BMKG Tegaskan Komitmen Dukung Kedaulatan Pangan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BMKG Tegaskan Komitmen Dukung Kedaulatan Pangan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:06 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Indonesia mencapai kedaulatan pangan. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan terus menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) di seluruh wilayah Indonesia.

“Lewat SLI, BMKG tidak sebatas berupaya mewujudkan kedaulatan pangan, namun juga kesejahteraan petani Indonesia,” ungkap Kepala BMKG disela-sela kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik di Kelurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (23/10/2021).

Menurut Dwikorita, SLI adalah upaya BMKG memperkuat produksi stabilitas pangan di sektor hulu. Pemahaman cuaca dan iklim, kata dia, akan mendorong kemandirian petani dalam menyusun strategi tanam guna menghasilkan hasil panen yang maksimal.

“Sekolah Lapang Iklim Tematik ini melibatkan secara penuh para petani pemakai air sebagai mediator atau interface antara informasi cuaca/iklim dan petani,” kata Dwikorita.

Dwikorita mengatakan SLI Tematik meningkatkan pemahaman petani dalam “membaca” informasi cuaca atau literasi iklim. Sebab diketahui, petani umumnya telah memiliki kearifan lokal turun menurun mengenai cuaca. Perpaduan keduanya diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk yang diakibatkan oleh cuaca dan iklim di kegiatan pertanian.

Dwikorita dalam sambutannya juga mengingatkan mengenai masuknya awal musim hujan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada dasarian II hingga dasarian III Oktober 2021. Puncak musim penghujan, diperkirakan akan jatuh pada Januari 2022.

“Menjelang akhir tahun 202, di bulan Oktober saat ini juga telah terdeteksi terjadinya La Nina lemah yang berdampak ke Wilayah Indonesia, diprakirakan akan terus menguat di bulan November - Desember menjadi La Nina Moderat di akhir tahun 2021 hingga Februari 2022. Seperti akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, Fenomena La Nina ini berdampak pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia termasuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diprediksi dapat mencapai 20 hingga 60 persen di atas normalnya musim penghujan. Hal ini tentunya dapat meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, banjir bandang dan tanah longsor," ucap dia.

“Hal tersebut perlu disikapi dengan tepat oleh segenap masyarakat, terlebih para petani, sehingga kondisi hujan yang berlebih tidak menimbulkan kerugian bagi pertanian,” kata dia.

Dwikorita berharap SLI Tematik yang digelar selama satu hari penuh ini bisa menjadi wadah belajar dan diskusi para petani dan pemangku kepentingan terkait. SLI Tematik ini digelar secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai Covid-19. Kegiatan ini diikuti setidaknya 50 petani dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A/GP3A) di Kapanewon Sentolo. Dengan SLI Tematik ini para petani diharapkan bisa mengoptimalkan kondisi iklim dan mengantisipasi potensi banjir dan kekeringan. Para petani yang ikut serta akan diajak mempelajari iklim dengan metode learning by doing.

Sementara itu, anggota DPR RI, Sukamto, menyambut baik SLI Tematik di Kelurahan Sukoreno. Ia juga telah meminta kepada otoritas pertanian Kulon Progo untuk berkoordinasi dengan BMKG sehingga bisa memanfaatkan data-data iklim BMKG sehingga meningkatkan hasil pertanian.Menurut dia, SLI Tematik sangat bermanfaat untuk mengembangkan pertanian ke arah yang lebih produktif.

Selanjutnya, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Dodo Gunawan mengatakan SLI mendorong pemanfaatan informasi iklim dapat dioptimalkan untuk sektor pertanian. Beberapa pemanfaatan info iklim itu seperti untuk penyusunan pola tanam, serta pengaturan tata kelola air secara baik dan maksimum. Info prakiraan hujan juga disebut dapat meningkatkan mitigasi gangguan cuaca.

"Info hujan dapat digunakan untuk kegiatan ekonomi kemasyarakatan. Ekonomi juga terkait kebencanaan. Hujan menyertai banjir longsor dan seterusnya tentu harus diantisipasi," kata dia.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eka Pranyata mengatakan bahwa permasalahan sekarang adalah terdapat jarak pemanfaatan info iklim dari BMKG kepada publik, terutama petani. Dikatakan, saat ini data dan informasi dari BMKG sudah sangat gencar melalui media sosial. Karenanya, hal ini menuntut masyarakat untuk dapat membaca informasi tersebut agar tidak ada jarak maupun miss persepsi. Maka Sekolah Lapang ini merupakan langkah jitu untuk menghilangkan jarak dan mencegah miss persepsi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

ASN Diganti Robot? Ini Respons Ketua Umum Korpri

Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrulloh merespons wacana ASN digantikan robot. Menurutnya, ada beberapa hal yang tak bisa digantikan robot.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Pembatasan Mudik Nataru, 4 Ruas Tol Terapkan Ganjil Genap

Pemerintah berencana menerapkan sistem ganjil genap untuk mobil pribadi di jalan tol selama periode Nataru mulai 20 Desember 2021-2 Januari 2022.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Maju Pilpres 2024, Ridwan Kamil Tak Bisa Tentukan Pasangan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil siap mengikuti kontestasi Pilres 2024.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Ditunda, Pembacaan Dakwaan Kasus Dugaan Terorisme Munarman

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menunda agenda pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Wiku Ingatkan Masyarakat Masuk Arab Saudi Harus Patuh Prokes

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan warga Indonesia yang masuk ke Arab Saudi termasuk jemaah umrah harus tetap menjaga prokes .

NASIONAL | 1 Desember 2021

Kuasa Hukum Ingin Sidang Munarman Digelar secara Tatap Muka

Kuasa hukum dari terdakwa eks Sekretaris FPI Munarman, Sugito Atmo Prawiro berharap sidang kliennya dapat dilaksanakan secara offline atau tatap muka.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Gesekan Antara Oknum Polri-TNI Disesalkan

Selama satu pekan terakhir setidaknya sudah ada tiga peristiwa gesekan antara oknum anggota Polri dan TNI.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Universitas Bakrie Kembali Gelar Metamasa

Metamasa kali ini mengusung tema Education for Future sebagai bentuk motivasi untuk generasi muda yang masih terus berjuang untuk pendidikan.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Dubes Norwegia: Dunia Tengah Menghadapi Krisis Sampah

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger mengatakan, selain krisis iklim dan pandemi Covid-19, dunia juga tengah menghadapi krisis sampah.

NASIONAL | 1 Desember 2021

Pemerintah Konsisten Tambah Stok Vaksin untuk Masyarakat

Indonesia kedatangan vaksin dalam tahap ke-138 sebanyak 1.712.300 dosis vaksin AstraZeneca.

NASIONAL | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
Taliban dan Junta Myanmar Belum Diterima di PBB

Taliban dan Junta Myanmar Belum Diterima di PBB

DUNIA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings