Pengamat Ungkap 3 Kendala Mendasar Anies Baswedan untuk Jadi Capres 2024
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengamat Ungkap 3 Kendala Mendasar Anies Baswedan untuk Jadi Capres 2024

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:49 WIB
Oleh : Yustinus Paat / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengungkapkan terdapat tiga kendala mendasar bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jika hendak mencalonkan diri menjadi presiden RI pada pemilihan presiden 2024 mendatang.

Pertama, kata Ujang, adalah koalisi partai politik pengusung capres-cawapres.

Menurut Ujang, parpol pengusung merupakan syarat mutlak dan pokok yang harus dipenuhi. Sementara Anies saat ini merupakan tokoh yang tidak berada di salah satu partai politik di Indonesia.

“Syarat parpol pengusung ini tidak boleh dipandang sebelah mata karena persyaratan itu pokok. Jika tak dapat partai, maka sulit juga jadi capres,” ujar Ujang kepada Beritasatu.com, Sabtu (23/10/2021).

Kendala kedua, adalah konsistensi untuk menjaga elektabilitas tetap berada di posisi tiga besar. Saat ini, kata Ujang, Anies sudah memiliki elektabilitas tinggi, selalu masuk tiga besar dalam survei-survei lembaga yang kredibel. Namun, menurut dia, akan menjadi tantangan bagi Anies untuk menjaga elektabilitas tersebut setelah mengakhiri masa jabatan Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2022 mendatang.

“Karena kita tahu, Anies akan berhenti jadi Gubernur di Oktober 2022. Ada jeda waktu dua tahun menuju Pilpres 2024. Ini juga tantangan bagi Anies sendiri karena tak punya jabatan,” tandas dia.

Ketiga, lanjut Ujang, adalah kekuatan logistik dalam rangka membiayai kerja-kerja politik demi meraih kemenangan. Ujang menilai hal ini perlu dipikirkan Anies dan timnya jika memang benar-benar ingin menjadi Capres 2024.

“Kombinasi dukungan relawan dengan dukungan partai, elektabilitas tinggi, dan kekuatan logistik ini yang mesti diperhatikan Anies, jika dia ingin benar-benar jadi capres,” ungkap dia.

Untuk saat ini, kata Ujang, yang perlu dilakukan Anies dan timnya adalah menjaga agar elektabilitasnya tetap tinggi hingga pendaftaran capres-cawapres ke KPU nantinya. Dengan elektabilitas yang tinggi, tutur dia, maka partai-partai akan merapat untuk mendukung Anies.

“Jadi, caranya harus memiliki elektabilitas yang tinggi. Dengan elektabilitas yang tinggi, maka akan berpotensi menang. Nah secara psikologis partai-partai itu akan mendukung capres yang berpotensi akan menang,” terang dia.

Lebih lanjut, Ujang mengaku hingga saat ini terlalu dini untuk menyebutkan partai-partai yang berpeluang mendukung Anies menjadi capres. Termasuk, kata dia, tokoh yang berpotensi menjadi cawapres yang akan mendampingi Anies karena banyak pertimbangannya mulai dari elektabilitas, kekuatan partai pengusung, dan kekuatan logistik.

“Soal partai mana, masih belum jelas. Namun bisa saja jika elektabilitasnya tinggi, Anies bisa mendapat dukungan dari Nasdem, PKS, PAN, atau mungkin juga PPP,” pungkas Ujang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Milenial Nagekeo Cinta Tenun Tradisional

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo kini mendorong kaum milenial untuk menenun.

NASIONAL | 28 November 2021

Partai Gelora Canangkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Dalam rangka Hari Menanam Pohon Nasional pada 28 November 2021, Partai Gelora Indonesia mencanangkan Gelora Tanam 10 Juta Pohon.

NASIONAL | 28 November 2021

Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

Untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan di Sumut, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI berpartisipasi dalam KIM Investment Expo 2021.

NASIONAL | 28 November 2021

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Bencana banjir menerjang Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Kalimantan Selatan.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangani Tindak Pidana Korupsi Berorientasi Perbaikan Sistem

Jaksa Agung Burhanuddin mengajak jajarannya mengubah cara berpikir terkait pemberantasan tindak pidana korupsi dengan turut berorientasi pada perbaikan sistem.

NASIONAL | 28 November 2021

Kampanye #BUMNHijaukanIndonesia Targetkan 111.000 Pohon

Menteri BUMN Erick Thohir melakukan penanaman dan donasi pohon untuk mendukung kampanye #BUMNHijaukanIndonesia

NASIONAL | 28 November 2021

Pentolan KKB Demius Magayang Terlibat Serentetan Pembunuhan

Demius Magayang merupakan salah satu komandan operasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

NASIONAL | 28 November 2021

Melalui Reforma Agraria, Bersama Hidupkan Perekonomian Bali

Diperlukan solusi untuk terus menghidupkan perekonomian di Bali, salah satunya dengan program Reforma Agraria melalui penataan akses.

NASIONAL | 28 November 2021

Optimalkan Pelayanan, PT BIMA Resmikan Grha Indraprasta

Guna mengoptimalkan pelayanan, PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) melakukan grand launching Grha Indraprasta.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangkap Pentolan KKB, Satgas Sita Senpi Rakitan dan Peluru

Tim gabungan berhasil membekuk pentolan KKB Papua dan menyita barang bukti satu pucuk senjata api laras pendek rakitan dan delapan butir peluru.

NASIONAL | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Detik-detik Sean Bantu Bamsoet Keluar dari Mobil Terbalik

Detik-detik Sean Bantu Bamsoet Keluar dari Mobil Terbalik

OTOMOTIF | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings