Dinilai Sumir, Dewas KPK Tidak Tindaklanjuti Laporan Novel Baswedan terhadap Lili Pintauli Siregar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dinilai Sumir, Dewas KPK Tidak Tindaklanjuti Laporan Novel Baswedan terhadap Lili Pintauli Siregar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:24 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengaku telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Namun, Dewas tidak akan menindaklanjuti laporan tersebut. Hal ini lantaran laporan yang disampaikan mantan penyidik Novel Baswedan dan Rizka tersebut dinilai masih sumir.

"Semua laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik yang masih sumir, tentu tidak akan ditindaklanjuti oleh Dewas," kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat dikonfirmasi, Jumat (22/10/2021).

Setiap laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik oleh insan KPK harus memuat uraian perbuatan, kapan dilakukan, siapa saksinya, dan bukti-bukti awalnya. Sementara dalam laporan yang disampaikan kepada Dewas, Novel dan Rizka tidak menjelaskan perbuatan Lili Pintauli Siregar yang mengarah pada dugaan pelanggaran etik.

"Jika diadukan bahwa LPS (Lili Pintauli Siregar) berkomunikasi dengan kontestan Pilkada 2020 di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), ya harus jelas apa isi komunikasi yang diduga melanggar etik tersebut," kata Haris.

Diketahui, Novel Baswedan dan Rizka Anungnata kembali melaporkan Lili kepada Dewas KPK. Kali ini, Lili dilaporkan atas dugaan berkomunikasi dengan calon Bupati Labura, Darno. Novel dan Rizka sebagai tim penyidik perkara Labura yang menjerat mantan Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah Sitorus, mengaku mendapat informasi adanya dugaan komunikasi antara Lili dengan Darno. Fakta ini telah disampaikan keduanya dalam persidangan etik dengan terlapor Lili beberapa waktu lalu.

Dalam komunikasi tersebut, Darno diduga meminta kepada Lili agar mempercepat eksekusi mantan Bupati Labura Khairuddin Syah selaku tersangka dugaan suap pengurusan DAK sebelum Pilkada serentak 2020 digelar. Permintaan itu bertujuan untuk menjatuhkan perolehan suara anak Kharuddin Syah, Hendri Yanto Sitorus, yang turut mencalonkan diri sebagai Bupati Labuhanbatu Utara.

Novel dan Rizka mengatakan, Khairuddin Syah telah menyampaikan kepada keduanya memiliki bukti-bukti berupa foto-foto pertemuan antara Lili dengan Darno.

Novel dan Rizka mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung menyangkut dugaan pelanggaran etik Lili tersebut dan sudah diterima Sekretariat Dewas pada 12 Agustus 2021.

Namun, berdasarkan Putusan Dewas Nomor 5/Dewas/Etik/07/2021 tertanggal 30 Agustus 2021 terkait putusan etik Lili Pintauli Siregar, menurut Novel dan Rizka, dugaan pelanggaran etik Lili dalam perkara Labuhanbatu Utara tersebut tidak disinggung.

Putusan itu hanya menyinggung soal pelanggaran etik Lili dalam perkara Tanjungbalai. Padahal, dalam surat pelaporannya, Novel dan Rizka mengaku sudah memberikan keterangan klarifikasi tertulis yang menyatakan Lili diduga juga terlibat dalam pengurusan perkara Labuhanbatu Utara.

Atas hal itu, Novel dan Rizka memutuskan untuk melaporkan dugaan pelanggaran etik Lili dalam perkara Labuhanbatu Utara kepada Dewas KPK.

Sebelumnya, Novel dan Rizka bersama mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi Direktur Komisi Pemberantasan Korupsi (PJKAKI KPK) Sujanarko melaporkan Lili kepada Dewas KPK atas dugaan pelanggaran etik. Laporan ini terkait peran Lili dalam kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi di Pemkot Tanjungbalai yang juga telah menjerat mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.

Setelah melalui proses persidangan, Dewas KPK memutuskan menjatuhkan sanksi berat terhadap Lili Pintauli berupa pemotongan gaji sebesar 40% selama 12 bulan atau satu tahun. Dewas menyatakan Lili terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku yakni berkomunikasi dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial yang menjadi pihak berperkara di KPK.

Dewas menyatakan Lili terbukti menyalahgunakan pengaruh pimpinan KPK dan berhubungan langsung dengan Syahrial. Padahal, KPK sedang mengusut dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pentolan KKB Dirawat di RS Bhayangkara Jayapura

Pentolan KKB Temianus Magayang, dievakuasi ke Sentani, Minggu (28/11/2021), dan kini dirawat di RS Bhayangkara, Jayapura.

NASIONAL | 28 November 2021

Milenial Nagekeo Cinta Tenun Tradisional

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo kini mendorong kaum milenial untuk menenun.

NASIONAL | 28 November 2021

Partai Gelora Canangkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Dalam rangka Hari Menanam Pohon Nasional pada 28 November 2021, Partai Gelora Indonesia mencanangkan Gelora Tanam 10 Juta Pohon.

NASIONAL | 28 November 2021

Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

Untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan di Sumut, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI berpartisipasi dalam KIM Investment Expo 2021.

NASIONAL | 28 November 2021

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Bencana banjir menerjang Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Kalimantan Selatan.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangani Tindak Pidana Korupsi Berorientasi Perbaikan Sistem

Jaksa Agung Burhanuddin mengajak jajarannya mengubah cara berpikir terkait pemberantasan tindak pidana korupsi dengan turut berorientasi pada perbaikan sistem.

NASIONAL | 28 November 2021

Kampanye #BUMNHijaukanIndonesia Targetkan 111.000 Pohon

Menteri BUMN Erick Thohir melakukan penanaman dan donasi pohon untuk mendukung kampanye #BUMNHijaukanIndonesia

NASIONAL | 28 November 2021

Pentolan KKB Demius Magayang Terlibat Serentetan Pembunuhan

Demius Magayang merupakan salah satu komandan operasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

NASIONAL | 28 November 2021

Melalui Reforma Agraria, Bersama Hidupkan Perekonomian Bali

Diperlukan solusi untuk terus menghidupkan perekonomian di Bali, salah satunya dengan program Reforma Agraria melalui penataan akses.

NASIONAL | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Banjir Bandang Garut, Jabar Tetapkan Tanggap Darurat

Banjir Bandang Garut, Jabar Tetapkan Tanggap Darurat

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings