Pemerintah harus Lindungi Masyarakat dari Bahaya Bisphenol-A
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah harus Lindungi Masyarakat dari Bahaya Bisphenol-A

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:52 WIB
Oleh : Kunradus Aliandu / KUN

Jakarta, Beritasatu.com - Plastik kemasan pangan yang mengandung bisphenol-A (BPA) kembali menjadi sorotan karena dinilai memiliki kandungan berbahaya yang memiliki risiko jangka panjang. Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan, BPA menjadi problematis karena ada dimana-mana dan bisa masuk dengan mudah dalam rantai konsumsi. BPA dengan mudah masuk ke dalam rantai makanan dan dapat ditemukan dalam urin, darah, termasuk darah ibu hamil, tali pusat, dan ASI. “BPA memiliki risiko yang sangat besar terhadap ibu hamil. BPA mengganggu kerja endokrin dan meniru estrogen,” ungkapnya dalam dialog publik virtual dengan tema: “Mendesain Regulasi Bisphenol-A (BPA) Yang Tepat”, yang digelar Centre for Public Policy Studies (CPPS), Rabu (13/10).

Nia juga menyampaikan bahwa semakin modern manusia, maka penyakit degeneratif itu akan semakin beragam, karena makin banyak makanan ultra proses di pasaran. “BPA adalah polusi yang tidak terlihat dan tidak tercium, namun bisa masuk kemana-mana dengan berbagai cara. Penggunaannya yang terlalu masif dan tidak disadari akan membuat banyak orang terkena penyakit akibat paparan BPA,” tambahnya.

Ia berharap, pemerintah bisa tegas dalam mengatur kemasan yang mengandung BPA. “Harus ada aturan yang tegas dan kampanye resmi yang ditayangkan di semua media yang berisi edukasi tentang BPA, dan BPOM perlu mengkaji ulang regulasinya,” tegas Nia.

Sementara itu Koordinator Presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), dr. Irfan Dzakir Nugroho mengatakan, toksisitas BPA telah menjadi perhatian terutama di negara-negara Erop dan Amerika. Toksisitas BPA menimbulkan berbagai penyakit. “Efeknya sangat luas di berbagai kelompok. Sudah banyak studi yang membuktikan hal tersebut, dan untuk mencegahnya dibutuhkan regulasi preventif yang menjauhkan masyarakat dari bahaya BPA. BPA terdapat di seluruh bagian tubuh dan sudah banyak studi membuktikan bahwa bahaya BPA terkait dengan gangguan hormonal, kanker, penyakit saraf dan obesitas,” tegas dia.

Menurutnya, ada hubungan yang kuat antara paparan BPA dan gangguan perilaku manusia, terutama pada anak-anak. “BPA ini menyerupai estrogen dalam tubuh, sehingga mengganggu perkembangan organ seksual pada anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan, upaya preventif yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari penggunaan produk mengandung BPA dan memberikan ASI secara langsung, mengurangi konsumsi makanan pada kemasan plastik, dan tidak memanaskan makanan dalam kemasan plastik di microwave. Menurut dokter Irfan, perlu adanya evaluasi dan revisi dari batas aman yang ada saat ini.

Sedangkan dari perspektif perlindungan anak, Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan penjelasan bahwa anak-anak memiliki hak atas kesehatan dan hak atas hidup yang diatur dalam Konvensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Arist juga mengatakan, pemerintah memegang amanah Undang Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014. “Hak ini adalah hak yang sangat fundamental,” ungkapnya.

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebagai wakil pemerintah memilki kewenangan untuk melindungi masyarakat. “Kalau kita ingin mendesain regulasi BPA yang tepat, maka kita harus kembalikan ke pemerintah. Tidak ada toleransi BPA terhadap hak kesehatan anak, ibu hamil, dan bayi. Komnas anak sudah melakukan berbagai kampanye peduli kesehatan di ibu hamil dan PAUD sehingga nanti kalau pemerintah masih belum membuat regulasi BPA yang tepat, setidaknya para ibu dan anak-anak sudah bisa menghindari kemasan yang mengandung BPA,” ungkap Arist Merdeka.

Perlu Edukasi

Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali mengaku senang mendapat banyak masukan dan rekomendasi terkait kebijakan BPA. “Memang Bappenas tidak spesifik menangani BPA, namun kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas utama,” kata Pungkas.

Ia menambahkan, arah RPJMN adalah peningkatan SDM dan diperlukan pemahaman bersama antara Kementerian atau Lembaga dalam menghadapi BPA. Ia mengatakan, perlu membuat dan menerapkan regulasi yang memang bisa diterapkan di Indonesia. “Namun, kita juga perlu mempertimbangkan pertanyaan lain, seperti apakah ada alternatif selain BPA, apakah bahannya mudah dan lain sebagainya. Ada banyak kandungan kimiawi yang harus diperhatikan,” ujarnya.

Pungkas juga mengatakan, bahwa edukasi perlu diperkuat dan dipertajam, dan Bappenas harus memiliki lebih banyak informasi agar bisa menghasilkan kebijakan yang tepat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dampak Gempa Bumi Magnitudo 4,8, Tiga Warga Bali Meninggal Dunia

Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 terjadi 8 km barat laut Karangasem, Sabtu (16/10/2021), pukul 03.18 WIB dan menimbulkan tiga korban jiwa.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Resmikan Sentra Kreasi Atensi Paramita, Mensos Berpesan Tingkatkan Kreasi dan Inovasi

Menteri Sosial Tri Rismaharini resmi membuka Sentra Kreasi Asistensi rehabilitasi Sosial (Atensi) atau SKA Paramita Mataram.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

OTT di Musi Banyuasin, KPK Sita Barang Bukti Uang

KPK juga menyita barang bukti berupa sejumlah uang dalam operasi senyap tersebut.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Gempa M 4,8 Bali Akibat Sesar Lokal, Timbulkan Sejumlah Kerusakan

Gempa bermagnitudo 4,8 yang terjadi di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (16/10/2021) pukul 03.18 WIB disebabkan aktivitas sesar atau patahan aktif lokal.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Periksa Para Pihak yang Ditangkap dalam OTT di Musi Banyuasin

Satgas KPK saat ini sedang memeriksa para pihak yang ditangkap dalam OTT di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Gempa Magnitudo 4,8, Empat Orang Tertimbun di Bangli

Empat orang tertimbun material di daerah Trunyan, Kabupaten Bangli, akibat gempa bermagnitudo 4,8 yang terjadi pada Sabtu (16/10) pukul 04.18 Wita.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

OTT KPK di Musi Banyuasin Terkait Pengadaan Proyek Infrastruktur

Para pihak itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi ilegal terkait proyek infrastruktur.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Petugas Tengah Bekerja, Ketua KPK Benarkan OTT di Musi Banyuasin

Firli belum dapat menyampaikan lebih jauh mengenai pihak-pihak yang diamankan dan barang bukti yang disita.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin dalam operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Dugaan 8 Orang Dalam Azis Syamsuddin, KPK Klaim Sudah Memeriksa Internal

KPK mengeklaim telah memeriksa internal terkait dugaan adanya delapan orang dalam yang dapat digerakkan Azis Syamsuddin untuk mengamankan perkara.

NASIONAL | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Dodi Reza Alex Noerdin


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Pinjol Ilegal


# Anthony Ginting



TERKINI
Resmi, Jakarta Tuan Rumah Balap Formula E pada 4 Juni 2022

Resmi, Jakarta Tuan Rumah Balap Formula E pada 4 Juni 2022

MEGAPOLITAN | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings