Ini Peran Para Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Peran Para Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal

Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:41 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, membekuk tujuh tersangka ketika menggerebek kantor operasional sindikat pinjaman online ilegal (pinjol), di sejumlah tempat, di Jakarta. Perannya adalah operator penyebar SMS atau pesan pendek bermuatan asusila hingga penyedia peralatan.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika, mengatakan tujuh tersangka berinisial RJ, JT, AY, HC, AL, PN, dan HH ditangkap di Taman Kencana Cengkareng, Perumahan Long Beach PIK, Green Bay Tower Pluit, Apartemen Taman Anggrek, Laguna Tower Pluit, dan Perumahan Cassa Garden Cengkareng, sejak Selasa hingga Kamis (14/10/2021) kemarin.

"Tersangka RJ berperan sebagai operator yang bertugas mentransmisi SMS yang berisi tentang kesusilaan, ancaman dan penistaan kepada korban pinjaman online. Dari yang bersangkutan, kami menyita barang bukti berupa dua unit modem, satu unit komputer, satu unit CPU, kemudian simcard dan dua unit handphone," ujar Helmy, di Mabes Polri, Jumat (15/10/2021).

Dikatakan Helmy, dari tersangka RJ, penyidik melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka JT, di Pluit, Penjaringan, Jakarta Barat.

"Perannya juga sama seperti tersangka RJ, dia adalah sebagai operator yang mentransmisikan SMS yang berisi kesusilaan, ancaman dan penistaan terhadap korban pinjol. Dari yang bersangkutan kami menyita barang bukti satu unit laptop, dua unit handphone, dan dua kotak simcard," ungkapnya.

Helmy melanjutkan, kepada penyidik RJ mengaku dibantu seseorang berinisial AY dalam menjalankan pekerjaaan sebagai operator. Penyidik kemudian turut membekuk AY.

"Kita mendapatkan barang bukti sembilan unit modem, empat unit komputer, satu kotak simcard," katanya.

Tidak berhenti, penyidik kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka HC. Selain sebagai operator yang bersangkutan juga menyediakan tempat dan alat-alat yang digunakan tersangka lain.

"Kemudian, ada tersangka AL dan PN perannya juga sebagai operator. Kami berhasil menyita barang bukti berupa delapan unit modem, satu unit CPU, tiga unit keyboard, enam unit handphone dan satu kotak kartu perdana yang sudah dipakai," jelasnya.

Helmy menyampaikan, tersangka terakhir yang ditangkap berinsial HH di Perumahan Cassa Garden Cengkareng. "Perannya sebagai operator yang mentransmisikan SMS berisikan kesusilaan. Dari yang bersangkutan kita berhasil menyita atau mendapatkan barang bukti berupa satu unit handphone dan satu unit laptop," ucapnya.

Polisi Buru Mentor Operator dan Pemilik Dana
Lebih lanjut Helmy mengungkapkan, berdasarkan keterangan para tersangka, pembimbing atau mentor, sekaligus pemilik dana terkait praktik mentransmisikan SMS itu merupakan seorang warga negara asing berinisial ZJ.

"Ini alamatnya di daerah Tangerang. Sampai saat ini masih dalam pencarian. Di mana tersangka ZJ yang warga negara asing ini selain berperan sebagai mentor dari para operator tetapi juga pendana yang mentransmisikan SMS yang berisi kesusilaan tadi," jelasnya.

Sementara itu, Helmy menuturkan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi kalau ada sebuah aplikasi -tidak disebutkan namanya karena masih dalam pengembangan- yang memberikan pinjaman online diduga ilegal.

"Ini dia memberikan pinjaman sebanyak 1 juta rupiah, namun yang diterima oleh borrower (peminjam) tidak pure Rp 1 juta melainkan sekitar Rp 600.000. Sisanya dipotong biaya administrasi dan sebagainya. Atas informasi ini kemudian dilakukan pendalaman hingga dari pendalaman itu kami menangkap para tersangka," katanya.

Helmy menjelaskan, kegiatan penegakan hukum terhadap pinjaman online ilegal dilakukan secara serentak oleh Dittipid Eksus Bareskrim Polri dan Ditreskrimsus Polda se-Indonesia.

"Perlu saya informasikan bahwa Bareskrim dan jajaran, selama kurun waktu 2020-2021 telah menerima laporan terkait pinjol sebanyak 371 laporan. Dari 371 laporan ini, sebanyak 91 sudah terungkap dan ada yang sudah dalam tahap persidangan delapan kasus, selebihnya masih dalam pengembangan penyelidikan," terangnya.

Mengapa terkesan lamban? Helmy menuturkan bahwa fintech atau pinjaman online memiliki karakteristik tertentu, sehingga penyelidikannya pun harus tepat dan benar.

"Saya sampaikan bahwa kami mem-framing pinjol secara utuh mulai dari SMS blasting sampai dengan collection tidak parsial melihat pinjam meminjamnya saja. Dan ini, penindakannya juga dilakukan secara bersama-sama. Kenapa, karena namanya juga elektronik menggunakan teknologi, sangat mudah bagi para pelaku untuk berpindah-pindah bahkan bisa di-remote dari tempat lain," katanya.

Helmy menambahkan, dalam hubungan kerja sama Bareskrim juga menerima laporan dari Satuan Tugas Waspada Investasi. Sebanyak 3.000 lebih akun sudah di-take down.

"Namun demikian karena sifatnya ini adalah IT, sifatnya adalah teknologi, di mana akun-akun tadi sudah ditutup, maka ini perlu waktu untuk bisa kita coba eksplore satu per satu. Sehingga ini berpengaruh pada lambatnya pengungkapan. Tapi ini menjadi challange tersendiri bagi kami untuk tetap bekerja," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menko Marves dan Menteri ATR Tinjau Proyek Bandara Kediri

Turut mendampingi kunjungan ini Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

NASIONAL | 30 November 2021

Pemkot Kediri Daftarkan KIK untuk Tahu Takwa dan Tenun Ikat

Tahu takwa diakui dalam jenis Pengetahuan Tradisional “Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional.

NASIONAL | 30 November 2021

66,6% Anak Lelaki Melihat Pornografi di Media Online

Terungkap 66,6% anak lelaki dan 63,2% anak perempuan pernah menyaksikan kegiatan seksual di media online.

NASIONAL | 30 November 2021

Ahmad Sahroni Kecam Aksi Penganiayaan di Sel Tahanan

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam aksi penganiayaan di sel tahanan.

NASIONAL | 30 November 2021

Shopee dan TNI Bantu Warga Bali Mendapat Akses Air Bersih

Shopee dan TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) IX Udayana yang berkolaborasi untuk menyediakan akses ke air bersih bagi warga sejumlah desa di Bali.

NASIONAL | 30 November 2021

Kinobi Rampungkan Kerja Sama dengan 51 Universitas di Asia

Di Indonesia sendiri, Kinobi sudah bekerja sama dengan 23 universitas untuk meningkatkan persiapan karir mahasiswanya.

NASIONAL | 30 November 2021

BPK, BAKN Bahas Hasil Pemeriksaan Tata Ruang dan Agraria

BPK telah melaksanakan pemeriksaan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

NASIONAL | 30 November 2021

Banyak Bangun Bendungan, Jokowi: Kita Belum Impor Beras

Presiden Jokowi mengatakan tiga tahun ini, Indonesia sudah menghentikan impor beras.

NASIONAL | 30 November 2021

Tanam Padi, Jokowi Berharap Masa Panen Bisa Ditingkatkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan tanam padi bersama petani di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

NASIONAL | 30 November 2021

Waspada! Pukul 10.00-13.00 Rawan Kecelakaan di Jalan Tol

Menurut KNKT, dari statistik jam 10.00 sampai 13.00 itu ngantuk-ngantuknya orang di jalan tol sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

NASIONAL | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Fadel Muhammad: MPR Kecewa dengan Kinerja Kemenkeu

Fadel Muhammad: MPR Kecewa dengan Kinerja Kemenkeu

POLITIK | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings