Pemimpin Tak Boleh Absen dari Tanggung Jawab Pelayanan Publik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemimpin Tak Boleh Absen dari Tanggung Jawab Pelayanan Publik

Kamis, 30 September 2021 | 13:54 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.comKepala daerah sebagai pemimpin tertinggi di wilayah tidak boleh absen atau lalai dalam tugas, panggilan, dan tanggung jawab terkait pelayanan publik. Absensitas dalam pelayanan publik akan menjadi kontra produktif terhadap kedaulatan rakyat sebagai hakikat demokrasi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, RES Fobia kepada Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Dikatakan, tanggung jawab publik ini tidak terbatas hanya pada saat terjadi bencana saja, tetapi juga dalam menjalankan roda pemerintahan sehari-hari yang berkaitan dengan pelayanan kemasyarakatan. Langkah ini penting sebagai bagian dari amanat dan esensi demokrasi itu sendiri, di mana pemimpin dipilih untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat.

RES Fobia mengatakan, kesadaran akan hal tersebut patut terus diingatkan agar para kepala daerah tidak larut dalam kegiatan seremonial dan rutinitas kesehariannya. Tetapi juga tetap memperhatikan hal-hal krusial yang terkait dengan pelayanan masyarakat.

Dia mengakui, bahwa dalam beberapa tahun belakangan ini, sejumlah partai politik secara rutin terus memberikan pelatihan untuk membekali para kadernya yang duduk di eksekutif untuk bisa memberikan pelayanan publik yang optimal.

Hal itu, menurut RES Fobia, sangat baik. Sebab, melalui pelatihan, seseorang yang hendak melayani publik akan lebih terbekali dalam perspektif teoritik tentang urusan yang dihadapi. Pelatihan juga membawa pada pengenalan terhadap konstruksi reflektif dan progresif dari pengalaman nyata di lapangan. Namun, pelatihan saja tidak cukup, perlu ada tindak lanjut secara konkrit dalam bentuk kebijakan sebagai perwujudan dari hakikat demokrasi itu.

“Alasannya para pemimpin ini dipilih secara demokrasi. Karena itu, para kepala daerah itu harus mewujudnyatakan demokrasi itu dalam kebijakannya saat menjalankan tugasnya,” kata alumnus Fakultas Hukum UNS dan Graduate School of Policy Studies – Kwansei Gakuin University – Japan ini.

Artinya, kata RES Fobia, pelatihan hanya berguna bila dikerjakan secara nyata. Pelatihan bukan saja tidak cukup, tetapi juga hanya tampak simbolik, bila tak ada keseriusan penerapannya di lapangan. Dalam konteks ini, harus ada kesadaran diri dan sistem untuk bergerak dalam kesegeraan memulai dan terus bekerja serius.

Terkait dengan ancaman bencana yang sering terjadi di berbagai daerah, Mitra Kerja Indeks Demokrasi Indonesia tersebut mengatakan, para kepala daerah perlu belajar dari negara maju dalam menangani bencana.

Contohnya Jepang di mana para pemimpin di sana sudah memiliki manajemen organisasi pelayanan publik, khususnya kebencanaan yang sangat baik. Tentu saja, tuturnya, hal tersebut perlu didukung dengan kualitas sumber daya manusia yang memadai dan berkualitas.

Selain itu, hal lain yang juga sangat penting adalah keandalan sisitem pemandu dalam bekerja, bahkan dalam situasi kebencanaan sekalipun. Sehingga, dalam keadaaran darurat pun, pelayanan kepada publik ini dapat berjalan dengan baik.

Dengan demikian, tutur staf pengajar Fakultas Hukum UKSW Salatiga ini, jika terjadi bencana, korbannya bisa diminimalisasi, bahkan bisa zero victim atau tidak ada orang yang jadi korban. Hal ini sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab para pemimpin daerah terhadap tugas kemanusiaan dan pelayanan publik dengan menghormati dan memenuhi hak asasi manusia dan kebutuhan setiap warga negara Indonesia.

“Satu warga negara yang berpulang karena kealpaan atau kelalaian kepemimpinan, perlu dilihat sebagai tanda kesedihan yang mengganggu peradaban dan persaudaraan Indonesia," tandas RES Fobia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dampak Gempa Bumi Magnitudo 4,8, Tiga Warga Bali Meninggal Dunia

Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 terjadi 8 km barat laut Karangasem, Sabtu (16/10/2021), pukul 03.18 WIB dan menimbulkan tiga korban jiwa.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Resmikan Sentra Kreasi Atensi Paramita, Mensos Berpesan Tingkatkan Kreasi dan Inovasi

Menteri Sosial Tri Rismaharini resmi membuka Sentra Kreasi Asistensi rehabilitasi Sosial (Atensi) atau SKA Paramita Mataram.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

OTT di Musi Banyuasin, KPK Sita Barang Bukti Uang

KPK juga menyita barang bukti berupa sejumlah uang dalam operasi senyap tersebut.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Gempa M 4,8 Bali Akibat Sesar Lokal, Timbulkan Sejumlah Kerusakan

Gempa bermagnitudo 4,8 yang terjadi di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (16/10/2021) pukul 03.18 WIB disebabkan aktivitas sesar atau patahan aktif lokal.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Periksa Para Pihak yang Ditangkap dalam OTT di Musi Banyuasin

Satgas KPK saat ini sedang memeriksa para pihak yang ditangkap dalam OTT di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Gempa Magnitudo 4,8, Empat Orang Tertimbun di Bangli

Empat orang tertimbun material di daerah Trunyan, Kabupaten Bangli, akibat gempa bermagnitudo 4,8 yang terjadi pada Sabtu (16/10) pukul 04.18 Wita.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

OTT KPK di Musi Banyuasin Terkait Pengadaan Proyek Infrastruktur

Para pihak itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi ilegal terkait proyek infrastruktur.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Petugas Tengah Bekerja, Ketua KPK Benarkan OTT di Musi Banyuasin

Firli belum dapat menyampaikan lebih jauh mengenai pihak-pihak yang diamankan dan barang bukti yang disita.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin dalam operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Dugaan 8 Orang Dalam Azis Syamsuddin, KPK Klaim Sudah Memeriksa Internal

KPK mengeklaim telah memeriksa internal terkait dugaan adanya delapan orang dalam yang dapat digerakkan Azis Syamsuddin untuk mengamankan perkara.

NASIONAL | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Dodi Reza Alex Noerdin


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Pinjol Ilegal


# Anthony Ginting



TERKINI
Ada Klub Bola Rp 1,2 T Bakal IPO Akhir Tahun, Klubnya Kaesang?

Ada Klub Bola Rp 1,2 T Bakal IPO Akhir Tahun, Klubnya Kaesang?

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings