BMKG Bantu Wujudkan Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BMKG Bantu Wujudkan Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia

Jumat, 24 September 2021 | 18:07 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk mendukung dan membantu usaha pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Dwikorita mengatakan, bentuk dukungan yang diberikan meliputi berbagai inovasi-inovasi dalam pelayanan informasi cuaca dan iklim maritim guna menyokong pembangunan sektor maritim meliputi pelayaran transportasi laut, minyak dan gas, perikanan, pembangunan infrastruktur laut dan lain sebagainya.

“Kami terus berinovasi agar dapat menyajikan data dan informasi cuaca dan iklim maritim. Yang tidak sekedar cepat, namun tepat dan juga akurat,” ungkap Dwikorita Karnawati melalui keterangan tertulis kepada Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Menurut Dwikorita, inovasi di sektor maritim menjadi sesuatu yang sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan, dimana 75% wilayah Indonesia adalah lautan. Seluruh potensi sumber daya kelautan Indonesia tersebut perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

Dwikorita menerangkan, berbagai lompatan inovasi yang dilakukan BMKG, diantaranya modernisasi peralatan observasi laut seperti Marine Automatic Weather Station (MAWS), HF Radar (Radar Maritim), Vessel Automatic Weather Station (VAWS), Drifter Buoy dan Profiling Float, serta peningkatan kapasitas operasional pemodelan cuaca laut berbasis numerik melalui Coupled Atmospheric - Wave and Ocean (CAWO) dengan resolusi spasial dan temporal yang sangat tinggi.

Di sektor transportasi laut, kata Dwikorita, BMKG telah meluncurkan inovasi yang dikenal dengan Indonesian Weather Information For Shipping (INA-WIS) yang dapat diakses di www.maritim.bmkg.go.id/inawis. Sistem ini merupakan terobosan dan pengembangan dari sebuah informasi analisis dan prakiraan cuaca konvensional menjadi sistem prediksi cuaca berbasis dampak (impact based forecasting) dan peringatan dini berbasis resiko (risk based early warning).

Sistem informasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor, agar informasi dapat lebih bermanfaat, mendukung keselamatan dan efisiensi operasional di lapangan serta mengurangi intensitas dari dampak yang akan timbulkan. Melalui sistem ini, dapat diketahui informasi cuaca maritim selama 10 hari ke depan, informasi pelayaran port to port, dan juga menyediakan informasi daerah tangkapan ikan. Semua jenis kapal yang termonitor juga akan terpantau score risk-nya terhadap spesifikasi kapal yang dapat menyatakan persentase tingkat risikonya terhadap kondisi cuaca di lautan.

Inovasi lainnya yaitu System of Indonesia Aviation (SIAM), INA-DRIFT, dan INA-OPSMAR. SIAM sendiri adalah layanan metereologi penerbangan yang terintegrasi dengan pengelolaan big data yang memnyediakan informasi cuaca penerbangan, mulai dari satelit cuaca, radar cuaca, informasi turbulensi, SIGMET, significant Weather (SigWx), kondisi cuaca bandara, hingga prakiraan cuaca bandara (TAF). SIAM dapat diakses melalui www.rami.bmkg.go.id/siam.

Sedangkan INA-DRIFT adalah sistem informasi trajektori laut yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang operasi kegiatan penanggulangan bencana lingkungan, seperti marine debris, tumpahan minyak, dan aktivitas Search and Rescue (SAR) yang lebih akurat. Adapun INA-OPSMAR adalah Sistem Monitoring Operasional Meteorologi Maritim yang terintegrasi dengan sistem jaringan Automatic Weather System (AWS) yang tersebar di seluruh Indonesia. INA-OPSMAR dapat diakses di www.maritim.bmkg.go.id/operasional.

Tidak ketinggalan, inovasi Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak atau "BMKG Signature" (BMKG - System for Multi Generations Weather Model Analysis and Impact Forecast) yang didesain tidak hanya menyediakan informasi cuaca secara umum, tetapi juga potensi dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca. BMKG Signature dapat diakses di www.signature.bmkg.go.id/weather.

Sementara itu, Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan selain inovasi dalam pengembangan produk layanan, BMKG juga bekerjasama dengan K/L terkait dalam peningkatan kapasitas pemahaman (ocean literacy) kepada masyarakat / stakeholder dalam memahami informasi dari BMKG.

Diantaranya, dengan menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang bertujuan memberikan pemahaman terkait pemanfaatan informasi cuaca dan iklim secara efektif dalam mendukung kegiatan perikanan. BMKG juga menggelar Sekolah Lapang Cuaca Perairan (SLCP) yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan pemahaman operator transportasi laut serta penyeberangan terhadap informasi cuaca dan iklim dari BMKG.

Adapun guna meningkatkan observasi cuaca kelautan khususnya di Samudera Hindia , sejak tahun 2015 BMKG bekerjasama dengan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) USA melaksanakan kegiatan pemeliharaan ATLAS - buoy RAMA serta melakukan pengamatan data-data meteorologi maritim, atmosfer, oseanografi, dan juga pengamatan marine-geophysics.

Selain itu, BMKG juga aktif bekerjasama dengan institusi di tingkat internasional melalui kegiatan Years of the Maritime Continent (YMC) merupakan kerangka kolaborasi riset internasional yang menekankan pada observasi lapangan dan pemodelan cuaca untuk mendalami lebih jauh peran Bumi Maritim Indonesia (BMI) dalam dinamika cuaca dan iklim global.

“Kami berharap, apa yang dilakukan BMKG ini dapat turut mendongkrak pengembangan ekonomi maritim Indonesia. Mewujudkan maritim kuat, Indonesia hebat,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Waspada, 26 Wilayah Ini Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Cuaca esktrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau badai petir, guntur dan peningkatan angin kencang patut diwaspadai.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Calon Mahasiswa dari Indonesia Makin Tertarik Kuliah di Tiongkok

Calon mahasiswa dari Indonesia sebaiknya mempersiapkan diri dengan kemampuan bahasa mandarin yang baik, sehingga dapat mengikuti perkuliahan dengan maksimal.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Anggota Komisi IX FPKB Tolak Aturan Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKB, Nur Nadlifah menolak aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Yogyakarta Selesaikan Permasalahan Daerah Lewat Inovasi Teknologi

Jogja Smart Province (JSP) merupakan program pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mempercepat penyelesaian permasalahan di kabupaten/kota.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Wakil Ketua Umum KNPI Dukung Terwujudnya Islah

Dengan islah dan menjadi satu KNPI, kata Devanda, maka segenap kekuatan unsur pemuda dapat didayagunakan maksimal untuk membangun negara ini.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Mahfud MD: 86% Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Menko Polhukam Mahfud MD menyebut, perguruan tinggi menjadi terdakwa dalam persoalan korupsi. Dikatakan, 86% koruptor di Indonesia lulusan perguruan tinggi

NASIONAL | 20 Oktober 2021

100 Tokoh Agama di Rembang Ikuti Pemberdayaan Ekonomi Umat

Sebanyak 100 tokoh agama di Rembang mengikuti pemberdayaan ekonomi umat yang diselenggarakan Kementerian Agama.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Ditahan KPK, Bupati Kuansing Irit Bicara

Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra irit bicara saat akan ditahan KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan izin perkebunan sawit.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Pengurus dan Kader Jaringan Bela Negara Tandatangani Fakta Integritas

Puluhan calon pengurus dan kader Jaringan Bela Negara (JBN) menandatangani fakta integritas, Rabu (20/10/2021) malam.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Bantu Korban Gempa Bali Timur, Wayan Sudirta Gelontorkan 5,7 Ton Beras

Wakil Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Sudirta membagikan secara langsung sejumlah bantuan untuk para korban gempa bumi di Karangasem dan Bangli, Bali.

NASIONAL | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
IHSG Datar di Akhir Sesi Pertama

IHSG Datar di Akhir Sesi Pertama

EKONOMI | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings