Gempa Tektonik yang Guncang Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa Dipicu Sesar Aktif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gempa Tektonik yang Guncang Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa Dipicu Sesar Aktif

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:07 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Gempa tektonik mengguncang wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Jawa Tengah diguncang Sabtu, (23/10) pagi dini hari pukul 00.32.05 WIB. Hasil analisis Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa tersebut memiliki magnitude 3,0.

Kepala Bidang mitigasi BMKG, Daryono mengatakan, episenter terletak pada koordinat 7,296 LS dan 110,38568 BT tepatnya di darat pada jarak 13 km arah barat laut kota Salatiga dengan kedalaman hiposenter 6 km.

Menurutnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan ke dalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

"Diduga kuat sumber gempa sesar aktif yang menjadi pemicu gempa ini adalah Sesar Merbabu Merapi Telomoyo," kata Daryono dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Sabtu (23/10/2021).

Berdasarkan peta tingkat guncangan atau shake map BMKG tampak dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI.

"Guncangan dirasakan oleh orang banyak dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang," urai dia.

Hingga pagi ini pukul 6.00 WIB belum ada laporan kerusakan bangunan sebagai dampak gempa. Hasil monitoring BMKG menunjukkan setelah terjadinya gempa utama atau mainshock magnitudo 3,0 tersebut diikuti dengan tujuh kali rentetan gempa susulan atau aftershocks, dengan magnitudo 2,9 2,5 2,5 2,6 2,1 3,0 dan 2,7 yang terjadi pukul 6.44.56 WIB.

Seluruh rangkaian rentetan gempa ini baik gempa utama dan tujuh gempa susulannya berpusat di kompleks Gunung Telomoyo. Gunung itu terletak di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang.

"Gunung ini memiliki ketinggian 1.894 mdpl dan merupakan gunung api yang berbentuk strato tetapi belum pernah tercatat meletus," jelasnya.

Jika menilik catatan sejarah gempa kuat dan merusak, maka wilayah Salatiga, Banyubiru, dan Ambarawa pernah mengalami beberapa kali gempa signifikan, yakni gempa Semarang, Salatiga, dan Ambarawa pada 24 September 1849. Kemudian gempa Banyubiru, Ambarawa, dan Ungaran pada 17 Juli 1865 yang menyebabkan rumah tembok retak, serta gempa Semarang, Ungaran, dan Ambarawa pada 22 Oktober 1865. Pada keesokan harinya pada 23 Oktober 1865 guncangan gempa kembali terjadi diikuti gemuruh.

Selanjutnya terdapat juga gempa Ungaran dan Ambarawa pada 22 April 1866, yang menyebabkan kerusakan bangunan rumah tembok, gempa Salatiga, Ambarawa dan Ungaran terjadi pada 10 Oktober 1872 yang menyebabkan kerusakan bangunan rumah tembok, dan gempa merusak terakhir adalah peristiwa Gempa Sumogawe, Getasan magnitudo M 2,7 pada 17 Februari 2014 yang merusak beberapa rumah diikuti suara dentuman keras.

Mengingat wilayah Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarwa berdekatan dengan sumber gempa sesar aktif, yaitu Sesar Merapi Merbabu dan Sesar Rawa Pening, perlu dilakukan edukasi mitigasi gempa bumi seperti pentingnya membangun bangunan tahan gempa atau ramah gempa, serta memahami cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa.

"Karena gempa kuat dapat terjadi kapan saja dari sumber gempa sesar aktif terdekat tersebut," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres Minta ICMI Bantu Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Wapres Ma’ruf Amin mengajak ICMI dapat membantu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Hujan Abu dari Gunung Semeru Diprediksi selama 6 Jam

BMKG memprakirakan abu vulkanis yang dikeluarkan letusan Gunung Semeru cenderung mengarah ke barat hingga barat daya selama enam jam ke depan

NASIONAL | 4 Desember 2021

Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas Dekat Kawah Semeru

Masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Semeru Tak Berdampak Signifikan untuk Penerbangan

Airnav menyatakan bahwa tidak ada dampak signifikan akibat aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Alami Dua Guguran Lava Pijar

PVMB mencatatkan dua guguran lava pijar dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Erupsi, Khofifah: Saya Bergerak ke Lokasi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, malam ini dirinya bergerak ke lokasi bencana erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Ganjil Genap, Jalur Puncak Padat

Volume kendaraan menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor terpantau padat pada akhir pekan di awal Desember, Sabtu (4/11/2021).

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Erupsi, BPBD Jatim: Belum Ada Korban Jiwa

BPBD Provinsi Jawa Timur melaporkan, hingga saat ini belum ada korban jiwa terkait erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Warga Pronojiwo Terdampak Guguran Awan Panas Gunung Semeru

Guguran awan panas yang dimuntahkan Gunung Semeru berdampak kepada warga di Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jatim.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Semeru Erupsi, Sebagian Lumajang Seperti Malam

Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi yang disertai panas guguran dan hujan abu vulkanik cukup tebal, Sabtu (4/12/2021) sore.

NASIONAL | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Industri Fintech dan E-Commerce Dorong Pemulihan Ekonomi

Industri Fintech dan E-Commerce Dorong Pemulihan Ekonomi

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings