Seabad Polisi Hoegeng, Simbol Integritas dan Idealisme Penegak Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Seabad Polisi Hoegeng, Simbol Integritas dan Idealisme Penegak Hukum

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:43 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com – Hari Kamis (14/10/2021) kemarin merupakan hari jadi ke-100 polisi legendaris Hoegeng Iman Santoso, yang sampai sekarang masih menjadi teladan bagi para petugas di seluruh Indonesia.

Wafat pada 14 Juli 2004, Hoegeng dikenang karena kejujuran dan integritasnya dalam seragam polisi, sosok yang dinilai khalayak sangat langka di tengah kisah penuh keluh kesah masyarakat saat mereka harus berurusan dengan penegak hukum.

Dia sudah mencapai puncak karirnya dengan menjabat Kepala Kepolisian RI periode Mei 1968 hingga Oktober 1971.

Wartawan senior Farouk Arnaz yang telah selama bertahun-tahun meliput di Markas Besar Polri mengenang Hoegeng sebagai polisi yang teguh hati dalam menjaga marwah dan integritas institusinya.

Meskipun bukan saksi hidup, Farouk mendapatkan testimoni tentang kiprah Hoegeng dari orang-orang terdekat almarhum, termasuk sang istri Meriyati yang sekarang sudah berusia 96 tahun.

Farouk, yang juga pernah bertugas di media ini sejak awal pendiriannya, menuangkan kisah tersebut dalam buku berjudul “Dunia Hoegeng, 100 Tahun Keteladanan”.

“Pak Hoegeng berhasil menjadi teladan dan menjaga integritasnya saat dipercaya menjabat sejumlah posisi strategis. Itu karena keteguhan hatinya dan dukungan keluarga. Momen 100 tahun Pak Hoegeng adalah momen merayakan keteladanan, merayakan kejujuran, dan merayakan kebenaran,” kata Farouk kepada Beritasatu.com.

“Kisah Hoegeng relevan dan perlu diceritakan berulang -- bahwa pernah ada dan bisa ada seorang Kapolri hidup dengan prinsip seperti itu. Pak Hoegeng menciptakan dan mewariskan standar nilai-nilai kebaikan, nilai moral, sikap, dan perbuatan,” imbuh Farouk.

Dia mengatakan sebuah kehormatan besar baginya untuk bisa ambil bagian dalam mengenang Hoegeng pada hari jadinya yang ke-100.

Selain menjadi Kapolri pertama di era Orde Baru, Hoegeng juga sempat menjabat di sejumlah posisi penting seperti Dirjen Imigrasi (1961-1965), Menteri Iuran Negara (1965), hingga Menteri/Sekretaris Kabinet Inti (1966) di era Orde Lama.

Anak pasangan Soekario Kario Hatmodjo, seorang ambtenaar (Kepala Kantor Kejaksaan Karesidenan Pekalongan asal Tegal) dengan Oemi Kalsoem (seorang ningrat asal Pemalang) itu juga dikenal piawai bermain musik, khususnya ukelele, gitar, dan bas.

Hoegeng pernah mendirikan grup musik Hawaiian Seniors dan aktif sebagai musisi di dalamnya. Namun, gara-gara kasus “Petisi 50”, di mana Hoegeng bersama para tokoh terkemuka lainnya mengkritisi cara rezim Soeharto menangani lawan-lawan politiknya, acara musik dia yang sempat disiarkan di Radio Elshinta dan TVRI hampir selama 10 tahun itu dihentikan dengan berbagai alasan.

Hoegeng menjadi polisi setelah terinspirasi idolanya di masa kecil, yaitu Kepala Jawatan Kepolisian di Karesidenan Pekalongan Komisaris Polisi Ating Natadikusumah. Hoegeng lalu bersekolah di Sekolah Kader Tinggi Polisi Sukabumi di bawah didikan RS Soekanto (yang kelak jadi Kapolri pertama). Hoegeng pernah tergoda dan sempat pindah satuan ke TNI AL dan berpangkat mayor tituler (1946) sebelum kembali bertugas sebagai polisi.

Hoegeng, yang lahir di Pekalongan pada 14 Oktober 1921, bukan tipe Kapolri yang hobi main golf – karena tidak mampu beli stik. Dia juga tidak mampu membeli rumah dan mobil pribadi dan akhirnya pensiun dini menjelang usia 50 tahun setelah dicopot sebagai Kapolri.

Saat itu Hoegeng sedang bersemangat mengungkap tiga kasus menonjol: penyelundupan mobil oleh Robby Tjahyadi Cs, kasus pemerkosaan Sum Kuning, dan kasus penembakan mahasiswa ITB Rene Coenrad oleh oknum taruna Akademi Kepolisian.

Hari jadinya ke-100 diperingati secara sederhana di kediaman Hoegeng yang bersahaja di komplek Pesona Khayangan, Depok, dengan pemotongan nasi tumpeng, disusul acara ziarah ke makamnya di TPU Giritama, Tonjong Bogor.

Acara hanya diikuti oleh keluarga inti Hoegeng yakni Meriyati dan tiga anak mereka: Reni Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu. Selain itu hadir cucu Hoegeng, Krisnadi Ramajaya Hoegeng.

Pada kesempatan itu juga dilakukan peluncuran buku karya Farouk.

Prosesi acara itu sesuai ajaran hidup Hoegeng untuk selalu bertindak sederhana -- termasuk tidak menyelenggarakan acara dengan berlebihan.

“Terimakasih atas perhatiannya kepada Mas Hoegeng yang membuat saya terharu karena ternyata Mas Hoegeng masih terus diingat dan dikenang termasuk dengan buku ini,” kata Meriyati.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menorehkan kesannya tentang Hoegeng dalam buku tersebut, sekaligus menyampaikan pesan ke seluruh jajarannya bahwa kisah itu bukan sekadar mitos atau dongeng.

“Jenderal Hoegeng yang penuh keteladanan mampu menginspirasi banyak orang untuk menjalani kehidupan dengan idealisme, kejujuran, dan nilai-nilai kebenaran yang tentunya perlu diimplementasikan pada setiap insan Bhayangkara pada level pimpinan sampai dengan pelaksana di lapangan,” tulis Listyo.

Hoegeng, ungkap Listyo, memiliki keteguhan dalam menjaga prinsip, integritas, dan dedikasi dan hal itu sejalan dengan konsep transformasi menuju “Polri yang Presisi” dalam mewujudkan polisi yang dekat dan dicintai masyarakat.

Listyo juga menyampaikan harapannya akan hadirnya Hoegeng-Hoegeng baru di jajaran Polri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Khofifah Tegaskan Sistem Peringatan Dini Sudah Berjalan

"Proses early warning system sebetulnya sudah berjalan. Warga sekitar, juga telah berusaha untuk melakukan evakuasi dini," jelas Khofifah.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jalan Tol Seksi IV Makassar Berlakukan Tarif Baru

Penyesuaian tarif di Jalan Tol Seksi IV Makassar akan diberlakukan mulai 15 Desember 2021 pukul 00.01 WITA.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jokowi: Jadilah Trendsetter Bukan Follower

Jokowi meminta jajaran Pengurus Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) harus memiliki watak trendsetter (pencipta tren) bukan follower (pengikut).

NASIONAL | 6 Desember 2021

Azis Syamsuddin Didakwa Suap Eks Penyidik KPK Rp 3,6 M

Terdakwa (Azis Syamsuddin) telah memberikan uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp 3.099.887.000 dan US$ 36.000.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Waspada Gelombang hingga 6 Meter di Selat Sunda

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga mencapai 6 meter di Selat Sunda.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Kemenkes: Logistik Kesehatan untuk Korban Semeru Aman

Kemenkes menegaskan logistik kesehatan untuk korban erupsi Gunung Semeru aman dan sudah disalurkan.

NASIONAL | 6 Desember 2021

PMI Terjunkan 100 Relawan Tangani Korban Erupsi Semeru

Sekjen PMI Sudirman Said mengatakan tim PMI telah menerjunkan 100 relawan ke lokasi terdampak erupsi Semeru.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Korban Erupsi Semeru Diberi Dana Sewa Rumah Rp 3 Juta

Korban yang huniannya rusak akibat erupsi Gunung Semeru mendapat dana sewa rumah Rp 3 juta per 6 bulan.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Penanganan Bencana Semeru, Khofifah Berkantor di Lumajang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih berkantor di Kabupaten Lumajang untuk mengawal upaya penanganan bencana guguran awan panas Gunung Semeru.

NASIONAL | 5 Desember 2021

Mahfud Bicara Soal Putusan MK di Forum Guru Besar KAHMI

Mahfud MD menyambut baik dan mendorong diskusi dan perdebatan terkait putusan MK mengenai UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Qarrar Firhand Ali Juarai Eshark Rok Cup 2021

Qarrar Firhand Ali Juarai Eshark Rok Cup 2021

OLAHRAGA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings