Anggaran Program Matching Fund Kemendikbudristek Naik 6 Kali Lipat Jadi Rp 1,5 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anggaran Program Matching Fund Kemendikbudristek Naik 6 Kali Lipat Jadi Rp 1,5 T

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:43 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) telah menyiapkan penambahan anggaran untuk program Matching Fund senilai Rp 1,5 triliun untuk 2022 mendatang.

Sekretaris Ditjen Diktiristek, Paristiyanti Nurwardani menuturkan, tahun ini, anggaran untuk program Matching Fund senilai Rp 250 miliar. Namun, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim akan menaikan anggaran Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) itu menjadi Rp 1,5 triliun.

Program Matching Fund merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk mendapatkan pendanaan jika berhasil melakukan kolaborasi dan kemitraan dengan industri, dan membangun inovasi yang berdampak bagi masyarakat luas.

Paristiyanti menyebutkan, kenaikan anggaran ini merupakan hasil komunikasi intensif Mendikbudristek dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, yang didukung oleh Presiden Joko Widodo.

"Mendikbudristek begitu baik komunikasi dengan Menkeu dan Presiden Jokowi, maka selalu didukung programnya. Kami mohon kepada insan dikti (pendidikan tinggi, red) yang dapat program Matching Fund, buktikan bahwa bapak dan ibu melakukan pengembangan ekosistem kerja sama yang baru dan profitable," kata Paristiyanti dalam kegiatan 'Sosialisasi PKKM dan Kedaireka' baru-baru ini.

Paristiyanti menuturkan, peningkatan anggaran ini karena program Matching Fund mendapat respons yang sangat baik dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk bekerja sama dengan Ditjen Diktiristek melalui platform Kedaireka.

Kedaireka adalah rumah virtual bersama DUDI dan insan perguruan tinggi terutama dosen yang bisa melakukan kerja sama untuk hilirisasi hingga melahirkan inovasi baru berupa produk atau jasa baru.

Menurut Paristiyanti, program ini sejalan dengan misi pemerintah bangga buatan Indonesia (BBI). Untuk itu, kehadiran rumah digital Kedaireka mendukung penuh inovasi anak bangsa untuk menciptakan produk dan jasa baru untuk peningkatan akselerasi pertumbuhan ekonomi pasca Covid-19.

“Jadi sebenarnya persiapan 2022 yang mungkin kita akan memberikan lebih banyak lagi Matching Fund kepada insan perguruan tinggi. Saya perlu sampaikan bahwa Matching Fund pada 2021 itu sebanyak Rp 250 miliar yang diminati lebih dari 1.200 industri sudah siap sharing senilai Rp 1,4 miliar,” katanya.

Paristiyanti menyebutkan, dengan anggaran senilai Rp 250 miliar, hanya 427 proposal yang dipilih. Program Matching Fund merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk mendapatkan pendanaan, jika berhasil melakukan kolaborasi dan kemitraan dengan industri, dan membangun inovasi yang berdampak bagi masyarakat luas.

Paristiyanti juga mengatakan, Matching Fund bukan satu-satunya program yang mengalami kenaikan anggaran tahun depan. Anggaran program PKKM lainnya, Competitive Fund juga mengalami kenaikan anggaran.

Dikatakan, dukungan dana ini bertujuan untuk mendorong perguruan tinggi melakukan akselerasi mencapai 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) itu, dibiayai sebanyak Rp 500 miliar. Tahun depan, angkanya meningkat hingga Rp 2,1 triliun.

"Kemungkinan besar akan diberikan berbagai macam akselerasi untuk implementasi Kampus Mengajar dan program magang, serta studi banding bersertifikat khusus dengan dunia digital," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, 8 IKU tersebut adalah Lulusan Mendapatkan Pekerjaan yang Layak, Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus, Dosen Berkegiatan di Luar Kampus, Praktisi Pengajar di Kampus, Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat, Program Studi Bekerja sama dengan Mitra Kelas Dunia, Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif, dan Program Studi Berstandar Internasional.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PLN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Gili Petagan

Sebanyak 10.000 bibit mangrove akan ditanam oleh PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UP3B) Mataram di kawasan Gili Petagan, Sambelia, Lombok Timur.

NASIONAL | 29 November 2021

HUT Korpri, Ketua KPK Ajak ASN Bersih Korupsi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), insan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk bersih korupsi.

NASIONAL | 29 November 2021

Pentolan KKB Dijerat Pasal Berlapis

Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo membekuk pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Demius Magayang alias Temius Magayang, di Jalan Gunung.

NASIONAL | 29 November 2021

UU Ciptaker, Presiden: Follow Up Putusan MK Secepatnya

Presiden Jokowi telah memerintahkan menteri terkait untuk segera menindaklanjuti putusan MK mengenai UU Ciptaker.

NASIONAL | 29 November 2021

Baleg Rencanakan Bahas Putusan MK Soal Ciptaker 6 Desember

Baleg DPR berencana rapat dengan pemerintah membahas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Cipta Kerja (Ciptaker) pada 6 Desember 2021.

NASIONAL | 29 November 2021

UU Ciptaker Inkonstitusional, Presiden Tegas Jamin Investasi

Tak ada satu pasal pun dalam UU Ciptaker yang dinyatakan tidak berlaku oleh MK. Pemerintah menjamin keamanan dan kepastian investasi.

NASIONAL | 29 November 2021

Ini Tanggapan Presiden Terkait UU Ciptaker Inkonstitusional

Presiden Jokowi memberikan tanggapan terhadap putusan MK yang menyatakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) inkonstitusional bersyarat.

NASIONAL | 29 November 2021

KPK Siapkan Bantahan Kasasi Mantan Menteri Edhy Prabowo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi kasasi yang diajukan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 29 November 2021

Jokowi: Pemerintah Akan Laksanakan Keputusan MK

Presiden Jokowi menegaskan pemerintah akan melaksanakan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan revisi terhadap UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 29 November 2021

PUPR Klaim Pembangunan Sejuta Rumah Capai 871.218 Unit

Kementerian PUPR mengklaim sampai dengan akhir Oktober 2021, capaian Program Sejuta Rumah tercatat telah menembus angka 871.218 unit.

NASIONAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Razia Vaksinasi Covid-19


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Ameer Azzikra


# Omicron


# Indonesia Terbuka



TERKINI
Pengemudi Mercy Lawan Arah Demensia, 2 Tahun Tak Mengemudi

Pengemudi Mercy Lawan Arah Demensia, 2 Tahun Tak Mengemudi

MEGAPOLITAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings