Logo BeritaSatu

Terima 19.752 Pengaduan Terkait P3K, Ini Rekomendasi PGRI untuk Pemerintah

Jumat, 24 September 2021 | 12:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi mengatakan, pihaknya menerima 19.752 aduan berisikan keluhan, tanggapan, kekecewaan, dan masukan dari para guru honorer dari berbagai daerah tentang pelaksanaan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru

Unifah mengatakan, sehubungan dengan hal tersebut, PGRI menyampaikan sikap terhadap pelaksanaan seleksi P3K. Dalam hal ini, PGRI mendorong pemerintah meninjau ulang kebijakan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) P3K tahun 2021 yang tidak mempertimbangkan rasa keadilan, penghargaan terhadap pengabdian, dan dedikasi guru honorer yang selama ini melaksanakan tugas-tugas pembelajaran dan pelayanan pendidikan dalam situasi darurat kekurangan guru.

“Ketersediaan guru merupakan syarat utama agar peserta didik mendapatkan haknya dalam memperoleh layanan pendidikan,” kata Unifah dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Jumat (9/24/2021).

Untuk itu, PGRI berharap pemerintah melakukan revisi terhadap peraturan rekrutmen P3K sebagai solusi untuk mengatasi darurat kekurangan guru. Selain itu, manajemen pelaksanaan seleksi ASN P3K perlu diperbaiki agar di masa mendatang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, seleksi P3K guru honorer usia 35 tahun ke atas, dilakukan melalui proses antarsesama mereka dengan mempertimbangkan masa pengabdian, dedikasi, dan kinerja.

Sementara, rekrutmen bagi guru honorer yang berada di daerah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal) dilakukan proses seleksi antarsesama guru honorer di daerah tersebut dengan mempertimbangkan masa pengabdian dan dedikasi mereka.

Untuk itu, Unifah mendorong pemerintah meninjau ulang tingkat kesukaran soal kompetensi teknis yang terlalu menekankan pada aspek kognitif dengan memberikan afirmasi yang berkeadilan nilai akumulatif berupa; linearitas, masa kerja, portofolio, prestasi, nilai seleksi kompetensi manajerial, sosio kultural, dan wawancara.

“Memperhatikan begitu banyaknya para guru honorer yang tidak mencapai passing grade kompetensi teknis, maka pemerintah harus meninjau kembali kesahihan perangkat tes,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengabdian guru honorer yang begitu panjang jangan hanya dihapuskan begitu saja dengan hasil tes kompetensi teknis yang lebih menilai aspek kognitif semata.

“Bagi mereka yang dinyatakan tidak memenuhi ambang batas seleksi tetap diberikan kesempatan mengikuti seleksi di masa mendatang setelah melalui proses pembinaan,” ucapnya.

Unifah juga mengusulkan rekrutmen guru ASN di masa mendatang dilakukan melalui jalur CPNS dan P3K. Pasalnya, dunia pendidikan Indonesia dalam keadaan gawat darurat kekurangan guru.

“Kebijakan moratorium guru PNS telah berlangsung puluhan tahun, dan selama itu pula pelaksanaan pendidikan di sekolah-sekolah diisi dengan pengabdian para guru honorer,” ucapnya.

Untuk itu, Unifah menyebutkan, penyelesaian pemenuhan kebutuhan guru di satuan pendidikan merupakan prioritas, terutama mengangkat tenaga honorer untuk menjadi ASN sebagai bentuk kehadiran negara terkait perlindungan, penghargaan, dan kesejahteraan para guru.

“Penerimaan ASN melalui jalur P3K khusus guru adalah untuk mengakomodir penyelesaian masalah guru honorer kategori dua di atas usia 35 tahun dengan pengabdian yang cukup lama dan hingga kini belum terselesaikan prosesnya,” tutup Unifah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Anggota DPRD Depok, Golkar: Pemeriksaan Internal Tetap Berjalan

DPD Golkar Depok memastikan proses pemeriksaan internal terhadap kadernya, Tajudin Tabri masih berlanjut terkait kasus dugaan penganiayaan sopir truk

NEWS | 27 September 2022

Menyandang Gelar Kesultanan Buton, Jokowi: Saya Sangat Menghargai

Presiden Jokowi dianugerahi gelar Kesultanan Buton dengan nama La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bawaangi yi Nusantara.

NEWS | 27 September 2022

Persiapan Jemput Paksa Lukas Enembe, 3 SSK Brimob Diterjunkan ke Papua

Polda Papua memperkuat pasukan dengan mendatangkan 3 SSK Brimob terkait rencana jemput paksa Gubernur Lukas Enembe.

NEWS | 27 September 2022

Kasus Suap RAPBD Jambi, KPK Periksa Zumi Zola

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap eks Gubernur Jambi Zumi Zola.

NEWS | 27 September 2022

Ribuan Mahasiswa, Buruh, dan Petani Unjuk Rasa di DPR

Ribuan mahasiswa, buruh, hingga petani akan bergabung dan menggelar unjuk rasa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/9/2022)

NEWS | 27 September 2022

Mahfud Ungkap Jokowi Kecewa Upaya Pemberantasan Korupsi Sering Gembos di MA

Mahfud MD mengungkapkan, Presiden Jokowi kecewa upaya pemberantasan korupsi kerap kali gembos di MA atau lembaga yudikatif. 

NEWS | 27 September 2022

Kasus Lukas Enembe, KPK Panggil Mahasiswa dan Bos Perusahaan Kargo

Kasus Lukas Enembe, KPK mengagendakan pemeriksaan dua saksi yakni seorang mahasiswa dan bos perusahaan kargo terkait kasus Gubernur Papua tersebut.

NEWS | 27 September 2022

Jika Gunakan Senjata Nuklir, Rusia Ditinggalkan Iran dan Tiongkok

Rusia akan ditinggalkan Iran dan Tiongkok jika Presiden Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir.

NEWS | 27 September 2022

4.400 Personel Amankan Aksi Demo di Depan Gedung DPR/MPR

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI, Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak yang bakal menggelar aksi demo di depan Gedung DPR/MPR.

NEWS | 27 September 2022

Seleksi Guru ASN P3K Dibuka, Pemda Diminta Optimalkan Usulan Formasi

Kemendikbudristek mendorong pemda mengajukan formasi guru ASN P3K secara optimal dalam seleksi guru ASN P3K 2022. 

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan <em>Bikin </em>Malu

6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan Bikin Malu

NEWS | 53 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings