Terima 19.752 Pengaduan Terkait P3K, Ini Rekomendasi PGRI untuk Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terima 19.752 Pengaduan Terkait P3K, Ini Rekomendasi PGRI untuk Pemerintah

Jumat, 24 September 2021 | 12:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi mengatakan, pihaknya menerima 19.752 aduan berisikan keluhan, tanggapan, kekecewaan, dan masukan dari para guru honorer dari berbagai daerah tentang pelaksanaan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru

Unifah mengatakan, sehubungan dengan hal tersebut, PGRI menyampaikan sikap terhadap pelaksanaan seleksi P3K. Dalam hal ini, PGRI mendorong pemerintah meninjau ulang kebijakan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) P3K tahun 2021 yang tidak mempertimbangkan rasa keadilan, penghargaan terhadap pengabdian, dan dedikasi guru honorer yang selama ini melaksanakan tugas-tugas pembelajaran dan pelayanan pendidikan dalam situasi darurat kekurangan guru.

“Ketersediaan guru merupakan syarat utama agar peserta didik mendapatkan haknya dalam memperoleh layanan pendidikan,” kata Unifah dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Jumat (9/24/2021).

Untuk itu, PGRI berharap pemerintah melakukan revisi terhadap peraturan rekrutmen P3K sebagai solusi untuk mengatasi darurat kekurangan guru. Selain itu, manajemen pelaksanaan seleksi ASN P3K perlu diperbaiki agar di masa mendatang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, seleksi P3K guru honorer usia 35 tahun ke atas, dilakukan melalui proses antarsesama mereka dengan mempertimbangkan masa pengabdian, dedikasi, dan kinerja.

Sementara, rekrutmen bagi guru honorer yang berada di daerah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal) dilakukan proses seleksi antarsesama guru honorer di daerah tersebut dengan mempertimbangkan masa pengabdian dan dedikasi mereka.

Untuk itu, Unifah mendorong pemerintah meninjau ulang tingkat kesukaran soal kompetensi teknis yang terlalu menekankan pada aspek kognitif dengan memberikan afirmasi yang berkeadilan nilai akumulatif berupa; linearitas, masa kerja, portofolio, prestasi, nilai seleksi kompetensi manajerial, sosio kultural, dan wawancara.

“Memperhatikan begitu banyaknya para guru honorer yang tidak mencapai passing grade kompetensi teknis, maka pemerintah harus meninjau kembali kesahihan perangkat tes,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengabdian guru honorer yang begitu panjang jangan hanya dihapuskan begitu saja dengan hasil tes kompetensi teknis yang lebih menilai aspek kognitif semata.

“Bagi mereka yang dinyatakan tidak memenuhi ambang batas seleksi tetap diberikan kesempatan mengikuti seleksi di masa mendatang setelah melalui proses pembinaan,” ucapnya.

Unifah juga mengusulkan rekrutmen guru ASN di masa mendatang dilakukan melalui jalur CPNS dan P3K. Pasalnya, dunia pendidikan Indonesia dalam keadaan gawat darurat kekurangan guru.

“Kebijakan moratorium guru PNS telah berlangsung puluhan tahun, dan selama itu pula pelaksanaan pendidikan di sekolah-sekolah diisi dengan pengabdian para guru honorer,” ucapnya.

Untuk itu, Unifah menyebutkan, penyelesaian pemenuhan kebutuhan guru di satuan pendidikan merupakan prioritas, terutama mengangkat tenaga honorer untuk menjadi ASN sebagai bentuk kehadiran negara terkait perlindungan, penghargaan, dan kesejahteraan para guru.

“Penerimaan ASN melalui jalur P3K khusus guru adalah untuk mengakomodir penyelesaian masalah guru honorer kategori dua di atas usia 35 tahun dengan pengabdian yang cukup lama dan hingga kini belum terselesaikan prosesnya,” tutup Unifah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Megawati Soekarnoputri Ingin Polisi Dicintai Rakyat

Megawati Soekarnoputri menginginkan agar polisi tetap dicintai rakyat. Seluruh anggota Polri diminta mengingat fungsi dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Kapolri: Jangan Antikritik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak bersikap antikritik atas masukan dari masyarakat terhadap institusi Polri

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Ahmad Sahroni Apresiasi Langkah Kadiv Propam Temui Komnas HAM

Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menemui Komnas HAM.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Terbatas Waktu, KPK Umumkan Penetapan Tersangka Tanpa Kehadiran Bupati Kuansing

Penetapan tersangka ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif Andi Putra dan sejumlah pihak lain yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Riau

NASIONAL | 19 Oktober 2021

KH Said Aqil Siroj Siap Kembali Mencalonkan Diri sebagai Ketua Umum PBNU

“Kalau diminta oleh para kiai, saya siap (mencalonkan diri),” kata KH Said Aqil Sirajd.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Jubir OJK: Waspadai Modus Pinjol Ilegal Lewat SMS dan WhatsApp

Jubir OJK Sekar Putih Djarot mengingatkan masyarakat untuk waspada dan segera mengnali ciri-ciri pinjol.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Ketegasan Kapolri Benahi Jajaran Dapatkan Apresiasi

ICPW memberikan apresiasi terhadap Kapolri yang dengan cepat melakukan pembenahan terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap Izin HGU Sawit

Penetapan tersangka terhadap Andi Putra dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa intensif Andi Putra dan sejumlah pihak lainnya yang ditangkap.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Senang Bisa PTM, Pelajar Apresiasi Program Vaksinasi

Para pelajar di Kalimantan Utara menyatakan rasa gembiranya karena sudah bisa menikmati kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Bahas Skema Umrah, Ini Kesepakatan antara Kemenag dan Asosiasi PPIU

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) membahas tentang skema penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi

NASIONAL | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings