Firli Bahuri: Pancasila Jadi Energi untuk Akselarasi Pemberantasan Laten Korupsi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Firli Bahuri: Pancasila Jadi Energi untuk Akselarasi Pemberantasan Laten Korupsi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 14:58 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menyatakan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober memiliki makna penting dalam kehidupan berbangsa. Sejarah menunjukkan kesaktian Pancasila sebagai ideologi dan falsafah kehidupan segenap bangsa, rakyat dan negara Indonesia. Firli berharap Pancasila yang telah diuji dan teruji menyelamatkan bangsa dari bahaya laten komunis dapat menjadi energi untuk mengakselerasi pemberantasan laten korupsi di Indonesia.

“Setelah teruji menjadi solusi pengentasan laten komunis di masa lalu, roh dari kesaktian Pancasila sangat kita butuhkan untuk menangani laten korupsi yang sifatnya mirip-mirip Covid-19, karena kerap berevolusi, mampu bermutasi dan beradaptasi hingga dapat terus hidup dari masa ke masa,” kata Firli dalam keterangannya, Jumat (1/10/2021).

Dari cerita, catatan sejarah dan rentetan peristiwa kelam laten komunis yang mengancam keutuhan dan masa depan Indonesia, Firli mengatakan, kesaktian Pancasila bukan sekadar jargon apalagi dijadikan ajian mandraguna untuk menghadapi berbagai permasalahan besar bangsa. Pancasila benar-benar sakti dan berdaya guna untuk kehidupan, keutuhan dan masa depan negara, apabila roh yang terpancar dari lima butir Pancasila, senantiasa dijaga dan mengisi sukma serta relung jiwa setiap anak bangsa di republik ini.

“Tanpa harus mengubah fundamentalnya, roh Pancasila terbukti mampu memberikan kekuatan bagi bangsa ini dalam menghadapi tantangan, dinamika serta ragam persoalan negara sejak zaman dulu hingga masa kini,” ucap Firli.

Saat ini, kata Firli, Indonesia menghadapi bahaya laten korupsi yang dinilai lebih buruk dan jahat dari laten komunis. Dikatakan, korupsi yang telah berurat akar di Indonesia merupakan permasalahan besar yang menjadi penghalang utama pergerakan segenap eksponen bangsa dalam mewujudkan tujuan bernegara.

Tidak sedikit oknum-oknum di negeri ini yang melihat kesaktian Pancasila sebagai mantra politik saja, daripada memandangnya sebagai sebuah ideologi sakti, yang seyogianya menjadi landasan hidup dan kehidupan sebagai salah satu bagian dari bangsa Indonesia.

“Akibatnya, laten jahat korupsi lambat laun akan merubahnya menjadi manusia berperilaku koruptif, dimana sudah tidak ada lagi roh dari nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan, pada dirinya,” kata Firli.

Dalam kesempatan ini, Firli mengingatkan siapa pun yang melakukan korupsi, adalah pengkhianat Pancasila. Hal ini mengingat korupsi yang merupakan kejahatan kemanusiaan jelas bertentangan dengan setiap prinsip atau asas yang terkandung dalam lima butir Pancasila.

Dipaparkan, sila Ketuhanan Yang Maha Esa seharusnya mengingatkan akan nilai-nilai ketuhanan yang senantiasa memberikan teladan akan kebaikan. Dengan meyakini dan mengamalkan nilai ketuhanan yang maha esa maka akan menjaga perilaku setiap warga negara dan selalu menjauhi perbuatan buruk termasuk korupsi.

“Kita juga tidak akan ramah dengan hal buruk seperti berperilaku koruptif dan korupsi, karena kita memahami hak-hak orang lain. Kita tidak akan mengambil yang bukan hak, dengan begitu kita menjadi manusia yang adil dan beradab, sesuai dengan butir kedua Pancasila,” ucap Firli.

Dengan menjadi manusia yang adil dan beradab, Firli meyakini sila ketiga, yakni Persatuan Indonesia akan terwujud. Sila tersebut menjadi kekuatan bagi segenap bangsa Indonesia dalam perang badar melawan korupsi, kejahatan kemanusiaan yang daya rusaknya bukan sekadar merugikan keuangan semata, namun dapat menghancurkan tujuan bernegara dan masa depan bangsa.

“Agar efektif, terukur, cepat dan efisien, perang melawan laten korupsi ini seyogianya harus dilakukan dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan, sebagaimana esensi dari sila keempat Pancasila. Perang badar melawan korupsi di negeri ini tak lain untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti yang termaktub dalam butir kelima Pancasila,” ujar Firli.

Dengan demikian, Firli menyatakan sangat jelas dan lugas makna, esensi, teladan serta nilai-nilai Pancasila yang telah menjadi satu kesatuan utuh serta saling mengikat untuk menjadi landasan hidup berbangsa dan bernegara. Untuk itu, Firli mengatakan kesaktian Pancasila bukan sekadar catatan sejarah, tidak hanya perlu diingat, hanya dikenang atau menjadi bahan perenungan semata.

“Nilai-nilai dari kesaktian Pancasila sepatutnya kita jiwai dan dijadikan roh serta energi untuk membentuk karakter bangsa ini, agar terbebas dari rongrongan golongan dan paham-paham yang anti terhadap prinsip-prinsip falsafah Pancasila,” ucap Firli.

Sebagai abdi negara, Firli mengatakan seluruh insan KPK telah menjadikan kesaktian Pancasila sebagai energi terbarukan yang tidak akan pernah habis. Sebagai motor untuk mengakselerasi percepatan penanganan laten korupsi di Indonesia. Seluruh ASN yang bertugas di KPK wajib menjiwai Pancasila saat menjalankan tugas dan kewajiban.

“Di mana kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, proporsionalitas dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, selalu kami kedepankan dan utamakan,” ucap Firli.

Firli mengatakan KPK berpedoman teguh terhadap nilai-nilai Pancasila agar tetap istikamah, independen agar terbebas dari rongrongan dan pengaruh paham-paham tertentu serta kekuasaan apa pun dalam melaksanakan tugas yang diberikan negara dan rakyat Indonesia sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di NKRI.

“Mari bersama kita peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan roh dan semangat antikorupsi untuk Indonesia bebas korupsi, sesuai cita-cita, impian dan harapan segenap bangsa di Republik Indonesia ini, demi terwujudnya kesejahteraan umum dan kecerdasan kehidupan bangsa, dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Miangas hingga Pulau Rote,” demikian Firli.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jaksa Agung: Koruptor Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Uang Negara

Jaksa Agung menyatakan, koruptor yang merugikan keuangan negara dengan nilai Rp 50 juta cukup melakukan pengembalian kerugian negara tersebut.

NASIONAL | 28 Januari 2022

PTM 100% Tingkat SMA/SMK di DIY Bakal Dihentikan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% tingkat SMA/SMK di DIY akan dihentikan.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Budayawan: Nusantara Punya Makna Spiritual dan Historis

Budayawan Ngatawi Al Zastrouw mengatakan, terdapat makna spiritual dan historis di balik pemilihan nama Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara.

NASIONAL | 27 Januari 2022

PT Merial Esa Didakwa Suap Fayakhun Andriadi dan 5 Pejabat Bakamla

PT Merial Esa didakwa memberikan suap ke eks anggota DPR Fayakhun Andriadi dan 5 pejabat Bakamla terkait pengadaan monitoring satellite dan drone tahun 2016.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Kopi Desa Sumber Agung Ramaikan Festival Pesona Kopi Agroforestri KLHK

Kopi Desa Sumber Agung Kalbar yang sempat terpuruk akibat kebakaran hutan dan lahan ikut memeriahkan Fesitval Pesona Kopi Agroforestri KLHK.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Pakar Hukum Soroti Tujuan Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Pakar hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar menyoroti maksud dan tujuan perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia dengan Singapura.

NASIONAL | 27 Januari 2022

PDIP Akan Bagikan Ribuan Sepeda dan Sepatu untuk Guru dan Siswa

PDIP akan membagikan ribuan sepeda dan sepatu untuk guru dan siswa di daerah terbelakang dalam gelaran Banteng Ride and Night Run.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Perjanjian Ekstradisi Permudah Jampidsus Buru 247 Buronan

Perjanjian ekstradisi Indonesia dan Singapura memudahkan Jampidsus Kejagung memburu 247 buronan korupsi dan tindak pidana lainnya.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Mahfud MD: Pemerintah Berkomitmen Lindungi Pembela HAM

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah berkomitmen melindungi dan mendorong para pembela hak asasi manusia (HAM) untuk berjuang menegakkan HAM.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Universitas Harus Cetak SDM Cerdas di Era Transformasi Digital

Rektor Binus University Harjanto Prabowo mengatakan sebagai Perguruan Tinggi Indonesia, pihaknya menyadari pentingnya mencetak SDM cerdas.

NASIONAL | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Ingin Nonton Langsung MotoGP Mandalika? Ini Syaratnya

Ingin Nonton Langsung MotoGP Mandalika? Ini Syaratnya

OLAHRAGA | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings