Jubir Presiden: Kritik Tanda Demokrasi Berjalan Baik di Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jubir Presiden: Kritik Tanda Demokrasi Berjalan Baik di Indonesia

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:45 WIB
Oleh : Lenny Trsitia Tambun / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman menegaskan adanya kritik terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin merupakan tanda demokrasi berjalan dengan baik di Republik Indonesia (RI).

“Soal demonstrasi dua tahun Presiden Jokowi, kami katakan terima kasih kepada semua pihak yang selalu mengingatkan tidak henti-hentinya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,” kata Fadjroel Rachman kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya, adanya demonstrasi dan kritik dari semua masyarakat menandakan demokrasi di Indonesia tetap berjalan dan sedang baik-baik saja. Karena kalau tidak ada kritik, demokrasi tidak berjalan di Republik ini,” ujar Fadjroel Rachman.

Ruang demokrasi masih berjalan dengan baik di Tanah Air, menurut Fadjroel dibuktikan dengan tidak pernah marahnya Presiden Jokowi terhadap kritikan pedas yang dilayangkan mahasiswa maupun masyarakat kepadanya.

Seperti ada kritikan dari BEM Universitas Indonesia (UI) di media sosial, yang menyebut Jokowi sebagai The King of Lip Service. Kritikan tersebut membuat pihak Rektorat UI memanggil perwakilan BEM UI untuk meminta pertanggungjawaban. Jokowi langsung merespons pemanggilan tersebut. Ia meminta pihak rektorat UI tidak berlebihan terhadap kasus tersebut.

“Presiden langsung mengatakan, jangan pernah melakukan tindakan yang berlebihan. Karena kritik itu adalah jantungnya demokrasi. Beliau menyatakannya secara langsung,” terang Fadjroel Rachman.

Kemudian ketika ada peternak asal Blitar, Suroto yang membentangkan poster bertuliskan “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar” saat Jokowi melakukan kunjungan kerja. Presiden malah memanggil Suroto ke Istana untuk menyampaikan terima kasih secara langsung karena baru mengetahui permasalahan tersebut di lapangan.

“Presiden memanggil ke Istana, mengucapkan terima kasih langsung kepada Pak Suroto, karena dari Andalah kami mengetahui apa yang terjadi di lapangan,” ungkap Fadjroel Rachman..

Selanjutnya ketika ada mural mengkritik Jokowi, salah satunya menggambarkan wajah Jokowi yang disertai tulisan 404: Not Found yang menutupi mata Presiden, justru Jokowi malah meminta Kapolri agar tidak reaktif terhadap pelaku mural tersebut.

“Terakhir kejadian di Tangerang dan itu sudah ditangani Kapolri Sigit, di mana aparat yang melakukan tindakan yang dianggap berlebihan itu ditangani oleh pihak Polri,” papar Fadjroel Rachman.

Dari sejumlah contoh tersebut, lanjutnya, telah membuktikan Jokowi dan pemerintah tidak pernah alergi terhadap kritikan. Presiden selalu melakukan evaluasi dalam menjalankan tugas konstitusionalnya. Karena di dalam konstitusi, tugas Presiden adalah menjaga atau mempromosikan hak asasi manusia, termasuk hak konstitusionalnya setiap warga negara Indonesia.

“Makanya, ketika mendapatkan kritikan dari masyarakat atau mahasiswa, dari media atau dari mana pun, Presiden Jokowi dan kami selalu mengucapkan terima kasih. Dan kemudian bergembira. Berarti kritik itu masih tetap ada dan demokrasi tetap hidup di Republik ini,” jelas Fadjroel Rachman.

Karena kalau tidak ada kritik, kata Fadjroel, pemerintah atau Jokowi tidak tahu di mana kekeliruan yang telah dan sedang terjadi.

Ditegaskannya, ketika memilih demokrasi, maka tidak bisa menganggap kompetitor politik sebagai musuh. Hal itu diterapkan Jokowi terhadap rivalnya saat Pilpres 2019. Ia tidak menganggap pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai musuh.

“Contohnya dalam kasus Pak Prabowo dengan Pak Sandi. Tidak bisa dalam demokrasi mengatakan kompetitor politik adalah musuh yang harus dimusnahkan, nggak boleh. Mereka adalah kawan kita di dalam membangun demokrasi. Karena itu masuk ke dalam kabinet,” ungkap Fadjroel Rachman.

“Demikian juga orang-orang yang melakukan kritik. Mereka adalah kawan di dalam membangun demokrasi. Mereka kawan dalam upaya membentuk kebijakan-kebijakan yang terbaik buat masyarakat. Jadi apabila ada kritik, apabila ada demonstrasi, kita bersyukur demokrasi sedang baik-baik saja,” lanjut Fadjroel Rachman.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jaksa Agung: Jaksa yang Profesional Tidak Menunda Sidang

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, jaksa yang profesional adalah jaksa yang tidak menunda agenda sidang pembacaan tuntutan dengan alasan apa pun.

NASIONAL | 28 November 2021

Jalan Longsor di Samosir Belum Bisa Dilalui Kendaraan

Jalan yang longsor di wilayah Samosir, Sumut belum bisa dilewat

NASIONAL | 28 November 2021

Jaksa Banding atas Vonis 4 Terdakwa Korupsi Masjid Sriwijaya

Jaksa penuntut Kejati Sumsel mengajukan banding terhadap vonis empat terdakwa kasus korupsi hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

NASIONAL | 28 November 2021

Hukum Berat Pelaku kekerasan terhadap Anak

Pelaku kekerasan terhadap anak harus dihukum berat.

NASIONAL | 28 November 2021

Penting, Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning menegaskan ketentuan tamu wajib lapor 1x24 jam sangat penting untuk dipertahankan.

NASIONAL | 28 November 2021

Koordinasi Intelijen Dinilai Makin Berjalan Baik

Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning mengapresiasi koordinasi intelijen di bawah Badan Intelijen Negara.

NASIONAL | 28 November 2021

Pengaruhi Pikiran, Ciri Agen Intelijen Andal

Seorang agen intelijen yang andal harus dapat memengaruhi pikiran individu, massa, bahkan institusi.

NASIONAL | 28 November 2021

Akademisi Pasuruan Respons Positif Investor

Di Kabupaten Pasuruan yang dikenal sebagai salah satu jantung industri di Jawa Timur berskala nasional, turut menyambut datangnya investor termasuk akademisi.

NASIONAL | 28 November 2021

Nuning Kertopati: Saat Negara Berdiri, Intelijen Sudah Ada

Nuning Kertopati menyebut intelijen sudah ada saat suatu negara dibentuk. Intelijen berperan penting untuk mengetahui ancaman terhadap negara.

NASIONAL | 28 November 2021



TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Kapal Entebe Express Kandas di Perairan Mamuju Tengah

Kapal Entebe Express Kandas di Perairan Mamuju Tengah

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings