Pelajar dan Guru di Maluku Tolak Pernikahan Anak Usia 15 Tahun, Ini Respons Menteri Bintang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelajar dan Guru di Maluku Tolak Pernikahan Anak Usia 15 Tahun, Ini Respons Menteri Bintang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:11 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Pelajar dan guru di salah satu sekolah di Buru Selatan, Maluku bergerak melakukan aksi penolakan terhadap pernikahan anak yang masih berusia 15 tahun dengan seorang tokoh agama di Tangerang, Banten. Korbannya adalah seorang anak usia 15 tahun yang masih bersekolah di salah satu SMP di Namrole, Buru Selatan. Korban dinikahkan dengan seorang tokoh agama asal Tangerang, Banten. Pernikahan itu kemudian dibatalkan oleh ayah dari anak tersebut dan anak dapat kembali bersekolah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga pun memberikan apresiasi terhadap solidaritas kalangan pelajar dan guru di salah satu sekolah di Buru Selatan, Maluku tersebut.

Menteri Bintang mengatakan, tindakan ini menunjukkan kesadaran bersama bahwa pernikahan anak di bawah umur tidak sepatutnya terjadi dan melanggar hak anak.

“KPPPA selama ini sangat intensif melakukan kampanye Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak hingga ke tingkat desa. Karena itu, kami menghargai suara penolakan pernikahan anak yang diperdengarkan oleh pelajar dan guru hingga kemudian pernikahan itu akhirnya dibatalkan,” kata Menteri Bintang akhir pekan lalu.

Menteri Bintang mengatakan, tindakan dan budaya saling menjaga dan memperjuangkan demi kebaikan anak bangsa harus terus dilakukan. Anak merupakan pelopor atau subjek perubahan untuk perbaikan dan kemajuan anak bangsa, yang sejalan dengan semboyan Forum Anak Nasional, yakni anak sebagai pelopor dan pelapor.

“Kami juga menghargai keputusan orang tua anak yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buru Selatan untuk membatalkan perkawinan itu dan memenuhi hak anak untuk melanjutkan pendidikan,” kata Menteri Bintang.

Menteri Bintang berharap, upaya bersama untuk mencegah perkawinan anak dan memberikan perlindungan terhadap anak terus berjalan, baik oleh aparat penegak hukum, polisi, tokoh agama baik MUI, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan tokoh lintas agama, keluarga, serta masyarakat.

Menteri Bintang juga mengatakan, pemerintah tengah berupaya menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pencegahan Perkawinan pada Usia Anak dan Pemberian Dispensasi Kawin. RPP ini bertujuan untuk menghambat praktik perkawinan usia anak, mencegah perkawinan anak melalui peningkatan peran dan tanggung jawab pemerintah, dan orang tua.

Ia menyebutkan, KPPA juga telah melakukan deklarasi “Gerakan Nasional Pendewasaan Usia Perkawinan Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia” dengan MUI.

Perkawinan anak merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang (UU) Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019 yang memberikan izin perkawinan minimal usia 19 tahun dan UU Perlindungan Anak yang antara lain menyatakan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan, dan lain-lain.

Menteri Bintang menegaskan, perkawinan anak akan mengakibatkan dampak negatif bagi anak, terutama bagi pendidikan anak yang bersangkutan, kesehatan, ekonomi yang dapat menyebabkan munculnya kemiskinan baru atau kemiskinan struktural.

“Itu juga belum termasuk dampak lainnya, seperti potensi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perdagangan orang, serta pola asuh yang salah terhadap anak sehingga seluruh hak-hak anak bisa terenggut,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

66,6% Anak Lelaki Melihat Pornografi di Media Online

Terungkap 66,6% anak lelaki dan 63,2% anak perempuan pernah menyaksikan kegiatan seksual di media online.

NASIONAL | 30 November 2021

Ahmad Sahroni Kecam Aksi Penganiayaan di Sel Tahanan

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam aksi penganiayaan di sel tahanan.

NASIONAL | 30 November 2021

Shopee dan TNI Bantu Warga Bali Mendapat Akses Air Bersih

Shopee dan TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) IX Udayana yang berkolaborasi untuk menyediakan akses ke air bersih bagi warga sejumlah desa di Bali.

NASIONAL | 30 November 2021

Kinobi Rampungkan Kerja Sama dengan 51 Universitas di Asia

Di Indonesia sendiri, Kinobi sudah bekerja sama dengan 23 universitas untuk meningkatkan persiapan karir mahasiswanya.

NASIONAL | 30 November 2021

BPK, BAKN Bahas Hasil Pemeriksaan Tata Ruang dan Agraria

BPK telah melaksanakan pemeriksaan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

NASIONAL | 30 November 2021

Banyak Bangun Bendungan, Jokowi: Kita Belum Impor Beras

Presiden Jokowi mengatakan tiga tahun ini, Indonesia sudah menghentikan impor beras.

NASIONAL | 30 November 2021

Tanam Padi, Jokowi Berharap Masa Panen Bisa Ditingkatkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan tanam padi bersama petani di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

NASIONAL | 30 November 2021

Waspada! Pukul 10.00-13.00 Rawan Kecelakaan di Jalan Tol

Menurut KNKT, dari statistik jam 10.00 sampai 13.00 itu ngantuk-ngantuknya orang di jalan tol sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

NASIONAL | 30 November 2021

TNI-Polri Gelar Apel Gabungan di Timika

TNI-Polri menggelar apel gabungan di Timika, Papua guna memperkuat sinergitas.

NASIONAL | 30 November 2021

Nataru, Kementan Pastikan Stok Pangan Aman

Kementan memastikan stok pangan saat perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022 aman dan terkendali.

NASIONAL | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings