Pengamat: Sistem Pertahanan dan Alutsista Indonesia Mampu Hadapi Perang Terbatas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengamat: Sistem Pertahanan dan Alutsista Indonesia Mampu Hadapi Perang Terbatas

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:03 WIB
Oleh : lorem ipsum / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Sistem pertahanan dan alutsista Indonesia dinilai masih mampu menghadapi ancaman dari luar negeri dengan skala terbatas, dan minimal menghadapi perang terbatas.

Hal itu disampaikan, pengamat Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menanggapi kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam bidang pertahanan dan keamanan.

"Sistem pertahanan dan alutsista sampai saat ini dinilai masih mampu menghadapi ancaman dari luar negeri dengan skala terbatas untuk minimal menghadapi perang terbatas," ujar Susaningtyas, kepada Beritasatu.com, Selasa (19/10/2021).

Dikatakan Susaningtyas, sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta atau yang dikenal dengan Sishankamrata telah divalidasi untuk menghadapi ancaman dari luar negeri dan ancaman dari dalam negeri.

"Sistem tersebut menempatkan komponen utama atau TNI berikut alutsista untuk bisa mencegah agresi dengan doktrin perang gerilya. Sistem tersebut membutuhkan alutsista yang memadai," ungkapnya.

Menyoal apakah grand design peremajaan alutsista senilai Rp 1.700 triliun yang diajukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia, Susaningtyas menilai, hal itu sebagai langkah cerdas.

"Grand design dari Kemhan sebesar Rp 1.700 triliun harus dipahami sebagai program jangka panjang selama 25 tahun. Dengan paradigma baru bahwa pertahanan negara sebagai investasi, maka pengadaan alutsista yang semula mekanismenya cicilan material menjadi cicilan uang. Artinya, Rp 1.700 triliun sama sekali tidak menambah APBN untuk pertahanan negara. Kemhan justru sangat cerdas merancang skema keuangan baru yang diterima oleh banyak negara sehingga mereka semua setuju membangun alutsista TNI pada 5 tahun pertama dan baru dicicil setiap tahun selama 25 tahun. Saya rasa ini adalah langkah cerdas Kemhan," katanya



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terapkan Sistem Merit, LAN Pertahankan Predikat Sangat Baik

LAN kembali memperoleh predikat Sangat Baik dalam Anugerah Meritokrasi Penyerahan Hasil Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN kepada Instansi Pemerintah

NASIONAL | 8 Desember 2021

Pilar KA Cepat Timpa Ekskavator, KCIC: Tak Ada Korban

KCIC menyatakan bahwa tidak ada korban dari insiden tersebut.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Jelang Nataru, DPRD Maluku Minta Jaminan Pertamina dan PLN

DPRD Maluku ingin memastikan ketersediaan minyak tanah (mitan) dan juga mengantisipasi adanya pemadaman listrik saat perayaan dua momen keagamaan dimaksud.

NASIONAL | 8 Desember 2021

BNPB: Kerugian Erupsi Semeru Masih Didata

BNPB menyatakan, masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian materil akibat dari keluarnya awan panas dari Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Buruh Minta Penjelasan MK soal Putusan UU Cipta Kerja

Buruh meminta seluruh gubernur di Indonesia merevisi  keputusan soal UMP dan meminta pemerintah PP nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Besok, Jokowi Hadiri Puncak Hari Antikorupsi Sedunia 2021

Tema peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang akan dihadiri Presiden Jokowi adalah “Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi”.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Mentan Dorong Provinsi Lampung Hasilkan 300.000 Bibit Sapi

Lampung sendiri dipilih Kementan karena dinilai mampu menerapkan pola reguler maksimum.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Bupati Bogor Akan Naikkan Insentif Guru Honorer Tahun Depan

Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan akan menaikan insentif atau kesejahteraan pegawai (Kespeg) para guru dan tenaga kependidikan honorer di tahun 2022 mendatang.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Delegasi G-20 Mulai Tiba di Bali

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyambut kedatangan 25 orang delegasi G-20 tahap pertama.

NASIONAL | 8 Desember 2021

Said Aqil: Saya Terima Permintaan Para Kiai Sepuh

KH Said Aqil Siroj menyatakan, dirinya menerima perintah dari para kiai sepuh NU untuk maju kembali sebagai calon Ketua Umum PBNU

NASIONAL | 8 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Kemkop dan UKM Dampingi Pelaku UKM Bermasalah Hukum

Kemkop dan UKM Dampingi Pelaku UKM Bermasalah Hukum

EKONOMI | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings