Suhu Udara Jateng-DIY Panas karena Laju Alih Fungsi Lahan Tinggi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Suhu Udara Jateng-DIY Panas karena Laju Alih Fungsi Lahan Tinggi

Senin, 11 Oktober 2021 | 18:23 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut, suhu udara di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin panas, lantaran tingginya laju alih fungsi lahan, selain emisi gas rumah kaca.

Dwikorita mengatakan, temperatur rata-rata di Jateng dan DIY mengalami tren kenaikan selama 30 tahun terakhir, dan kenaikan tersebut tidak terjadi secara merata, namun wilayah daratan tengah mengalami kenaikan lebih tinggi daripada pesisir.

“Secara mikro di Kawasan Gunung Merapi, kenaikan suhu udara di sekitar wilayah Merapi ada tren kenaikan selama 30 tahun sebesar 0,7 derajat Celsius. Selain di kawasan Gunung Merapi, tren suhu di perkotaan dipantau dari stasiun menunjukkan tren kenaikan temperatur khusus Kota Yogyakarta dari tahun 2007, ternyata memang ada korelasi khusus antara penutup lahan dengan kenaikan suhu,” ujar Dwikorita, di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Saat mengunjungi kawasan Bendungan Kali Gendol, Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021), Dwikorita mengatakan, analisis tersebut diambil dari hasil pengumpulan data rata rata suhu udara selama 30 tahun sejak tahun 1990, dan saat ini BMKG tengah mengupayakan pengumpulan data lebih jauh ke belakang yaitu selama kurun waktu 50 tahun guna melihat signifikasi perubahannya.

Selain itu secara ekologis, kawasan lindung Gunung Merapi merupakan kawasan yang mempengaruhi kondisi terutama kualitas lingkungan secara luas di wilayah Yogyakarta serta Jawa Tengah. Artinya, kawasan lindung kawasan Gunung Merapi berperan besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Jika kawasan ini rusak maka akan mempengaruhi kemampuan kawasan di sekitarnya dalam hal adaptasi perubahan iklim,” ujar Dwikorita.

Menurut Dwikorita, tren peningkatan suhu udara seperti ini juga terjadi di kota-kota besar lainnya. Oleh karena itu, tren tersebut harus direspons semua pihak karena bisa membawa dampak pada keberlangsungan hidup manusia.

Khusus wilayah Yogyakarta, komponen ekologis di kawasan lindung Gunung Merapi harus menjadi perhatian serius, utamanya perubahan penutup lahan.

Ditegaskan Dwikorita, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat harus melakukan upaya-upaya mitigasi sebagai bentuk tanggung jawab serta kepedulian terhadap kualitas lingkungan.

Sementara itu, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Muh Aris Marfai mengatakan, hasil analisis yang dilakukan BMKG dan BIG nantinya dapat digunakan oleh Kraton secara luas dalam pengelolaan kawasan Gunung Merapi dan kawasan Kagungan Dalem dan kebijakan pengelolaan Kawasan Kagungan Dalem.

Tindak lanjut lainnya, lanjut dia, adalah membangun komunikasi intensif dengan Provinsi Jawa Tengah termasuk dalam sharing data yang diperlukan dalam analisis perubahan penutup lahan pada kawasan Gunung Merapi.

Adapun Putri Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi penutup lahan di kawasan Merapi.

Situasi ini, kata dia, juga menjadi konsern utama dari Kraton Yogyakarta, baik di kaki Gunung Merapi atau di aliran sungai dan di sempadan sungai, yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dan tertutupnya aliran air yang mengakibatkan hilangnya air.

GKR Mangkubumi menyebut Kawasan Gunung Merapi secara administrasi ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga sebagian besar ada di Provinsi Jawa Tengah. Maka dari itu, Kraton akan melakukan komunikasi dengan Provinsi Jawa Tengah terkait situasi dan kondisi kekinian kawasan Gunung Merapi.

“Semoga ini juga menjadi concern dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, karena kondisi di Klaten dan Magelang juga sudah memprihatinkan. Hasil ini tentunya akan menjadi support membangun kesepakatan kami dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah dan kami mempunyai pijakan dalam pengelolaan penataan di kawasan Gunung Merapi,” ujar dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini 6 Catatan FSGI untuk Mendikbudristek tentang Kurikulum Prototipe

Ada 6 catatan penting untuk Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim terkait dengan kurikulum prototipe.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

Polda Jabar menangkap ketua umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berinisial F, menyusul kericuhan yang terjadi di depan Mapolda Jabar, Kamis.

NASIONAL | 28 Januari 2022

FSGI Desak Nadiem Terapkan Kurikulum Prototipe di Semua Sekolah Mulai Tahun Ini

FSGI mendesak agar tahun 2022 ini seluruh sekolah di Indonesia akan menggunakan kurikulum prototipe.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Cegah Peredaran Narkotika, Prajurit TNI Lakukan Sweeping di Perbatasan Papua

Operasi oleh Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti itu digelar untuk mencegah terjadinya kegiatan ilegal dan peredaran narkoba di wilayah perbatasan.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Guru Besar Hukum Internasional UI: FIR Krusial Dikuasai Singapura

Ruang kendali udara terkait wilayah informasi penerbangan (FIR) yang sangat krusial, yaitu di ketinggian 0 -37.000 kaki, dikuasai Singapura.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Lawan Stunting, Relawan HaloPuan Bergerak ke Ciater

Ciater merupakan lokasi ke-14 di Jawa Barat dari Gerakan Melawan Stunting yang dilakukan HaloPuan sekitar pertengahan tahun lalu.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Ratifikasi Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura, DPR Tunggu Surat Presiden

DPR menunggu surat presiden (surpres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meratifikasi perjanjian ekstradisi.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Indonesia Harus Punya Blueprint untuk Ambil Alih FIR Sepenuhnya dari Singapura

pemerintah Indonesia harus memiliki blueprint untuk mengambil alih ruang kendali udara terkait wilayah informasi penerbangan sepenuhnya dari Singapura.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Dua Kelompok Bertikai di Sorong Sepakat Berdamai

Dua kelompok yang bertikai di Sorong hingga menewaskan 17 orang telah sepakat untuk berdamai.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

Guru Besar HI UI Hikmahanto Juwana mengatakan Singapura tidak ikhlas menyerahkan kendali udara (FIR) ke Pemerintah Indonesia.

NASIONAL | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

OLAHRAGA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings