertahan hidup di vegetasi yang sangat dalam dan vegetasi lebat atau hutan-hutan di Papua.

“Karena mereka sejak kecil di situ, kalau kemudian dihadapi oleh pasukan yang didatangkan dari Jember, dari Malang, Bandung, ya tentu akan ada adaptasi dengan suhu dan sebagainya,” jelas Ridlwan Habib.

Hal kedua, Ridlwan menyoroti adanya operasi opini media, terutama operasi media sosial yang sangat massif dilakukan teroris KKB.

“Selama 3 hari terakhir ini, ada broadcast Whatsapp dari orang yang mengaku juru bicara TPN/OPM Sebby Sambom yang mengatakan pokoknya siapapun orang Indonesia yang masih ada di Papua, mau tukang ojek, mau guru, mau perawat, kalau kita sudah ingatkan kalau nggak keluar kita akan habisi, kurang lebih seperti itu,” ungkap Ridlwan Habib.

Menariknya, pesan tersebut viral terlebih dahulu di Jakarta, terutama di kalangan aktivis, wartawan, bahkan politisi. Sementara, di kalangan warga Papua, justru terlambat menerima pesan tersebut.

“Jadi ini berarti ada operasi media sosial yang sangat masif,” tutur Ridlwan Habib.

Hal ketiga, belum ada tindakan tegas dari pemerintah untuk memidanakan oknum atau pihak yang menyebarkan, permufakatan jahat dan mempropagandakan teroris. Bahkan oknum atau pihak tersebut masih bisa memainkan media sosial, menggalang opini tanpa adanya tindakan hukum.

“Permasalahannya, kenapa itu tidak ditangkap. Padahal dengan label dia sebagai teroris, maka Pasal 13a, Undang-Undang 5/2018, bisa digunakan, jadi siapapun yang turut serta menyebarkan, permufakatan jahat, mempropagandakan organisasi teroris itu dapat dipidana, kenapa aparat keamanan tidak berani menggunakan itu,” jelas Ridlwan Habib.

Hal keempat, Ridlwan menyoroti tentang penggalangan tokoh lokal yang cukup tertinggal. Hingga muncul pemberitaan ada oknum pejabat pemda di sebuah kabupaten yang memberikan dukungan kepada KKB. Bahkan ada oknum-oknum tokoh agama yang ditangkap karena terbukti menyembunyikan para anggota KKB.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kunjungi Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Nadiem Ucapkan Selamat Hari Santri

Nadiem Anwar Makarim bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur pada hari ini, Jumat (22/10/2021)

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Soal 12 Tuntutan Mahasiswa ke Jokowi, Jubir: Jawaban Sedang Diolah

Jubir Presiden Fadjroel Rachman mengatakan pihak Istana Kepresidenan sedang mengolah jawaban dari 12 tuntutan mahasiswa yang diberikan kepada KSP, Moedoko.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

BNN Wakili Asia Pasifik Jadi Panelis di Pertemuan Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) mewakili kawasan Asia Pasifik menjadi panelis dalam pertemuan internasional yang digelar Commission on Narcotic Drugs (CND).

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Belajar Pendidikan Karakter, Nadiem Berkunjung ke Pesantren NU di Jawa Timur

Nadiem mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Pondok Pesantren Lirboyo, dan Pondok Pesantren Al Falah di Kediri

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Menteri LHK: Indonesia Berhasil Cegah Bebas Asap Karhutla 2 Tahun Berturut-turut

Selama dua tahun berturut-turut Indonesia berhasil mencegah bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Umrah untuk RI Dibuka Lagi, DPR Minta Pemerintah Jamin Prokes Calon Jemaah

Komisi VIII DPR RI menyambut baik rencana Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang siap membuka pintu bagi jemaah Indonesia yang hendak menjalani ibadah umrah.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Museum Sumpah Pemuda Gelar Pameran Tokoh Pers Indonesia

Museum Sumpah Pemuda menggelar pameran tentang Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda dengan tema “Lawan!” di M Bloc Space, Jakarta Selatan.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

BMKG Ungkap Gempa Bali yang Timbulkan Kerusakan Parah

Gempa yang mengguncang Bali tergolong bukanlah gempa yang besar namun menimbulkan kerusakan yang cukup banyak.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

PON Papua Lancar, Kapolri Apresiasi Kinerja Personel TNI-Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kinerja para personel TNI dan Polri yang telah mengamankan PON XX Papua yang berjalan sukses.

NASIONAL | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Investasikan US$ 5 Juta, Indo Sultan Tingkatkan Produksi Bahan Baku Sabun

Investasikan US$ 5 Juta, Indo Sultan Tingkatkan Produksi Bahan Baku Sabun

EKONOMI | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings