BPEI MUI: Kelompok Moderat Harus Aktif Berdakwah di Lembaga Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BPEI MUI: Kelompok Moderat Harus Aktif Berdakwah di Lembaga Pemerintah

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 14:20 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) M Najih Arromadloni mengatakan, kelompok moderat harus aktif berdakwah di kementerian-kementerian, lembaga-lembaga negara. dan di perusahaan-perusahaan BUMN.

"Karena saat ini kelompok moderat itu terlalu pasif dalam mengisi kegiatan keagamaan di instansi/lembaga negara, di samping itu kelompok moderat ini perlu juga berdakwah di sosial media," ujar Najih Arromadloni, dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

Menurut dia, peran aktif kelompok moderat untuk menghadapi radikalisasi yang sudah masuk ke dalam semua lini, termasuk ASN, pegawai badan usaha milik negara (BUMN), TNI, maupun Polri.

Faktor lain yang juga mendorong mudahnya kelompok radikal menyebarkan paham radikal dan intoleran di instansi atau lembaga negara adalah terkait pola rekrutmen kelompok tersebut yang sengaja menyasar unsur kekuatan negara (tholabun nusrah), dan bahkan mereka sengaja masuk menjadi bagian dari unsur kekuatan negara untuk dapat menginfiltrasi negara dari dalam.

"Ini sangat membahayakan ketika aparatur kita khususnya TNI/Polri sudah teradikalisasi. Ini sangat membahayakan dan kasus ini sudah banyak terjadi di banyak negara, salah satunya di Mesir," ujar pria yang akrab disapa Gus Najih ini.

Lebih lanjut Gus Najih menjelaskan, meskipun mereka itu anti-terhadap negara, faktanya mereka ini berbondong-bondong masuk ke dalam menjadi aparatur sipil negara.

"Karena mereka menganggap bahwa ini adalah cara untuk menginfiltrasi negara dari dalam," kata pria yang meraih gelar Doktoral Pengkajian Islam bidang Tafsir Hadis dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini pula.

Gus Najih juga memandang kondisi ini terkait dengan banyaknya akses dukungan materi bagi kelompok radikal dewasa ini, mulai dari pendanaan dari corporate social responsibility (CSR) maupun lembaga zakat yang dikelola oleh institusi dan perusahaan tersebut.

Melihat kondisi ini banyak terjadi di instansi pemerintah dan BUMN, sehingga perlu evaluasi dan monitoring menyeluruh dari dalam tubuh instansi/lembaga itu sendiri.

"Solusinya adalah, yang pertama kelompok moderat harus aktif untuk berdakwah di kementerian-kementerian dan di perusahaan-perusahaan BUMN. Yang kedua adalah kementerian-kementerian dan perusahaan BUMN perlu membuat saluran-saluran kegiatan rohani dari dalam kementerian/BUMN agar supaya unsur-unsur luar ini tidak masuk ke dalam,” kata dia pula.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Letusan Semeru Terkait dengan Curah Hujan Tinggi

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono mengatakan, letusan Gunung Semeru berkaitan dengan curah hujan tinggi di sekitar puncak gunung

NASIONAL | 4 Desember 2021

YBAI Lepas Ribuan Satwa di Kawasan Wisata Gunung Anyar

Young Buddhist Association bersama Ecoton melepas ribuan jenis ikan di Wisata Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, Surabaya.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Tim Puskris Kemenkes Berikan Layanan Darurat Korban Semeru

Malam ini Tim Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) Kemenkes dari Surabaya dan DKI Jakarta bergerak memberi bantuan perawatan kepada korban erupsi Gunung Merapi

NASIONAL | 4 Desember 2021

Lebih 4.000 Balita Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Selain lebih dari 4.000 balita, sebanyak 860 ibu hamil juga terdampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Besok, Kepala BNPB Tinjau Hambatan Evakuasi Korban 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto berencana meninjau langsung lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, Minggu (5/12/2021).

NASIONAL | 4 Desember 2021

Evakuasi Korban Semeru, 2 Heli dan 3 Kompi TNI Dikerahkan

BNPB menyiapkan dua unit helikopter untuk kebutuhan evakuasi korban letusan Gunung Semeru serta tiga satuan setingkat kompi TNI.

NASIONAL | 4 Desember 2021

45 Warga Alami Luka Bakar Akibat Erupsi Gunung Semeru

Korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru dirujuk ke RSUD Malang dan RS Bhayangkara.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Erupsi, 8 Penambang Pasir Masih Terjebak

8 penambang pasir masih terjebak dampak Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Semeru, Polda Jatim Kirim 200 Personel ke Lumajang

Personel Polda Jatim yang diperbantukan ke Lumajang akan membantu mendirikan dapur umum dan mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Gunung Semeru: 1 Meninggal dan 41 Luka Bakar

Jumlah korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur adalah 1 orang meninggal dan 41 orang luka bakar.

NASIONAL | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Rencana Pelabelan BPA Free Galon Guna Ulang Diprotes

Rencana Pelabelan BPA Free Galon Guna Ulang Diprotes

EKONOMI | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings