ICK Minta Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Transaksi Narkoba Rp 120 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

ICK Minta Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Transaksi Narkoba Rp 120 Triliun

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:53 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Presidium Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK), Gardi Gazarin, meminta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membentuk tim independen yang khusus mengusut transaksi narkoba senilai Rp120 triliun. Menurut Gardi Gazarin, tim independen khusus ini sangat penting guna membuka tabir secara terang benderang aliran dana haram yang lebih besar dibanding anggaran Polri dalam APBN 2021 sebesar Rp112,1 triliun. Salah satunya untuk membongkar bandar narkoba kelas kakap di Indonesia.

"Tim independen khusus ini sangat penting bagi masyarakat Indonesia karena nilainya yang spektakuler bahkan di atas anggaran Polri. Ini harus menjadi perhatian serius dan kesempatan bagi Kapolri membuktikan program Presisi yang digadang-gadang menjadi Polri masa depan yang prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan," kata Gardi Gazarin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Rabu (29/9/2021) lalu, Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengungkapkan, pihaknya menemukan transaksi keuangan terkait jual beli narkoba yang angkanya mencapai Rp 120 triliun. Dijelaskan, temuan transaksi keuangan jual-beli narkoba itu terjadi dalam kurun waktu lima tahun, yakni sepanjang 2016 hingga 2020.

Gardi yang merupakan Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) periode 2014 - 2016, mengatakan, temuan PPATK ini merupakan pelajaran bagi Polri maupun Badan Narkotika Nasional (BNN). Otoritas penyidik Polri dan BNN pun bisa berlomba-lomba siapa lebih cepat bongkar sampai ke akarnya skandal transaksi narkoba bernilai ratusan triliun rupiah yang termasuk kategori terbesar di Indonesia saat ini.

Karena itu, ICK meminta Kapolri serius segera membentuk tim independen khusus untuk mengungkap aliran dana jaringan narkoba dengan transparan. ICK juga meminta Kepala BNN Komjen Pol Petrus Golose untuk terus memaksimalkan jajarannya dalam mengungkap kejahatan narkoba kaliber besar dari hulu ke hilir.

"Siapapun yang terlibat dalam aliran dana ini harus diungkap terang benderang kepada masyarakat. Jangan sampai kasus ini di peti es kan. Mengingat Bareskrim Polri yang awal menerima kepercayaan pengumuman skandal dana Rp120 triliun dari PPATK. Kalau tidak, maka moto Presisi Polri tidak mengubah masa depan dan rakyat semakin frustasi berharap banyak pada Polri. Apalagi jutaa orang di Indonesia menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Mayoritas penghuni Lapas yang memprihatinkan adalah napi narkoba," ucap Gardi Gazarin.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Krisno H Siregar, menyampaikan temuan PPATK tersebut telah diserahkan ke penyidik lain di luar Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

"Terkait adanya rekening Rp120 triliun yang dicurigai sebagai hasil transaksi narkoba sudah diserahkan PPATK ke penyidik lain, bukan ke penyidik Ditipidnarkoba Bareskrim Polri. Manakala diserahkan ke kami maka siap untuk ditindaklanjuti," tutur Krisno dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021).

Selain itu, Krisno melanjutkan, pihaknya juga membahas kerjasama dalam pengusutan kasus temuan dua pabrik obat keras ilegal yang ada di Yogyakarta.

"Dittipidnarkoba Bareskrim Polri akan berjasama dengan PPATK untuk penyidikan TTPU pada TPA produksi atau peredaran gelap obat-obatan keras ilegal di dua TKP di wilayah DIY," jelas dia.

Krisno berharap Polri dan PPATK dapat terus meningkatkan sinergitas dalam memberantas peredaran narkoba dan tindak pidana pencucian uang yang menyertai berbagai perkara bisnis terlarang tersebut.

"Ditipidnarkoba Bareskrim Polri dan PPATK bersepakat meningkatkan kerjasama dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba melalui optimalisasi penyidikan TPPU," kata Krisno.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pembatasan Mudik Nataru, 4 Ruas Tol Terapkan Ganjil Genap

Pemerintah berencana menerapkan sistem ganjil genap untuk mobil pribadi di jalan tol selama periode Nataru mulai 20 Desember 2021-2 Januari 2022.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Maju Pilpres 2024, Ridwan Kamil Tak Bisa Tentukan Pasangan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil siap mengikuti kontestasi Pilres 2024.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Ditunda, Pembacaan Dakwaan Kasus Dugaan Terorisme Munarman

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menunda agenda pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Wiku Ingatkan Masyarakat Masuk Arab Saudi Harus Patuh Prokes

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan warga Indonesia yang masuk ke Arab Saudi termasuk jemaah umrah harus tetap menjaga prokes .

NASIONAL | 1 Desember 2021

Kuasa Hukum Ingin Sidang Munarman Digelar secara Tatap Muka

Kuasa hukum dari terdakwa eks Sekretaris FPI Munarman, Sugito Atmo Prawiro berharap sidang kliennya dapat dilaksanakan secara offline atau tatap muka.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Gesekan Antara Oknum Polri-TNI Disesalkan

Selama satu pekan terakhir setidaknya sudah ada tiga peristiwa gesekan antara oknum anggota Polri dan TNI.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Universitas Bakrie Kembali Gelar Metamasa

Metamasa kali ini mengusung tema Education for Future sebagai bentuk motivasi untuk generasi muda yang masih terus berjuang untuk pendidikan.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Dubes Norwegia: Dunia Tengah Menghadapi Krisis Sampah

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger mengatakan, selain krisis iklim dan pandemi Covid-19, dunia juga tengah menghadapi krisis sampah.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Pemerintah Konsisten Tambah Stok Vaksin untuk Masyarakat

Indonesia kedatangan vaksin dalam tahap ke-138 sebanyak 1.712.300 dosis vaksin AstraZeneca.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Kolaborasi Kunci Percepatan Pelepasan Kawasan Hutan di Kotim

Terkait kawasan dan nonkawasan di Kotawaringin Timur, khususnya di Kalteng secara umum, memang ada tantangan tersendiri.

NASIONAL | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
Staf Pejabat di DKI Diduga Terlibat Penembakan di Tol

Staf Pejabat di DKI Diduga Terlibat Penembakan di Tol

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings