Kemendikbudristek Minta Mahasiswa Belajar di Luar Negeri Jadi Duta Bangsa
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemendikbudristek Minta Mahasiswa Belajar di Luar Negeri Jadi Duta Bangsa

Rabu, 29 September 2021 | 08:15 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Nizam mengatakan, mahasiswa Indonesia yang menempuh kuliah di luar negeri selain menjadi pelajar, juga dapat menjadi duta bangsa yang memberikan kontribusi bagi negara.

“Teman-teman dapat menceritakan potensi, keunikan, keberagaman budaya, keindahan pariwisata, dan kekayaan cita rasa makanan di Indonesia sehingga dapat menarik minat masyarakat Inggris untuk datang tidak hanya ke Singapura atau ke Malaysia, melainkan juga ke Indonesia,” kata Nizam saat webinar internasional dengan topik "Sukses dalam Penyetaraan Ijazah Luar Negeri”.

Dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Rabu (29/9/2021), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) United Kingdom (UK) dan Nottingham menyosialisasikan layanan ini kepada mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di luar negeri.

Selanjutnya, Nizam mengatakan, belajar di luar negeri merupakan salah satu kesempatan berharga yang harus dimaksimalkan, terutama bagi mahasiswa yang mendapat beasiswa baik melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) maupun skema beasiswa dari instansi lainnya. Pasalnya, sumber pendanaan tersebut berasal dari uang rakyat yang tidak boleh disia-siakan.

Oleh karena itu, Nizam berpesan agar para mahasiswa dapat bekerja keras dan berprestasi agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

Dikatakannya, cara untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai cara, diantaranya mahasiswa dapat kembali ke Tanah Air tidak hanya membawa ijazah, melainkan juga pengalaman yang dapat dibagikan atau diceritakan kepada rekan, pihak sekolah bahkan perguruan tinggi di Indonesia terutama mengenai perkembangan teknologi dan keadaan terkini di Britania Raya.

Hal tersebut diharapkan dapat memperluas relasi antar perguruan tinggi Indonesia dengan perguruan tinggi Britania Raya baik melalui penelitian antardosen maupun bentuk kolaborasi lainnya.

Pada kesempatan ini, Nizam juga memberikan informasi mengenai berbagai transformasi yang sedang berjalan di Indonesia khususnya di dunia pendidikan melalui program Kampus Merdeka.

Adapun program ini dianggap lebih dulu dijalankan dibandingkan di negara-negara lain yang baru diterapkan di beberapa perguruan tinggi papan atas saja, seperti Harvard dan Stanford.

“Dalam program ini mahasiswa diberikan waktu sampai 3 semester untuk memiliki pengetahuan dan pengalaman di luar bidangnya dengan learning output yang lebih kompetitif dan adaptif terhadap revolusi industri 4.0,” ucapnya.

Nizam menyebutkan saat ini terdapat sekitar 80.000 mahasiswa yang sedang mengikuti berbagai program Kampus Merdeka yang diselenggarakan secara nasional dan sekitar ratusan ribu mahasiswa yang sedang mengikuti program magang Kampus Merdeka yang juga diselenggarakan oleh masing-masing perguruan tinggi.

Program Magang Merdeka tersebut tidak hanya berkolaborasi dengan sesama perguruan tinggi tetapi juga dengan berbagai perusahan dan organisasi internasional, seperti Huawei dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat melakukan pembelajaran intensif demi penguatan kompetensi baik hard skill maupun soft skills.

"Termasuk juga pertukaran mahasiswa internasional di semester ini sudah terhitung sebanyak 1.000 mahasiswa berhasil melakukan pertukaran di 71 perguruan tinggi di seluruh dunia, terutama di Eropa, US, Jepang, Australia, dan lain sebagainya,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Moratorium Izin Pinjol Dapat Dukungan Netizen

Langkah pemerintah ini mendapatkan dukungan penuh dari netizen atau warganet.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Santunan dan Khitanan Massal Gratis

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang, Banten, menggelar santunan dan khitanan massal gratis terkait Hari Santri Nasional 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pengamat: Guru Sekolah Swasta Jadi ASN Timbulkan Masalah Baru

Komnas Pendidikan meenyatakan, jika pemerintah butuh guru di sekolah negeri, sebaiknya melalui seleksi ketat untuk menghasilkan guru yang berkualitas

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Guru Jadi ASN P3K, Komnas Pendidikan: Sekolah Swasta Kelimpungan

Adanya skema seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) guru membuat sekolah swasta kelimpungan kekurangan guru yang andal dan profesional

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Mahfud MD: Kesuksesan PON Bukti Rakyat Papua Dukung NKRI

Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan kesuksesan PON XX Papua 2021 membuktikan rakyat dan pemda Papua mendukung NKRI.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

P2G Soroti Nasib Guru Honorer Lulus Seleksi P3K Tahap I, tetapi Tak Ada Formasi

Para guru honorer yang telah lulus seleksi P3K tahap I, namun tidak ada formasi dan tidak dapat formasi karena tidak berasal dari sekolah induk

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pemerintah Diminta Buat Aturan Khusus Rekrutmen Guru Honorer dari Sekolah Swasta

Pemerintah diminta untuk membuat aturan khusus untuk dalam rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dari sekolah swasta

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Sekolah Negeri Butuh 1,1 Juta Guru Tahun Ini

Berdasarkan data Kemendikbudristek dan Kemenpan RB tahun 2021, kebutuhan guru ASN di sekolah negeri secara nasional sampai 2021 saja berjumlah 1.090.678

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Binus University Gelar PTM Sesuai Arahan Mendikbudristek

Siap memulai pembelajaran tatap muka sesuai arahan Mendikbudristek, Binus University bekerja sama dengan rumah sakit hingga meluncurkan aplikasi mobile khusus.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Anggota Komisi III DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Kinerja Kalapas Cipinang

Anggota Komisi III DPR Supriansa meminta Kemenkumham mengevaluasi kinerja Kalapas Cipinang atas dugaan peredaran narkoba yang tersebar melalui media sosial.

NASIONAL | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
Moratorium Izin Pinjol Dapat Dukungan Netizen

Moratorium Izin Pinjol Dapat Dukungan Netizen

NASIONAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings