Logo BeritaSatu

Dinilai Sumir, Dewas KPK Tidak Tindaklanjuti Laporan Novel Baswedan terhadap Lili Pintauli Siregar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:24 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengaku telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Namun, Dewas tidak akan menindaklanjuti laporan tersebut. Hal ini lantaran laporan yang disampaikan mantan penyidik Novel Baswedan dan Rizka tersebut dinilai masih sumir.

"Semua laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik yang masih sumir, tentu tidak akan ditindaklanjuti oleh Dewas," kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat dikonfirmasi, Jumat (22/10/2021).

Setiap laporan pengaduan dugaan pelanggaran etik oleh insan KPK harus memuat uraian perbuatan, kapan dilakukan, siapa saksinya, dan bukti-bukti awalnya. Sementara dalam laporan yang disampaikan kepada Dewas, Novel dan Rizka tidak menjelaskan perbuatan Lili Pintauli Siregar yang mengarah pada dugaan pelanggaran etik.

"Jika diadukan bahwa LPS (Lili Pintauli Siregar) berkomunikasi dengan kontestan Pilkada 2020 di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), ya harus jelas apa isi komunikasi yang diduga melanggar etik tersebut," kata Haris.

Diketahui, Novel Baswedan dan Rizka Anungnata kembali melaporkan Lili kepada Dewas KPK. Kali ini, Lili dilaporkan atas dugaan berkomunikasi dengan calon Bupati Labura, Darno. Novel dan Rizka sebagai tim penyidik perkara Labura yang menjerat mantan Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah Sitorus, mengaku mendapat informasi adanya dugaan komunikasi antara Lili dengan Darno. Fakta ini telah disampaikan keduanya dalam persidangan etik dengan terlapor Lili beberapa waktu lalu.

Dalam komunikasi tersebut, Darno diduga meminta kepada Lili agar mempercepat eksekusi mantan Bupati Labura Khairuddin Syah selaku tersangka dugaan suap pengurusan DAK sebelum Pilkada serentak 2020 digelar. Permintaan itu bertujuan untuk menjatuhkan perolehan suara anak Kharuddin Syah, Hendri Yanto Sitorus, yang turut mencalonkan diri sebagai Bupati Labuhanbatu Utara.

Novel dan Rizka mengatakan, Khairuddin Syah telah menyampaikan kepada keduanya memiliki bukti-bukti berupa foto-foto pertemuan antara Lili dengan Darno.

Novel dan Rizka mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung menyangkut dugaan pelanggaran etik Lili tersebut dan sudah diterima Sekretariat Dewas pada 12 Agustus 2021.

Namun, berdasarkan Putusan Dewas Nomor 5/Dewas/Etik/07/2021 tertanggal 30 Agustus 2021 terkait putusan etik Lili Pintauli Siregar, menurut Novel dan Rizka, dugaan pelanggaran etik Lili dalam perkara Labuhanbatu Utara tersebut tidak disinggung.

Putusan itu hanya menyinggung soal pelanggaran etik Lili dalam perkara Tanjungbalai. Padahal, dalam surat pelaporannya, Novel dan Rizka mengaku sudah memberikan keterangan klarifikasi tertulis yang menyatakan Lili diduga juga terlibat dalam pengurusan perkara Labuhanbatu Utara.

Atas hal itu, Novel dan Rizka memutuskan untuk melaporkan dugaan pelanggaran etik Lili dalam perkara Labuhanbatu Utara kepada Dewas KPK.

Sebelumnya, Novel dan Rizka bersama mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi Direktur Komisi Pemberantasan Korupsi (PJKAKI KPK) Sujanarko melaporkan Lili kepada Dewas KPK atas dugaan pelanggaran etik. Laporan ini terkait peran Lili dalam kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi di Pemkot Tanjungbalai yang juga telah menjerat mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.

Setelah melalui proses persidangan, Dewas KPK memutuskan menjatuhkan sanksi berat terhadap Lili Pintauli berupa pemotongan gaji sebesar 40% selama 12 bulan atau satu tahun. Dewas menyatakan Lili terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku yakni berkomunikasi dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial yang menjadi pihak berperkara di KPK.

Dewas menyatakan Lili terbukti menyalahgunakan pengaruh pimpinan KPK dan berhubungan langsung dengan Syahrial. Padahal, KPK sedang mengusut dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengelolaan Informasi Publik Harus Mengikuti Tren Kekinian

Pelayanan dan pengelolaan informasi publik harus mengikuti perkembangan teknologi komunikasi yang biasa digunakan masyarakat.

NEWS | 6 Oktober 2022

Rugikan Masyarakat Rp 83 Miliar, Indra Kenz Juga Dituntut Denda Rp 10 Miliar

Indra Kenz juga dituntut membayar denda Rp 10 miliar dalam perkara investasi bodong binary option Binomo.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 31 Anggota

Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap 31 orang anggota polisi terkait dengan tragedi Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022

Puan Ajak Parlemen Dunia Atasi Scary Effect Ekonomi Global

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak parlemen-parlemen dunia, khususnya negara-negara G-20, untuk bersama-sama mengatasi gejolak ekonomi global

NEWS | 6 Oktober 2022

Riza: Anies Tak Gunakan Jabatan Gubernur untuk Urusan Politik

Anies Baswedan diyakini tidak akan menggunakan jabatan sebagai Gubernur DKI untuk urusan politik.

NEWS | 6 Oktober 2022

Rekening Istri Lukas Enembe Disebut Diblokir KPK

Rekening istri Gubernur Papua Lukas Enembe, Yulce Enembe, disebut telah diblokir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 5 Oktober 2022

Dugaan Kasus KDRT, Hari Ini Rizky Billar Dipanggil Penyidik

Penyanyi Rizky Billar rencananya besok, Kamis (6/10/2022), akan dipanggil dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan KDRT

NEWS | 6 Oktober 2022

Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe Tolak Pemeriksaan KPK

Petrus Bala Pattyona menyampaikan istri Lukas, Yulce Enembe bersama anak menolak pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 5 Oktober 2022

Polisi Telah Terima Hasil Visum Lesti Kejora Buntut Aksi KDRT Rizky Billar

Polisi telah menerima hasil visum Lesti Kejora buntut aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan Rizky Billar.

NEWS | 5 Oktober 2022

Dukung Penuh Presidensi G-20, Mendag AS: Indonesia Mitra Penting

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan dukungan untuk Indonesia dalam Presidensi G-20, yang akan digelar di Bali pada November mendatang.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pacu Adopsi Metaverse, Teknologi VR Permudah Konten Kreator

Pacu Adopsi Metaverse, Teknologi VR Permudah Konten Kreator

LIFESTYLE | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings