Atasi Terorisme, Kadensus 88 Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Atasi Terorisme, Kadensus 88 Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis

Minggu, 26 September 2021 | 18:55 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Bukan hanya tindakan tegas yang diambil dalam menyikapi aksi terduga pelaku terorisme. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kini juga melakukan upaya lainnya guna mengatasi persoalan tersebut.

Salah satunya mengentaskan perkara terorisme dengan cara yang lebih humanis. Menurut Kepala Densus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol Martinus Hukom, pendekatan selain dengan cara represif ini, merupakan amanat undang-undang (UU).

"UU kita yang direvisi, UU No 5 Tahun 2018 yang merupakan revisi dari UU Nomor 15 Tahun 2003, mengamanatkan kepada kita, selain penegakan hukum ada juga program pencegahan di situ ada deradikalisasi. Jadi hukum kita sudah mengamanatkan itu (penyelesaian masalah terorisme dengan pendekatan humanis)," ujar Martinus dalam diskusi yang ditayangkan kanal YouTube Sofyan Tsauri channel yang dikutip, Minggu (26/9/2021).

Selain itu, kata dia, pendekatan yang lebih humanis dilakukan Densus juga lantaran kejahatan terorisme berbeda dengan jenis kejahatan lainnya.

"Kejahatan konvesional seperti perampokan, pembunuhan, pemukulan atau kejahatan apa pun, motifnya bisa karena dendam, bisa karena kepentingan individu, kebutuhan. Tapi kalau saya lihat terorisme ini kejahatan yang berawal dari pemikiran," tutur Martinus.

Martinus pun mengutip pernyataan aktivis perempuan dan pejuang HAM dari Pakistan yang sempat ditembak Taliban, Malala Yousafzai, bahwa terorisme tidak bisa dihilangkan dengan jalan kekerasan. Sebab hal itu merupakan pemikiran atau ideologi.

"Saya mengutip dari salah satu penggiat perempuan di Afghanistan (Pakistan), Malala. Dia umur 17 tahun, dia telah menyuarakan hak-hak dia sebagai anak dan perempuan untuk bersekolah. Kemudian lalu dia mendapat ancaman kekerasan terhadap dirinya. Dia mengatakan, kalau kita membunuh teroris kita bunuh dengan senjata. Tapi kalau kita membunuh terorisme kita harus bunuh dengan intelektual," papar Martinus.

Bagi Martinus, dalam membereskan persoalan terorisme, menembak mati teroris bukanlah fokus utama. Namun, ideologi kekerasan dari terorisme-lah yang terpenting dan harus 'dihabisi'.

"Jadi bagi saya lebih penting kita menghilangkan paham itu (terorisme). Nah untuk menghilang paham itu, satu-satunya dengan cara mencerdaskan," jelasnya.

"Kemudian kita melakukan pendekatan-pendekatan, kita mem-profiling, sebenarnya apa sih yang terjadi dengan teman-teman kita ini, saudara-saudara kita ini? Apakah dari aspek psikologi kah? Aspek sosial kah? Atau ideologinya? Atau juga prosperity atau kesejahteraannya," imbuh Martinus.

Pendekatan psikologi tersebut dinilai penting dalam penyelesaian masalah terorisme. Sebab, dengan begitu bisa diketahui secara pasti penyebab dari serangan teror dilakukan, dan pada akhirnya pencegahan bisa dilakukan. Cara-cara ini yang kini juga ditempuh Densus 88.

"Ada staircase model. Ada lima tangga orang menuju kekerasan. Yang jelas intinya ketidakpuasan, kemudian didekati oleh kelompok-kelompok yang mempunyai ideologi kekerasan, lalu dia direkrut, kemudian dia mempersiapkan kekerasan, akhirnya muncul lah dalam bentuk kekerasan. Aspek psikologis ini harus kita tahu persis," jelas Martinus.

"Oleh karena itu tindakan kekerasan tidak akan menjawab. Jadi penegakan hukum dengan kekerasan atau dengan tindakan tegas, tidak akan menjawab problematika daripada akar terorisme ini. Jadi kita harus lakukan pendekatan-pendekatan yang lebih humanis, berkomunikasi dengan mereka. Sehingga kita bisa tahu apa sih akar yang menjadi permasalahan dirinya masing-masing, secara personal atau secara kelompok, ataupun lain-lain," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Indonesia Harapkan Kontribusi ASEAN Atasi Tantangan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Perlu upaya adaptasi pola pikir dan aksi nyata dengan menerapkan reimagine, recreate, dan restore dalam pengelolaan lingkungan.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Jembrana Targetkan Jadi Sentra Produksi Udang Vaname di Indonesia

Kami akan menjadikan Jembrana sebagai salah satu sentra produksi udang vaname di Indonesia, hal ini juga sesuai arahan Gubernur Bali.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Mendagri Terima Penghargaan Alumni Terhormat dari NTU Singapura

Mendagri, Tito Karnavian menerima penghargaan alumni terhormat dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Resmi Dibuka, Ipeka Balikpapan Usung Pembelajaran Berbasis Teknologi

Peresmian gedung SMP dan SMA Kristen Ipeka Balikpapan bertujuan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan di jenjang menengah.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Pintu Internasional Dibuka, Kapolri Ingatkan Kedisiplinan Pengamanan

Kapolri menekankan agar personel TNI-Polri harus disiplin, solid dan menjaga integritas terkait pembukaan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Selain Praperadilan, KPU Tanjab Timur Laporkan Kajari Tanjab Timur ke Komisi Kejaksaan

Pihak KPU Tanjab Timur laporkan tim Kejati Tanjab Timur ke Komisi Kejaksaan terkait penggeledahan di kantor itu pekan lalu.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ribuan Netizen Dukung #IndonesiaRoadTo5G

Netizen mendukung penuh langkah pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mempercepat penggunaan jaringan 5G di Indonesia.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Sandiaga Uno Minta Santri di Aceh Saling Bantu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga Uno meminta para santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Aceh untuk saling membantu guna membangkitkan ekonomi.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Hingga Sabtu Petang, Jalur Puncak-Cianjur Terpantau Sepi

Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, hingga Sabtu (23/10/2021) petang terpantau masih sepi dari kendaraan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

PDIP Peringati Hari Santri 2021, Nasionalis dan Islam Bersatu Padu

PDIP turut memperingati Hari Santri Nasional 2021. Peringatan ini merupakan perpaduan antara nasionalisme dan Islam.

NASIONAL | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Airlangga Apresiasi Kerja Kader Buat Baliho Capres Golkar 2024

Airlangga Apresiasi Kerja Kader Buat Baliho Capres Golkar 2024

POLITIK | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings