KPK Tetapkan Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka Suap Proyek di Muba
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Tetapkan Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka Suap Proyek di Muba

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 17:43 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Muba. Tak hanya Dodi, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Kepala Dina PUPR Pemkab Muba, Herman Mayori; Kabid SDA atau PPK Dinas PUPR Muba, Eddi Umari; dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara, Suhandy.

Penetapan tersangka terhadap Dodi yang merupakan anak sulung mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dan sejumlah pihak lainnya ini dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa intensif sejumlah pihak yang diringkus dalam OTT pada Jumat (15/10/2021) malam kemarin.

"Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK melakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan empat tersangka," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Dalam kasus ini, KPK menduga Dodi Reza Alex telah mengarahkan Herman Mayori, Eddi Umari dan beberapa pejabat lain di Dinas PUPR Kabupaten Muba agar merekayasa proses lelang sejumlah proyek di Muba. Salah satunya dengan membuat list paket pekerjaan dan telah pula ditentukan calon rekanan yang akan menjadi pelaksana pekerjaan tersebut.

"Selain itu, DRA (Dodi Reza Alex Noerdin) juga telah menentukan adanya prosentase pemberian fee dari setiap nilai proyek paket pekerjaan di Kabupaten Muba yaitu 10% untuk DRA, 3% sampai dengan 5% untuk HM (Herman Mayori) dan 2% sampai dengan 3 % untuk EU (Eddi Utari) serta pihak terkait lainnya," ungkap Alex, sapaan Alexander Marwata.

Untuk tahun 2021 pada Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kab. Muba, perusahaan milik Suhandy menjadi pemenang dari empat paket proyek. Keempat proyek itu, yakni rehabilitasi daerah irigasi Ngulak III (IDPMIP) di Desa Ngulak III, Kec. Sanga dengan nilai kontrak Rp 2,39 miliar; peningkatan jaringan irigasi DIR Epil dengan nilai kontrak Rp 4,3 miliar; peningkatan jaringan irigasi DIR Muara Teladan dengan nilai kontrak Rp 3,3 miliar; normalisasi Danau Ulak Ria Kecamatan Sekayu dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar.

"Total commitment fee yang akan diterima oleh DRA dari SUH dari empat proyek dimaksud sejumlah sekitar Rp 2,6 miliar. Sebagai realiasi pemberian commitment fee oleh SUH atas dimenangkannya empat proyek paket pekerjaan di Dinas PUPR tersebut, diduga SUH telah menyerahkan sebagian uang tersebut kepada DRA melalui HM dan EU," papar Alex.

Atas dugaan tindak pidana tesebut, Dodi, Herman, dan Eddi yang disangka menerima suap dijerat dengan Pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan Suhandy disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenhub Diminta Evaluasi Aturan E-Ticket ASDP

Pemberlakuan tiket elektronik dianggap merugikan konsumen layanan jasa penyeberangan ASDP.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Guru Dituntut Beradaptasi dengan Platform Digital 

Di tengah kondisi global yang mengalami re-setting ke new normal, dunia pendidikan harus siap bertransformasi.

NASIONAL | 2 Desember 2021

BP Jamsostek dan KKP Serahkan Santunan untuk ABK KM Hentri I

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo menyerahka santunan mencapai Rp 1,99 Miliar kepada 21 KM Hentri I.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Fermented Mother Liquor, Nutrisi Pakan Ternak Alternatif

Fermented Mother Liquor (FML) merupakan cairan yang berasal dari hasil pengolahan produk samping dari proses produksi Monosodium Glutamat (MSG).

NASIONAL | 1 Desember 2021

Inovasi Sejumlah Pemkot Bangun Smart City

Berbagai daerah terus berupaya menata menuju kota cerdas atau smart city untuk mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan efisien. 

NASIONAL | 1 Desember 2021

Pemerintah Bakal Lebih Serius Tangani Difabel Intelektual

Pemerintah segera mencari upaya yang lebih komprehensif untuk mengembangkan anak-anak bertalenta khusus atau difabel intelektual.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Densus Tangkap 2 Terduga Teroris Jaringan JI di Luwu Timur

Dua terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Luwu Timur merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI) 

NASIONAL | 1 Desember 2021

Penderita HIV/AIDS di Kota Ternate Capai 641 Orang

Penderita HIV/AIDS di Kota Ternate mencapai 641 orang.

NASIONAL | 1 Desember 2021

ACSI dan SGU Kerja Sama SDM Keamanan Siber

ACSI atau Acer Cyber Security Inc (PT. Alpha Citra Siber Indonesia) bekerja sama Swiss German University (SGU) untuk mengisi kekurangan sumber daya manusia (SDM) tenaga ahli dalam bidang keamanan siber.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Longsor Telan Korban Jiwa dan Rumah Rusak di Toraja Utara

Bencana tanah longsor menelan korban jiwa dan menimbulkan kerusakan rumah warga di Desa Karua, Kecamatan Balusu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (1/12/2021).

NASIONAL | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Perkuat Daya Tahan Tubuh dengan Vitamin

Perkuat Daya Tahan Tubuh dengan Vitamin

BERITA GRAFIK | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings