PPI Inisiasi Program Turunkan Stunting di NTB
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PPI Inisiasi Program Turunkan Stunting di NTB

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:36 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI menginisiasi pelaksanakan program penurunan prevalensi stunting dengan menyalurkan bantuan makanan bergizi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mempersiapkan generasi emas 2045 bukan hal mudah. Pasalnya, stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi bayi dan anak-anak di Indonesia. PPI pun menginisiasi pelaksanakan program penurunan prevalensi stunting, dengan menyalurkan bantuan berupa telur, biskuit bayi, kacang hijau, daging ayam, daging sapi, dan beras, untuk mengentaskan stunting di NTB, Jumat (8/10/2021).

Bantuan tersebut akan rutin disalurkan PPI setiap bulan selama satu tahun agar dapat melihat dan mengukur sejauh mana perkembangan keberhasilan program ini untuk menurunkan angka stunting, khususnya di Lombok Barat. Pemilihan pelaksanaan penyaluran yang berlokasi di NTB ini berdasarkan pada prevalensi stunting di daerah tersebut yang termasuk tinggi.

"Ini adalah bentuk kontribusi nyata PPI untuk kesehatan Indonesia. Sebagai bagian dari BUMN Klaster Pangan, PPI mendukung perbaikan gizi demi masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik. PPI memahami bahwa anak-anak adalah potensi masa depan keluarga dan masyarakat sehingga dapat menjadi sebuah kekuatan baru bagi generasi penerus di masa mendatang,” ujar Kepala Sekretariat Perusahaan PPI, Syailendra.

Berdasarkan data, angka prevalensi stunting di tahun 2019 masih sekitar 27% meskipun sudah menurun dibanding 37% pada tahun 2013. Namun demikian, presiden mencanangkan penurunan prevalensi stunting di angka 14% pada tahun 2024.

NTB menjadi salah satu wilayah dengan prevalensi stunting yang tinggi. Oleh karenanya, PPI berupaya membantu pemerintah untuk pengentasan stunting di daerah tersebut, khususnya selaku BUMN sebagai agen pembangunan bagi pemerintah untuk memberikan sumbangsih bagi negeri.

Apalagi saat ini, perjuangan mengatasi stunting merupakan prioritas pembangunan pada tingkat nasional. Program ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goal - SDG) nomor 2 yakni mengakhiri kelaparan, mencapai keamanan pangan, dan meningkatkan gizi, serta mempromosikan pertanian berkelanjutan.

Tahun depan, program ini akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

"Tentunya dengan dukungan dinas kesehatan, kecamatan, hingga ke perangkat desa serta peran para kader kesehatan setempat, PPI berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal sehingga dapat dijadikan acuan untuk pengembangan program yang sama di wilayah NTB yang lain, atau di wilayah lain, serta menggugah stakeholders untuk ikut melakukan hal yang sama," ujar Asisten Manajer PKBL PPI, Prio Pamulat.

“PPI sangat peduli pada kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19, kami mendorong seluruh pihak untuk menjaga kesehatan keluarga. Pada program penurunan angka stunting ini, kami dorong implementasinya dengan maksimal dan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi ke depannya. Harapan kami, masyarakat Indonesia tetap sehat dan tumbuh di tengah pandemi,” lanjutnya.

Pada program ini, PPI Cabang Mataram terlibat aktif dalam penyediaan bantuan dan koordinasi dengan banyak pihak.

"Dengan dukungan dari PPI selaku BUMN, kami berharap kelak para bayi dan balita dapat tumbuh dengan baik dan dapat bermanfaat bagi generasi ke depan masyarakat di Lombok Barat secara khusus, dan NTB secara luas," ujar Branch Manager PPI Cabang Mataram, Firmansyah Saifullah.

Kepala Puskesmas Labuapi Lombok Barat, Rohayati, mengucapkan terima kasih kepada PPI yang telah memilih Lombok Barat, khususnya Labuapi sebagai lokasi, dalam pelaksanaan program stunting tersebut.

"Perhatian penuh kepada anak-anak merupakan kewajiban orangtua, seperti perhatian kepada kesehatan mereka secara langsung, termasuk di dalamnya pemenuhan gizi agar pertumbuhan anak menjadi baik," ujar Rohayati.

"Harapan kami semua adalah agar anak-anak tetap sehat, karena jika bermasalah dengan gizi, dapat menyebabkan anak sering sakit. Semoga program ini terus berlanjut dan semua mendapatkan manfaat dari program ini. Kami akan terus memantau pertumbuhan anak-anak, terutama yang mendapatkan bantuan agar terpantau perkembangannya," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jaksa Agung: Jaksa yang Profesional Tidak Menunda Sidang

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, jaksa yang profesional adalah jaksa yang tidak menunda agenda sidang pembacaan tuntutan dengan alasan apa pun.

NASIONAL | 28 November 2021

Jalan Longsor di Samosir Belum Bisa Dilalui Kendaraan

Jalan yang longsor di wilayah Samosir, Sumut belum bisa dilewat

NASIONAL | 28 November 2021

Jaksa Banding atas Vonis 4 Terdakwa Korupsi Masjid Sriwijaya

Jaksa penuntut Kejati Sumsel mengajukan banding terhadap vonis empat terdakwa kasus korupsi hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

NASIONAL | 28 November 2021

Hukum Berat Pelaku kekerasan terhadap Anak

Pelaku kekerasan terhadap anak harus dihukum berat.

NASIONAL | 28 November 2021

Penting, Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning menegaskan ketentuan tamu wajib lapor 1x24 jam sangat penting untuk dipertahankan.

NASIONAL | 28 November 2021

Koordinasi Intelijen Dinilai Makin Berjalan Baik

Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning mengapresiasi koordinasi intelijen di bawah Badan Intelijen Negara.

NASIONAL | 28 November 2021

Pengaruhi Pikiran, Ciri Agen Intelijen Andal

Seorang agen intelijen yang andal harus dapat memengaruhi pikiran individu, massa, bahkan institusi.

NASIONAL | 28 November 2021

Akademisi Pasuruan Respons Positif Investor

Di Kabupaten Pasuruan yang dikenal sebagai salah satu jantung industri di Jawa Timur berskala nasional, turut menyambut datangnya investor termasuk akademisi.

NASIONAL | 28 November 2021

Nuning Kertopati: Saat Negara Berdiri, Intelijen Sudah Ada

Nuning Kertopati menyebut intelijen sudah ada saat suatu negara dibentuk. Intelijen berperan penting untuk mengetahui ancaman terhadap negara.

NASIONAL | 28 November 2021



TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Akhir Pekan, Jumlah Pengunjung Ancol Naik Lima Kali Lipat

Akhir Pekan, Jumlah Pengunjung Ancol Naik Lima Kali Lipat

MEGAPOLITAN | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings