Epidemiolog: Pantauan Evaluasi Pintu Masuk Indonesia Lemah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Epidemiolog: Pantauan Evaluasi Pintu Masuk Indonesia Lemah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:56 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman menyatakan program pemantauan evaluasi palang pintu masuk ke Indonesiasaat ini terbilang lemah. Hal ini menyebabkan pencegahan transmisi virus dari luar negeri rawan bobol.

Ini terbukti dari kasus artis yang juga selebgram Rachel Vennya yang atas bantuan dari oknum TNI, kabur dari lokasi karantina kesehatan sepulang dari Amerika Serikat (AS). Selain itu juga sejumlah WNA asal India lolos. Kejadian ini diduga ikut menjadi penyumbang masuknya varian delta. Fakta ini menjadi pembenaran kekhawatiran banyak orang mengenai rapuhnya karantina sebagai pencegah imported cases.

"Pintu masuk negara Indonesia, otoritasnya banyak dan tidak dimonopoli satu instansi saja. Jadi intern kementerian/lembaga. Untuk bidang kesehatan ada yang namanya Kantor Kesehatan Pelabuhan. Tetapi sebelum masuk ke situ ada pihak Imigrasi dan kebetulan saya adalah mantan Kepala Kerja sama Bilateral Bidang Kesehatan. Jadi hafal betul kondisi seperti ini," ungkapnya ketika dihubungi Beritasatu.com, Kamis (14/10/2021).

Tetapi yang menjadi palang pintu utama pelaku perjalanan internasional itu adalah Ditjen Imigrasi yang bekerja sama dengan pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan ada peran teknis lain seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau pihak lainnya.

Secara mekanismenya memang memiliki protap, seperti saat situasi pandemi ini harus melalui pihak keimigrasian dahulu, setelah teknisnya kesehatan yang pemeriksaan dokumentasi kesehatan seperti vaksinasi lengkap dan diminta melakukan tes PCR di tempat, harus menjalani karantina selama 5 hari di hotel yang telah ditunjuk pemerintah atau tempat isolasi terpusat (isoter) yang disiapkan pemerintah.

Dicky juga menjelaskan ada juga pihak lain yang menjaga di pintu masuk Indonesia seperti pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan bila pelaku perjalanan internasional ingin masuk ke Indonesia melalui jalur laut atau pelabuhan. Kemudian ada institusi lain yang menindak lanjuti yakni ada Satgas Covid-19, Kemenkes, Pemda setempat, termasuk pihak keamanan TNI/Polri.

"Di sinilah lemahnya koordinasi satu sama lain. Untuk mencegah kejadian karantina bolong ini kita harus menerapkan program monitoring evaluasi ya. Jangan dari institusi yang sama, tetapi harus independen. Selama pandemi ini, monitoring evaluasi kita lemah dan tak terjaga kualitasnya," kritik dia.

Oleh karena itulah, untuk menjaga kinerja kualitasnya harus sifatnya perlu adanya inspektorat, Propam, bahkan libatkan juga civil society seperti LSM dan dikontrol oleh media massa dalam konteks di fasilitas isolasi/karantina. Jadi tidak hanya peran dari pemerintah saja, tetapi ada turut campur pihak lain yang mengontrolnya agar ada peran bersama.

Menurutnya di banyak negara, namanya varian baru masuk itu atau masuk wilayahnya karena memang dalam tanda kutip kebobolan pintu masuk dan juga lemahnya skrining. Dalam konteks Indonesia bahkan di pintu masuk Indonesia diperkuat sekalipun, potensinya besar masuknya varian-varian baru ataupun potensi penyakit-penyakit menular lain masuk ke Indonesia.

"Kenapa, karena Indonesia ini pintu masuknya luas seperti darat dan laut karena Indonesia luar biasa negara kepulauan yang memiliki banyak pintu masuk. Ini juga berbasis pada pengalaman langsung saya sebagai Kepala Kerja sama Bilateral Kesehatan yang antara lain juga menangani kerjasama kesehatan di perbatasan," jelasnya.

Ia melihat bahwa kerentanan di pintu masuk ini banyak sekali, tetapi tentu pemerintah bisa meminimalisir dengan cara terutama dari pintu-pintu formal yang jelas bandara udara dan pelabuhan laut yang ada ini dibatasi dan diperkuat antara lain dengan menerapkan regulasi yang jelas berbasis sains.

"Saat ini sebenarnya sudah cukup memadai, namun yang menjadi catatan penting adalah konsistensi dan komitmen para petugas kita. Sudah dimaklumi negara Indonesia ini termasuk yang dalam level disiplin dan komitmen potensi korup dan kolaps itu ada dan banyak dengan iming-iming ini yang harus dijaga benar," saran Dicky.

Ia mengatakan sudah waktunya pihak Ombudsman terlibat dan tidak perlu KPK karena ini terkait tata kelola dan menjadi laporan kinerja dari setiap institusi dalam masa pandemi Covid-19 ini. Selain itu peran media massa pun sangat dibutuhkan dalam mengontrol dan mengkritik setiap kebijakan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Petugas Tengah Bekerja, Ketua KPK Benarkan OTT di Musi Banyuasin

Firli belum dapat menyampaikan lebih jauh mengenai pihak-pihak yang diamankan dan barang bukti yang disita.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin dalam operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Dugaan 8 Orang Dalam Azis Syamsuddin, KPK Klaim Sudah Memeriksa Internal

KPK mengeklaim telah memeriksa internal terkait dugaan adanya delapan orang dalam yang dapat digerakkan Azis Syamsuddin untuk mengamankan perkara.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Deputi Penindakan Sebut Atasan Stepanus Robin Pattuju Belum Tentu Pimpinan KPK

Deputi Penindakan KPK, Karyoto menyatakan, atasan eks penyidik Stepanus Robin Pattuju belum tentu mengarah pada pimpinan KPK.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Bekas Tambang Pasir Lereng Merapi Segera Direhabilitasi

Penghageng Kawedanan Agung Panitera Pura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono mendatangi 7 lokasi bekas tambang pasir

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Rugikan Masyarakat, Sindikat Pinjol Ilegal Jadi Atensi Presiden dan Kapolri

Sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan masyarakat menjadi atensi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Banyak Korban Pinjol Ilegal, Tagar #JokowiBerantasPinjolIlegal Bergema di Twitter

Tagar #JokowiBerantasPinjolIlegal bergema di Twitter pada siang hari ini, Jumat (15/10/2021) seiring dengan langkah pemerintah menindak pinjol ilegal.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

LAN Apresiasi Pengembangan Kompetensi ASN Pemprov Jawa Timur

Terjadinya pandemi ini, bisa menjadi ujian sekaligus peluang untuk mencari terobosan dan inovasi pelayanan publik yang semakin baik

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Polisi Kejar Pendana Jaringan Desk Collection Pinjol Ilegal

Polisi memburu memburu ZJ, pendana sekaligus mentor tujuh tersangka penyebar SMS atau pesan pendek sindikat financial technology ilegal.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Bedah Buku Abdul Aziz: Terpenting Bagaimana Kekuasaan Dijalankan

Para tokoh pemikir Islam yang dibahas dalam buku "Negara Rasional dan Farewell Party karya Abdul Aziz menilai yang terpenting bagaimana kekuasaan dijalakan.

NASIONAL | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Dodi Reza Alex Noerdin


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Pinjol Ilegal


# Anthony Ginting



TERKINI
Gempa M 4,8 Bali Akibat Sesar Lokal, Timbulkan Sejumlah Kerusakan

Gempa M 4,8 Bali Akibat Sesar Lokal, Timbulkan Sejumlah Kerusakan

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings